- Trump mungkin mengumumkan Ketua Fed berikutnya segera minggu depan, kata Bessent.
- Pasar prediksi mendukung Kevin Warsh karena posisi pedagang menjelang keputusan Fed.
- Pedagang Bitcoin bersiap menghadapi volatilitas karena sinyal kebijakan Fed menjadi fokus.
Perlombaan untuk menggantikan Ketua Fed Jerome Powell semakin memanas, dan pasar mengawasi dengan cermat. Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan Presiden Donald Trump dapat mengumumkan Ketua Fed berikutnya segera minggu depan, sebuah langkah yang dapat berdampak pada pasar tradisional dan Bitcoin dalam jangka pendek.
Keputusan Ketua Fed Mendekati
Berbicara di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Bessent mengatakan pemerintah telah mempersempit pencarian menjadi empat kandidat dan dapat mengumumkan keputusan lebih cepat dari yang diharapkan.
Dengan masa jabatan Powell yang berakhir pada Mei 2026, pilihan awal akan bertindak sebagai “Ketua Fed bayangan”, memengaruhi ekspektasi investor jauh sebelum serah terima resmi.
Khususnya, daftar pendek terakhir termasuk Rick Raider dari BlackRock, Direktur NEC Kevin Hassett, Gubernur Fed Christopher Waller, dan mantan Gubernur Fed Kevin Warsh. Hassett pernah dipandang sebagai pilihan utama, tetapi Trump telah mengisyaratkan dia mungkin ingin mempertahankannya dalam perannya saat ini sebagai suara ekonomi terkemuka.
Sementara itu, tekanan politik pada Fed telah menambah ketidakpastian. Panggilan pengadilan yang terkait dengan kesaksian Powell tentang renovasi telah memicu reaksi keras di Washington dan dapat mempersulit konfirmasi untuk calon mana pun.
Dalam lingkungan ini, Rick Rieder dilaporkan mendapatkan daya tarik, dengan beberapa orang dalam melihatnya sebagai kandidat termudah untuk dikonfirmasi.
Kevin Warsh Memimpin Pasar Prediksi
Terlepas dari ketidakpastian politik, pasar prediksi mendukung Kevin Warsh. Di Polymarket, dia memiliki peluang sekitar 62% untuk dinominasikan, menunjukkan bahwa para pedagang percaya Trump mungkin condong kepadanya.
Warsh menjabat sebagai gubernur Fed dari 2006 hingga 2011 dan dikenal dengan pendekatan hawkish, memprioritaskan pengendalian inflasi bahkan dengan risiko pertumbuhan yang lebih lambat.
Ketua Fed yang hawkish biasanya mendukung dolar AS yang lebih kuat dan dapat menekan saham dengan menjaga suku bunga lebih tinggi. Untuk kripto, dampaknya beragam.
Dalam jangka pendek, Bitcoin dan aset berisiko lainnya dapat melihat lebih banyak volatilitas karena harga pasar dalam kondisi yang lebih ketat. Dalam jangka panjang, beberapa investor mungkin melihat kripto sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian kebijakan dan inflasi.
Bahkan spekulasi seputar Warsh sudah membentuk posisi pasar, karena para pedagang mencoba mengantisipasi kebijakan Fed di masa depan lebih awal.
Mengapa Pedagang Bitcoin Mengawasi Dengan Cermat
Pada dasarnya, Bitcoin menjadi lebih sensitif terhadap faktor makro, terutama suku bunga dan likuiditas. Ketua Fed yang dovish dapat meningkatkan kripto, sementara pilihan hawkish dapat memperlambat momentum, setidaknya dalam jangka pendek.
Seruan Trump baru-baru ini untuk penurunan suku bunga kontras dengan kemungkinan kepemimpinan Fed yang lebih keras, menambah ketidakpastian. Jika pick diumumkan segera minggu depan, pasar kemungkinan akan bereaksi dengan cepat.
Bagi pedagang Bitcoin, fokusnya tidak hanya pada nama yang dipilih, tetapi pada apa yang disiarkannya untuk kebijakan moneter AS di masa depan. Saat keluarnya Powell semakin dekat, keputusan Ketua Fed akan menjadi cerita makro utama untuk kripto dalam beberapa bulan mendatang.
Terkait: Bitcoin Tertinggi Dua Bulan Berisiko Di Tengah Guncangan Tarif dan Fed
Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.