- Harga USDT di Venezuela turun 40% sejak 7 Januari di platform peer-to-peer.
- Kutipan Binance P2P turun dari sekitar 800 bolivar menjadi mendekati 500 bolivar.
- Analis mengaitkan penurunan tersebut dengan ekspektasi ekonomi positif, bukan masalah teknis.
Harga stablecoin USDT Tether di bolivar Venezuela telah turun sekitar 40% di platform pertukaran mata uang kripto sejak 7 Januari. Penurunan tersebut membalikkan kenaikan yang terlihat pada awal tahun, mengembalikan tingkat ke level yang terakhir diamati pada Desember 2025.
Data dari P2PArmy menunjukkan harga mata uang digital di pasar peer-to-peer Binance telah turun tajam selama periode dua minggu. Kutipan sempat turun dari sekitar 800 bolivar per USDT menjadi mendekati 500 bolivar selama penurunan. Platform yang berwenang untuk beroperasi di Venezuela dengan aset digital menampilkan pola harga yang serupa.
Platform Pertukaran Menunjukkan Depresiasi Bolivar Terhadap Stablecoin
Kontigo mendaftarkan USD Coin, stablecoin dolar terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, pada 450 bolivar, menurut verifikasi media lokal. Crixto menunjukkan harga USDT sekitar 456 bolivar selama periode yang sama. Konsistensi di berbagai platform menunjukkan pergerakan pasar yang luas daripada perilaku pertukaran yang terisolasi.

Perusahaan analisis sosial ekonomi Ecoanalítica menyatakan bahwa mata uang digital yang dipatok dolar telah mengalami volatilitas yang cukup besar sejak Januari. Perusahaan mencirikan pergerakan tersebut sebagai “reaksi berlebihan” terhadap perkembangan mendadak daripada masalah fundamental dengan USDT itu sendiri.
Fenomena ini mengikuti proses yang dikenal sebagai overshooting atau reaksi berlebihan pasar. Konsep ini, yang diusulkan oleh ekonom Rudi Dornbusch, merinci bagaimana guncangan besar menghasilkan penyesuaian ekspektasi real-time sebagai respons terhadap ketidakpastian. Hal ini sering menghasilkan pergerakan harga yang tajam dalam beberapa jam sebelum pasar mencari keseimbangan.
Ekspektasi Ekonomi Positif Mendorong Koreksi
Aníbal Garrido, konsultan dan direktur Akademi Blockchain, Perdagangan, dan Kripto di Universitas Katolik Andrés Bello, mengindikasikan bahwa pengamat menyaksikan koreksi harga yang didorong oleh ekspektasi positif. Penyesuaian tersebut berasal dari potensi pemulihan ekonomi Venezuela, menurut analisis Garrido.
Pelaku pasar melihat kemungkinan suntikan likuiditas yang lebih besar dan akses yang lebih lancar ke mata uang asing melalui sistem keuangan tradisional. Ketika ekspektasi muncul untuk penurunan kesenjangan nilai tukar, harga USDT cenderung menyesuaikan berdasarkan sentimen berwawasan ke depan daripada penjualan panik.
Garrido menyarankan pengguna untuk tetap tenang dan membuat keputusan rasional dan non-emosional untuk menghindari bereaksi seperti massa selama periode volatilitas tinggi. Penurunan tersebut bukan berasal dari kegagalan teknis aset digital tetapi dari perubahan persepsi di kalangan pelaku ekonomi.
USDT berfungsi sebagai tolok ukur mata uang AS dalam masyarakat Venezuela meskipun tidak identik dengan dolar. Kurs ini biasanya disebut sebagai “tarif Binance” dalam perdagangan lokal.
Terkait: NYSE Bergerak Menuju Pasar 24/7 Dengan Saham Tokenisasi di Blockchain
Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.