Dubai Meluncurkan Fase Dua Proyek Tokenisasi Properti

Dubai Meluncurkan Fase Dua Proyek Tokenisasi Properti

Last Updated:
MoU komoditas token DMCC Crypto.com menghubungkan hub Dubai dengan percontohan penyelesaian stablecoin.
  • Dubai meluncurkan fase dua dari proyek tokenisasi propertinya pada 20 Februari 2026.
  • Fase ini memungkinkan penjualan kembali pasar sekunder sekitar 7,8 juta token real estat.
  • Investor dapat mengakses properti tokenisasi dengan entri minimum Dh2.000.

Dubai telah mengumumkan fase kedua dari inisiatif tokenisasi real estatnya, memperluas proyek untuk memungkinkan penjualan kembali properti tokenisasi di pasar sekunder mulai 20 Februari 2026. Langkah ini menandai langkah besar menuju integrasi aset berbasis blockchain ke dalam pasar properti yang diatur Dubai.

Fase dua berfokus pada aktivasi aktivitas penjualan kembali di pasar sekunder dengan memungkinkan perdagangan sekitar 7,8 juta token real estat. Peluncuran akan berlangsung dalam kerangka kerja percontohan terkendali yang dirancang untuk menilai efisiensi pasar, menguji kesiapan operasional, dan memperkuat transparansi, tata kelola, dan perlindungan investor.

Menurut Departemen Pertanahan Dubai (DLD), fase ini bertujuan untuk memastikan integritas transaksi sambil melindungi hak-hak investor seiring dengan perluasan perdagangan real estat tokenisasi.

Membangun Fase Percontohan yang Sukses

Proyek ini awalnya diluncurkan tahun lalu sebagai percontohan bekerja sama dengan Virtual Assets Regulatory Authority (VARA) dan mitra strategis lainnya. Selama fase pertama, kerangka kerja peraturan, legislatif, dan teknis untuk tokenisasi akta kepemilikan properti diuji.

Seperti yang dilaporkan sebelumnya, penduduk dan investor UEA dapat berpartisipasi dengan investasi minimum Dh2,000. Pada bulan pertama saja, transaksi senilai lebih dari Dh9 juta diselesaikan melalui Prypco Mint, mitra proyek utama.

Tokenisasi Sejalan dengan Reformasi Properti yang Lebih Luas

Inisiatif tokenisasi Dubai merupakan bagian dari dorongan yang lebih luas untuk memperluas kepemilikan properti dan memodernisasi sektor real estat. Pada Juli 2025, Departemen Pertanahan Dubai meluncurkan Program Pembeli Rumah Pertama (FTHB) dalam kemitraan dengan Dubai Economic Development Corporation, bank, dan pengembang properti.

Lebih dari 2.000 penghuni membeli rumah pertama mereka selama fase awal program, menyoroti meningkatnya permintaan untuk opsi investasi properti yang dapat diakses.

Pekerjaan Regulasi Berlanjut untuk Fase Mendatang

DLD menyatakan bahwa peluncuran bertahap memungkinkan regulator untuk mengevaluasi hasil dunia nyata dengan cermat sambil berkoordinasi dengan otoritas terkait. Kolaborasi dengan VARA dan mitra teknis sedang berlangsung untuk menyempurnakan standar peraturan dan teknis menjelang fase ekspansi di masa mendatang.

Pengembangan ini memperkuat posisi Dubai sebagai pusat global untuk tokenisasi aset dunia nyata yang diatur dan inovasi keuangan berbasis blockchain.

Terkait: Asuransi Dubai Meluncurkan Dompet Kripto untuk Premi dan Klaim

Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.