- Fidelity meluncurkan stablecoin FIDD untuk menjembatani keuangan tradisional dengan pembayaran blockchain.
- Pasar stablecoin AS ramai, dan persaingan meningkat dari USDC, Tether, dan PayPal.
- Stablecoin menawarkan pendapatan dan efisiensi, tetapi ketidakpastian peraturan menimbulkan risiko adopsi.
Fidelity Investments memperluas kehadirannya di aset digital dengan rencana untuk memperkenalkan stablecoin yang didukung dolar AS. Langkah ini menandakan komitmen yang lebih dalam dari salah satu manajer aset terbesar di dunia karena dolar digital yang diatur mendapatkan daya tarik.
Fidelity mengelola lebih dari $6 triliun aset dan sekarang bertujuan untuk menjembatani keuangan tradisional dengan sistem penyelesaian berbasis blockchain. Perusahaan percaya stablecoin akan memainkan peran yang berkembang dalam pembayaran, perdagangan, dan manajemen likuiditas di seluruh pasar keuangan. Akibatnya, peluncuran ini memposisikan Fidelity untuk bersaing di sektor yang berkembang pesat dan semakin diatur.
Fidelity Menargetkan Kasus Penggunaan Institusional dan Ritel
Menurut laporan, token baru, yang disebut Fidelity Digital Dollar, akan diperdagangkan di bawah ticker FIDD. Fidelity merancang token untuk mempertahankan patokan satu-ke-satu dengan dolar AS melalui dukungan cadangan penuh. Perusahaan berencana untuk menawarkan FIDD langsung melalui platformnya dan di bursa eksternal.
Presiden Fidelity Digital Assets Mike O’Reilly mengatakan keputusan itu mencerminkan meningkatnya permintaan untuk alat keuangan berbasis blockchain. Perusahaan memandang stablecoin sebagai peningkatan praktis untuk rel pembayaran lama. Memindahkan dolar on-chain mengurangi waktu penyelesaian dan biaya operasional. Oleh karena itu, Fidelity mengharapkan peningkatan efisiensi internal di seluruh layanan broker dan perdagangannya.
Fidelity juga menyoroti sejarah panjangnya dalam aset digital sebagai keunggulan kompetitif. Perusahaan mulai mengeksplorasi teknologi blockchain lebih dari satu dekade yang lalu. Selain itu, ia berpartisipasi dalam inisiatif penambangan Bitcoin dan Ethereum awal. Pengalaman itu mendukung kepercayaannya dalam mengelola cadangan dan infrastruktur digital dalam skala besar.
Persaingan Semakin Ketat di Pasar Stablecoin yang Ramai
Pasar stablecoin global sekarang melebihi $315 miliar. Tether mendominasi dengan USDT, memegang hampir 60 persen pangsa pasar. Namun, sebagian besar operasi Tether berada di luar Amerika Serikat. Di pasar AS, Circle memimpin dengan USDC, yang membawa nilai pasar mendekati $72 miliar.
Fidelity memasuki ruang di mana pengenalan merek saja tidak menjamin adopsi. Selama dua tahun terakhir, perusahaan seperti PayPal dan Ripple meluncurkan stablecoin dengan pertumbuhan pangsa pasar yang terbatas. Secara signifikan, persaingan semakin ketat setelah Tether memperkenalkan stablecoin yang sesuai dengan AS minggu ini.
Stablecoin Mendapatkan Kepentingan Strategis
Stablecoin menghasilkan pendapatan dengan mendapatkan bunga atas aset cadangan mereka. Namun, model itu menghadapi tekanan karena perusahaan seperti Coinbase mengeksplorasi pembagian hasil untuk meningkatkan adopsi. Kejelasan peraturan tetap tidak pasti, yang menambah risiko bagi pendatang baru.
Terkait: Bitwise Mengajukan Kepercayaan Delaware untuk Potensi Uniswap ETF
Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.