- Charles Hoskinson menjelaskan mengapa Cardano hilang dari daftar 87 mitra kripto Mastercard.
- Hoskinson mengatakan Cardano tidak memiliki organisasi permanen yang didedikasikan untuk mengamankan kemitraan perusahaan.
- Absennya Cardano memicu perdebatan tentang apakah teknologi yang kuat saja sudah cukup untuk bersaing dalam pembayaran kripto.
Pendiri Cardano Charles Hoskinson telah menjelaskan mengapa blockchain tidak ada dalam daftar 87 perusahaan dan jaringan kripto yang baru-baru ini dibagikan yang telah bermitra dengan Mastercard.
Diskusi dimulai setelah peneliti kripto Thomas Bush memetakan ekosistem mitra kripto Mastercard di beberapa kategori. Daftar tersebut mencakup jaringan blockchain utama seperti Aptos, Avalanche, Polygon, Solana, dan Ripple, bersama dengan penyedia infrastruktur, bursa, perusahaan kustodian, dan mitra perbankan.
Namun, Cardano sangat absen dari lineup.

Pertanyaan Komunitas Ketidakhadiran Cardano
Kelalaian tersebut memicu diskusi dalam komunitas Cardano. Salah satu pemegang ADA, @navir333, berpendapat bahwa banyak proyek terus fokus pada pembangunan teknologi baru dan berjuang untuk mencapai integrasi dunia nyata.
Komentator mengutip jaringan kripto Mastercard yang berkembang sebagai contoh. Dia mencatat bahwa terlepas dari sejarah pengembangan Cardano yang panjang, itu tidak ada dalam daftar integrasi. Navir langsung bertanya kepada Hoskinson apa yang mungkin salah dilakukan proyek itu.
Hoskinson Menunjuk Kurangnya Dorongan Integrasi Khusus
Hoskinson menjelaskan bahwa masalah inti terletak pada struktur Cardano. Secara khusus, dia mengutip tidak adanya organisasi permanen yang berfokus pada kemitraan dan integrasi.
Menurutnya, situasinya berbeda dari inisiatif yang lebih baru seperti blockchain Midnight, di mana yayasan khusus secara aktif mengejar integrasi ekosistem setiap hari.
Hoskinson menjelaskan bahwa Cardano tidak memiliki upaya permanen yang serupa. Sementara sebuah kelompok bernama Pentad sebelumnya mendorong integrasi, dia mengatakan inisiatif itu adalah upaya satu kali dan perlu menjadi aktivitas berkelanjutan jika jaringan berharap untuk mengamankan lebih banyak kemitraan skala besar.
Struktur Tata Kelola Di Bawah Pengawasan
Diskusi juga menyoroti kekhawatiran tentang model tata kelola Cardano. Beberapa anggota komunitas mencatat bahwa organisasi utama yang terkait dengan proyek tersebut belum berbuat cukup untuk mendorong adopsi di dunia nyata.
Seorang komentator berpendapat bahwa kelompok-kelompok seperti Cardano Foundation dan Emurgo menerima sejumlah besar ADA awal tetapi telah menunjukkan hasil yang lebih sedikit daripada Input Output Global, perusahaan pengembangan yang dipimpin oleh Charles Hoskinson.
Yang lain percaya struktur terdesentralisasi Cardano mungkin telah memperlambat penciptaan strategi bisnis yang jelas, membuatnya lebih sulit untuk bersaing dengan jaringan yang secara aktif mengejar kemitraan perusahaan.
Sementara itu, Mastercard terus memperluas kemitraan blockchain dan kripto, memungkinkan jaringan pembayaran untuk mendukung transaksi kripto, kartu, dan solusi penyelesaian.
Dengan Cardano belum berada di liga itu, beberapa orang sekarang mempertanyakan apakah teknologi yang kuat saja sudah cukup, atau apakah kemitraan bisnis yang lebih dalam diperlukan untuk bersaing dalam industri pembayaran kripto yang sedang berkembang.
Terkait: Charles Hoskinson Mengatakan Cardano Sekarang Menjadi Tuan Rumah DAO Terbesar di Dunia
Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.