- Bryan Steil mengatakan tokenisasi dan blockchain dapat memperluas akses digital ke aset dan pembiayaan.
- Steil menyoroti DeFi sebagai memungkinkan transaksi peer-to-peer berbiaya rendah tanpa perantara.
- Debat online menghubungkan adopsi blockchain dengan kemajuan Undang-Undang Kejelasan Struktur Pasar Aset Digital.
Infrastruktur digital dan teknologi blockchain menjadi topik sentral selama diskusi di konferensi Milken Institute 2026 setelah Perwakilan AS Bryan Steil menguraikan bagaimana tokenisasi dan sistem buku besar terdistribusi dapat membentuk kembali akses ke layanan keuangan dan platform online.
Berbicara di acara tersebut, Steil berpendapat bahwa transformasi digital secara historis telah mengubah industri dan menyarankan perubahan serupa dapat terjadi karena sistem berbasis blockchain berkembang ke aktivitas ekonomi yang lebih luas.
Selama konferensi tersebut, Steil mengatakan digitalisasi telah membentuk kembali beberapa sektor selama tiga dekade terakhir. Dia mengutip contoh seperti musik digital, surat kabar digital, dan perbankan digital, mencatat bahwa perubahan ini telah mengubah cara individu berinteraksi dengan layanan dan informasi.
Steil menyatakan bahwa tokenisasi, blockchain, dan teknologi buku besar terdistribusi dapat mewakili langkah selanjutnya dalam proses ini. Menurutnya, infrastruktur digital telah menjadi “penting untuk setiap produk tertentu,” yang mencerminkan cara banyak layanan sekarang mengandalkan platform online dan akses seluler.
Dia menyarankan bahwa sistem berbasis blockchain dapat beroperasi sebagai lapisan horizontal di seluruh industri. Dalam kerangka kerja ini, tokenisasi dapat memperkenalkan perubahan struktural dalam berbagai sektor sekaligus memungkinkan cara baru untuk aset dan layanan diakses melalui platform digital.
Steil juga menunjuk pada implikasi potensial bagi sistem keuangan. Dia mengatakan teknologi buku besar terdistribusi dapat memperluas peluang bagi individu untuk mengakses struktur pembiayaan, termasuk pengaturan terkait pinjaman, melalui infrastruktur digital.
Peran Potensial DeFi dan Transaksi Peer-to-Peer
Dalam sambutannya, Steil menyoroti keuangan terdesentralisasi sebagai contoh bagaimana blockchain dapat memungkinkan individu untuk bertransaksi nilai secara langsung satu sama lain. Dia menggambarkan skenario di mana transaksi mungkin terjadi dengan biaya minimal dan tanpa keterlibatan perantara pihak ketiga tradisional.
Steil menambahkan bahwa jenis infrastruktur ini dapat memperluas partisipasi dalam sistem keuangan dengan mengurangi hambatan yang terkait dengan jaringan keuangan tradisional. Komentarnya membingkai tokenisasi sebagai pergeseran teknologi yang sebanding dengan transformasi digital sebelumnya, di mana sistem online secara bertahap terintegrasi ke dalam layanan sehari-hari.
Diskusi Online Menimbulkan Pertanyaan Kebijakan
Pernyataan Steil memicu diskusi di media sosial tentang kerangka kebijakan seputar adopsi blockchain. Seorang pengguna X, PFStudio.eth, menulis bahwa adopsi sistem keuangan tokenisasi yang lebih luas mungkin bergantung pada perkembangan legislatif, khususnya Undang-Undang Kejelasan Struktur Pasar Aset Digital yang diusulkan.
Komentator mengatakan kemajuan bisa tetap terbatas kecuali undang-undang maju. Menurut postingan tersebut, Ketua Komite Perbankan Senat Tim Scott telah selaras dengan lembaga perbankan yang menentang ketentuan imbal hasil stablecoin.
PFStudio.eth berpendapat bahwa bahasa RUU dapat direvisi, tetapi mengatakan dinamika politik telah menciptakan kebuntuan legislatif.
Peserta lain, yang diidentifikasi sebagai Kim, menyatakan ketidakpastian tentang dampak yang lebih luas dari imbal hasil stablecoin. Kim menyarankan bahwa pembuat kebijakan mungkin mempertimbangkan untuk fokus pada prioritas kebijakan keuangan lainnya dan menyebutkan kemungkinan eksperimen tingkat negara bagian yang melibatkan mata uang lokal yang difasilitasi oleh otoritas federal.
Terkait: RWA Tokenized Mencapai $21 miliar TVL karena Treasury AS Mendominasi
Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.