Bukti Baru Memperdalam Pengawasan Atas Milei dalam Peluncuran LIBRA

Bukti Baru Memperdalam Pengawasan Atas Peran Milai dalam Peluncuran Kripto $LIBRA

Last Updated:
Bukti Baru Memperdalam Pengawasan Atas Milei dalam Peluncuran LIBRA
  • Catatan telepon menunjukkan Milei memiliki panggilan yang dirahasiakan dengan angka $LIBRA pada malam promosi yang sama.
  • Draf dokumen menguraikan kemungkinan kesepakatan $ 5 juta terkait dengan dukungan, meskipun tidak ada kesepakatan yang dikonfirmasi.
  • $LIBRA melonjak setelah promosi, kemudian runtuh, menyebabkan kerugian bagi ribuan investor.

Pengajuan pengadilan baru telah meningkatkan pengawasan seputar Presiden Argentina, Javier Milei, dan kurangnya keterlibatannya yang sebelumnya dinyatakan dalam peluncuran cryptocurrency $LIBRA. Penyelidik yang meninjau log telepon dan dokumen yang dipulihkan telah mengidentifikasi komunikasi yang sebelumnya tidak diungkapkan antara Milei dan individu yang terkait dengan proyek tersebut, menimbulkan pertanyaan baru tentang sejauh mana keterlibatannya.

Menurut jaksa federal, seperti dilaporkan oleh WSJ, log telepon mengungkapkan bahwa Milei bertukar tujuh panggilan dengan salah satu pengusaha di belakang $LIBRA pada malam yang sama di tahun 2025 ketika dia memposting secara terbuka tentang token di X. Panggilan terjadi sebelum dan sesudah postingan, meskipun isinya masih belum diketahui.

Catatan, yang diperoleh oleh penyelidik dan dilaporkan oleh outlet lokal, menunjukkan tingkat interaksi yang lebih tinggi daripada yang diakui Milei secara terbuka. Pihak berwenang juga mengkonfirmasi bahwa lusinan panggilan dan pesan tambahan dipertukarkan antara Milei dan pengusaha Mauricio Novelli, yang bertindak sebagai perantara antara promotor proyek dan kantor presiden.

Secara terpisah, pesan yang baru ditemukan menunjukkan bahwa Milei menerima pembayaran rutin dari seorang pengusaha selama menjadi anggota kongres.

Draf Perjanjian dan Detail Timeline

Otoritas peradilan juga menemukan draf dokumen dari telepon Novelli yang menguraikan pengaturan keuangan yang diusulkan terkait dengan dukungan Milai terhadap inisiatif cryptocurrency. Catatan tersebut, yang ditulis antara Oktober dan November 2024, menggambarkan struktur yang mencakup pembayaran di muka $1,5 juta, $1,5 juta lainnya setelah dukungan publik, dan tambahan $2 juta terkait dengan peran penasihat yang diusulkan tentang hal-hal terkait blockchain.

Para pejabat menyatakan bahwa dokumen itu tidak mengkonfirmasi bahwa Milei menerima atau menandatangani perjanjian apa pun, atau bahwa pembayaran apa pun dieksekusi berdasarkan persyaratan tersebut. Namun, mereka mengatakan temuan itu berkontribusi pada penyelidikan yang sedang berlangsung yang dicirikan oleh pihak berwenang sebagai kasus penipuan transnasional potensial.

Garis waktu yang diuraikan dalam bukti menunjukkan bahwa pengusaha Hayden Davis, yang terkait dengan proyek tersebut, melakukan perjalanan ke Argentina setelah draf ditulis. Token $LIBRA kemudian diluncurkan pada 14 Februari 2025.

Dampak Pasar dan Klaim yang Bertentangan

Kontroversi itu berasal pada Februari 2025 ketika Milei mempromosikan $LIBRA sebagai bagian dari inisiatif yang lebih luas untuk mendorong investasi dalam bisnis Argentina. Menyusul dukungannya, harga token melonjak sebentar sebelum runtuh dalam beberapa jam, mengakibatkan kerugian bagi puluhan ribu investor.

Milei kemudian menyatakan bahwa dia tidak memiliki hubungan formal dengan proyek tersebut dan mengklaim dia hanya membagikan kode kontrak yang tersedia untuk umum. Namun, pakar teknis yang dikonsultasikan oleh Kongres Argentina melaporkan bahwa kode yang dirujuk dalam postingannya tidak dapat diakses secara online pada saat dibagikan.

Terkait: Laporan Baru Menghubungkan Presiden Milei dengan Penipuan Kripto LIBRA: Inilah yang Ditemukan Penyelidik

Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.