- ECB mendukung rencana Uni Eropa untuk memusatkan pengawasan di bawah ESMA untuk pasar, termasuk perusahaan kripto.
- Prancis dan Jerman mendorong dorongan untuk pengawasan terpadu untuk meningkatkan daya saing.
- Pengawasan ESMA terpusat dapat mengurangi arbitrase, tetapi memerlukan rencana transisi bertahap.
Dorongan Eropa untuk menyatukan pasar keuangan yang terfragmentasi mendapatkan momentum baru setelah Bank Sentral Eropa mendukung perombakan pengawasan besar-besaran. Rencana tersebut, yang diperkenalkan oleh Komisi Eropa, berupaya memusatkan pengawasan pemain keuangan utama dan memperdalam integrasi pasar modal.
Dukungan ini menandakan urgensi yang semakin meningkat di antara pembuat kebijakan untuk memperkuat daya saing dan mengurangi ketergantungan pada silo peraturan nasional. Akibatnya, proposal tersebut dapat membentuk kembali bagaimana lembaga keuangan, termasuk perusahaan kripto, beroperasi di seluruh Uni Eropa.
Dorong Menuju Pengawasan Terpusat
Para pejabat Eropa terus mendorong koordinasi lintas batas yang lebih kuat dalam pengawasan keuangan. Prancis dan Jerman telah memimpin upaya ini, yang bertujuan untuk melawan pertumbuhan ekonomi yang lambat dan meningkatnya persaingan global. Selain itu, pengawasan yang terfragmentasi telah lama menghambat alokasi modal yang efisien di dalam blok tersebut.
Rencana tersebut akan mengalihkan pengawasan aktor keuangan utama ke Otoritas Sekuritas dan Pasar Eropa. Langkah ini mencakup pengawasan platform perdagangan, lembaga kliring, dan penyedia layanan aset kripto. Oleh karena itu, regulator mengharapkan penegakan yang lebih konsisten dan pengurangan arbitrase peraturan di seluruh negara anggota.
Negara-negara kecil, termasuk Irlandia dan Luksemburg, telah menunjukkan kehati-hatian terhadap kontrol terpusat. Namun, dukungan ECB dapat meredakan kekhawatiran dan membangun konsensus politik yang lebih luas. Selain itu, pelaku pasar dapat melihat dukungan tersebut sebagai tanda stabilitas peraturan jangka panjang.
Dukungan ECB Dengan Kondisi
ECB menyambut baik proposal tersebut sebagai langkah signifikan menuju integrasi. Selain itu, menekankan pentingnya pendanaan dan staf yang memadai untuk ESMA. Tanpa sumber daya yang memadai, pengawasan terpusat dapat berjuang untuk memenuhi tanggung jawabnya yang diperluas.
Bank sentral juga meminta peran formal dalam struktur tata kelola ESMA. Ini mencari kursi tanpa suara untuk menyumbangkan keahlian teknis dan panduan kebijakan. Akibatnya, keterlibatan ini dapat meningkatkan koordinasi antara kebijakan moneter dan pengawasan keuangan.
Selain itu, ECB mendesak pembuat kebijakan untuk mengadopsi transisi bertahap. Pendekatan bertahap akan meminimalkan gangguan bagi perusahaan yang beralih dari pengawasan tingkat nasional ke tingkat UE. Pengurutan ini tetap penting untuk menjaga kepercayaan pasar selama implementasi.
Implikasi yang Lebih Luas untuk Pasar UE
Proposal tersebut mencerminkan ambisi yang lebih luas untuk menciptakan pasar tunggal yang sejati untuk modal. Secara signifikan, integrasi yang lebih dalam dapat meningkatkan arus investasi dan mendukung inovasi lintas sektor. Ini juga dapat memperkuat posisi Eropa terhadap pusat keuangan di Amerika Serikat dan China.
Namun, negosiasi antara pemerintah Uni Eropa dan Parlemen Eropa akan membentuk hasilnya.
Anggota parlemen harus menyeimbangkan kepentingan nasional dengan manfaat otoritas terpusat. Akibatnya, prosesnya bisa memakan waktu beberapa bulan sebelum mencapai kesepakatan.
Terkait: XRP Adjacent Flare Mengusulkan MEV Tingkat Protokol dan Pemotongan Inflasi 40%
Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.