- Bitcoin melonjak di atas $96.000 karena pelonggaran data inflasi, memicu likuidasi singkat dan mengangkat pasar kripto secara keseluruhan.
- Altcoin memimpin kenaikan karena selera risiko kembali, dengan Dash naik 48% dan total kapitalisasi pasar kripto mencapai $3,25 triliun.
- Harapan penurunan suku bunga, kemajuan peraturan, dan pembelian Bitcoin perusahaan meningkatkan kepercayaan meskipun pasar global beragam.
Pasar kripto naik pada hari Rabu karena Bitcoin naik di atas $96.000, mencapai level tertinggi dua bulan. Reli tersebut menyusul pelonggaran data inflasi AS, perkembangan peraturan, dan pergeseran sentimen risiko global. Altcoin mengungguli karena trader menutupi posisi short dan kembali ke aset berisiko.
Bitcoin Menembus Lebih Tinggi karena Short Tertekan
Bitcoin naik hampir 5% hari ini, diperdagangkan sekitar $94.700 setelah sempat mencapai $96.400, harga tertinggi sejak November. Sekarang, analis mengatakan Bitcoin perlu tetap berada di atas kisaran $92.000–$94.000 untuk terus bergerak lebih tinggi. Jika gagal, harga bisa bergerak menyamping atau jatuh kembali ke $88.000.
Khususnya, rebound Bitcoin menyebabkan likuidasi lebih dari $688 juta dalam 24 jam terakhir, termasuk $292 juta dalam Bitcoin, sebagian besar dari pedagang yang bertaruh pada penurunan harga.

Altcoin Memimpin Keuntungan Seiring Peningkatan Selera Risiko
Menariknya, banyak altcoin telah melonjak jauh lebih banyak daripada Bitcoin selama reli, menunjukkan peningkatan selera risiko di seluruh pasar. Dash khususnya melonjak sebanyak 48% dalam 24 jam, mencapai level tertinggi sejak 2021.
Token lain, seperti Optimism, Internet Computer, Pudgy Penguins, Pepe, dan XRP, juga mencatat kenaikan yang kuat.
Pada saat penulisan, Ethereum diperdagangkan pada $3.321 setelah naik 6,1% dalam sehari terakhir. XRP membukukan kenaikan 3,9%, mencapai $2,2, sementara Solana naik sedikit menjadi $144.
Dengan sebagian besar altcoin di wilayah positif, pangsa Bitcoin dari total pasar kripto sedikit tergelincir. Kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan naik di atas $3,25 triliun, naik lebih dari 3,2% dalam 24 jam terakhir.
Data Inflasi dan Ekspektasi Penurunan Suku Bunga Mendukung Kripto
Data ekonomi juga membantu mendukung reli. Inflasi AS tetap stabil di 2,7% pada bulan Desember, sementara inflasi inti melambat menjadi 2,6%. Data pekerjaan terbaru juga menunjukkan perekrutan mendingin.
Tren ini telah meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat memangkas suku bunga akhir tahun ini, yang biasanya meningkatkan permintaan untuk aset berisiko seperti cryptocurrency.
Sentimen pasar juga membaik. Indeks Ketakutan dan Keserakahan Kripto telah bergerak dari ketakutan ekstrem pada bulan Desember ke level netral minggu ini, menunjukkan kepercayaan yang tumbuh tanpa spekulasi yang berlebihan.

Regulasi dan Pembelian Perusahaan Menambah Kepercayaan Diri
Perkembangan peraturan di Amerika Serikat juga mengangkat sentimen. Anggota parlemen merilis teks Undang-Undang CLARITY menjelang markup Senat. RUU tersebut bertujuan untuk mengklarifikasi peran Komisi Sekuritas dan Bursa dan Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas dalam mengawasi pasar kripto.
Akumulasi perusahaan semakin mendukung harga. Perusahaan Michael Saylor, Strategy, mengungkapkan pembelian 13.627 Bitcoin senilai sekitar $ 1,25 miliar hingga $ 1,3 miliar dengan harga rata-rata mendekati $ 91.500. Total kepemilikan sekarang mencapai 687.410 BTC. Trader sering memandang pembelian perusahaan besar sebagai faktor penstabil selama periode fluktuatif.
Sementara itu, Akshat Siddhant, analis kuantitatif utama di Mudrex, mengatakan meningkatnya ketegangan Timur Tengah mendorong investor ke aset alternatif seperti kripto. Dia menambahkan bahwa data on-chain menunjukkan pemegang jangka pendek kembali mendapat keuntungan, sebuah tanda bahwa tekanan jual mereda.
Pasar Global Menunjukkan Sinyal Beragam
Pasar tradisional mengirimkan sinyal yang beragam. Di AS, Dow turun 0,80%, S&P 500 tergelincir 0,19%, dan Nasdaq turun 0,10%, dipimpin oleh kerugian di saham keuangan.
Di Asia, pasar dibuka lebih tinggi. Shanghai naik 0,89%, Shenzhen naik 1,54%, China A50 naik 0,56%, dan Hang Seng Hong Kong naik 0,35%. Nikkei 225 Jepang naik 0,9%, sementara yen melemah.
Komoditas diperkuat. Harga minyak naik karena meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, sementara emas naik ke level tertinggi baru karena investor mencari aset defensif. Analis mengatakan arus ini mencerminkan kehati-hatian di pasar global, bahkan ketika aset kripto meningkat.
Terkait: Mata Uang Iran Runtuh ke “Nol”: Mengapa Penting untuk Bitcoin
Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.