Mengapa DePIN & ReFi Adalah Sektor Kripto Paling Diremehkan pada tahun 2026

Mengapa DePIN dan ReFi Adalah Sektor Kripto Paling Diremehkan di Tahun 2026

Last Updated:
Mengapa DePIN dan ReFi Adalah Sektor Kripto Paling Diremehkan di Tahun 2026
  • DePIN mencapai pasar $56,8 miliar, namun tetap di bawah 3% dari total pangsa pasar kripto saat ini.
  • ReFi kecil di $85 juta, tetapi pasar kredit karbon bisa melebihi $100 miliar pada tahun 2030.
  • DePIN dan ReFi naik 20–60%, token AI tertinggal antara 150% dan 300%.

Sementara token AI dan memecoin mendominasi berita utama pada tahun 2026, dua sektor diam-diam mendapatkan tempat, DePIN dan ReFi. Keduanya masih awal, tetapi sedang membangun kasus penggunaan dunia nyata. Meskipun adopsi meningkat, pangsa pasar mereka tetap kecil dibandingkan dengan narasi lain, menjadikannya beberapa area yang paling diremehkan dalam kripto.

Apa itu DePIN dan Mengapa DePIN Mendapatkan Perhatian?

DePIN adalah singkatan dari Decentralized Physical Infrastructure Networks. Proyek-proyek ini menggunakan insentif blockchain untuk membangun infrastruktur dunia nyata seperti jangkauan nirkabel, penyimpanan, pemetaan, dan komputasi.

Sektor DePIN telah berkembang pesat, dengan total ukuran pasar diperkirakan sekitar $18.78 miliar pada April 2026. Beberapa laporan juga menunjukkan peluang jangka panjang bisa melebihi $2-3 triliun, karena DePIN menargetkan industri seperti telekomunikasi, komputasi awan, dan energi.

Pertumbuhan jaringan juga semakin cepat. Beberapa proyek DePIN sekarang mengoperasikan ratusan ribu node secara global, menunjukkan adopsi dunia nyata. Namun, terlepas dari pertumbuhan ini, DePIN masih mewakili kurang dari 3% dari total pasar kripto, menyoroti tahap awalnya.

Apa itu ReFi dan Mengapa Itu Penting

ReFi, atau Keuangan Regeneratif, berfokus pada keberlanjutan dan keuangan lingkungan. Proyek-proyek ini menandai kredit karbon, produksi energi terbarukan, dan aset lingkungan.

Sektor ReFi tetap lebih kecil, dengan perkiraan ukuran pasar sebesar $85,8 juta pada tahun 2026. Namun, peluangnya signifikan. Pasar kredit karbon global sendiri diproyeksikan melebihi $100 miliar pada tahun 2030, menciptakan ruang untuk solusi berbasis blockchain.

Kedua sektor tersebut berkinerja buruk dibandingkan dengan token AI, yang melonjak lebih dari 150%–300% dalam beberapa kasus tahun ini. Token DePIN dan ReFi, sebaliknya, telah membukukan kenaikan moderat antara 20% dan 60%, menjauhkannya dari radar arus utama.

Katalis yang Dapat Mendorong Lonjakan

Beberapa faktor dapat mendorong sektor-sektor ini lebih tinggi:

  • Meningkatnya permintaan untuk infrastruktur komputasi AI terdesentralisasi
  • Meningkatnya biaya penyedia cloud terpusat
  • Minat institusional dalam aset dunia nyata yang ditokenisasi
  • Regulasi iklim meningkatkan permintaan pelacakan karbon
  • Perluasan jaringan kripto berbasis perangkat keras

Katalis ini dapat menggeser modal ke narasi yang digerakkan oleh utilitas.

Jika adopsi terus berlanjut, DePIN dapat melihat pertumbuhan yang kuat. Analis memperkirakan sektor ini berpotensi berlipat ganda menuju $60-70 miliar jika permintaan infrastruktur meningkat.

ReFi juga dapat memperoleh manfaat dari momentum peraturan. Dengan perluasan pendanaan ESG, sektor ini dapat tumbuh menjadi $15–20 miliar pada akhir 2026.

Saat perhatian beralih dari hype ke fundamental, DePIN dan ReFi mungkin muncul sebagai dua cerita terbesar tahun 2026.

Terkait: Iran Mengincar Tol Bitcoin untuk Transit Minyak Selat Hormuz

Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.