Bitcoin Turun, Lalu Rebound Setelah RUU Pendanaan AS Disahkan

DPR AS Meloloskan RUU Pendanaan $1,2 Ribu karena Bitcoin Turun Menjadi $73 Ribu Selama Ketidakpastian Pemungutan Suara

Last Updated:
Bitcoin Turun, Lalu Rebound Setelah RUU Pendanaan AS Disahkan
  • DPR meloloskan paket pendanaan $ 1,2 triliun dengan suara 217-214, mengakhiri penutupan.
  • Bitcoin turun menjadi $73.000 selama ketidakpastian, memicu likuidasi DeFi senilai $30 juta.
  • Pemegang besar membuang 50.181 BTC dalam dua minggu sementara ritel mengumpulkan koin.

Dewan Perwakilan Rakyat AS meloloskan paket pendanaan pemerintah senilai $ 1,2 triliun pada hari Selasa dengan suara 217-214, mengakhiri penutupan parsial yang mengancam operasi federal. Undang-undang tersebut menyediakan dana untuk sebagian besar departemen pemerintah hingga akhir tahun fiskal, dengan anggota parlemen menegosiasikan pendanaan tambahan Departemen Keamanan Dalam Negeri selama satu setengah minggu ke depan. Tanda tangan Presiden Donald Trump akan secara resmi membuka kembali lembaga pemerintah yang ditutup.

Bagian sempit untuk sementara menghentikan penurunan tajam dalam harga cryptocurrency yang membuat Bitcoin jatuh menjadi $ 73.000. Penurunan itu terjadi selama ketidakpastian yang meningkat tentang apakah RUU pendanaan akan mengamankan suara yang cukup untuk disetujui. Protokol keuangan terdesentralisasi mencatat total likuidasi $30 juta karena Bitcoin mencapai sesi terendahnya.

Penurunan Pasar yang Disinkronkan di Masa Ketidakpastian Politik

Bitcoin, S&P 500, dan emas semuanya bergerak lebih rendah bersama-sama pada pagi hari saat anggota parlemen memperdebatkan RUU pendanaan. Ini adalah langkah “risk-off”, di mana investor bergerak keluar dari pasar yang bergejolak sampai hasil peristiwa politik dan ekonomi diketahui. Ini bukan indikasi bahwa teknologi atau tingkat adopsi Bitcoin dipengaruhi oleh RUU pendanaan, melainkan tanda bahwa investor global mengelola eksposur risiko di seluruh pasar secara bersamaan.

Pasar emas juga bereaksi berbeda. Emas biasanya dianggap sebagai aset safe-haven selama masa tekanan, tetapi juga menurun bersamaan dengan saham dan cryptocurrency selama perdebatan RUU pendanaan. Ini karena investor terkadang akan menjual emas untuk meningkatkan uang tunai atau menyeimbangkan kembali portofolio selama masa tekanan pasar yang cepat, yang menyebabkan penurunan sementara sebelum stabil.

Pasar reli segera setelah pemungutan suara DPR karena ancaman penutupan surut. Aksi pasar menunjukkan kelegaan daripada euforia, karena investor tidak perlu lagi khawatir tentang hasil terburuk. Bitcoin dan S&P 500 keduanya reli, sementara emas menghapus beberapa kerugiannya.

Distribusi Dompet Mengungkapkan Posisi Bearish

Data Santiment menunjukkan dompet yang menampung 10-10.000 BTC telah menjual 50.181 koin selama dua minggu terakhir. Secara bersamaan, peserta ritel yang memegang kurang dari 0,01 BTC telah terakumulasi dengan cepat. Pola distribusi ini adalah kebalikan dari kombinasi yang umumnya mendahului pertumbuhan kapitalisasi pasar Bitcoin dan cryptocurrency.

Divergensi antara perilaku pemegang besar dan akumulasi ritel menunjukkan bahwa pemangku kepentingan utama kurang percaya pada apresiasi harga jangka pendek meskipun baru-baru ini telah diselesaikan ketidakpastian politik. Apakah pola distribusi ini berbalik setelah disahkannya RUU pendanaan akan menentukan apakah kondisi pasar yang lebih konstruktif dapat berkembang.

Terkait: Jim Cramer Mendesak Saylor untuk Membeli Bitcoin dan Menghentikan Penurunan Harga

Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.