Mengapa Pasar Kripto Naik Hari Ini: Alasan Utama

Mengapa Pasar Kripto Naik Hari Ini: Alasan Utama

Last Updated:
Mengapa Pasar Kripto Naik Hari Ini: Alasan Utama
  • Bitcoin merebut kembali $70 ribu karena kapitalisasi pasar kripto naik menjadi $2,41 triliun, menandakan pemulihan aset digital yang luas.
  • Indeks Ketakutan dan Keserakahan Kripto di 27 menunjukkan investor tetap berhati-hati meskipun harga naik.
  • Minyak mentah Brent jatuh di bawah $85 meredakan tekanan inflasi, mendukung permintaan baru untuk kripto.

Pasar kripto pulih karena Bitcoin merebut kembali level $70.000, menandakan pembelian baru setelah volatilitas baru-baru ini di seluruh pasar keuangan global. Rebound terjadi karena kondisi makroekonomi menunjukkan tanda-tanda awal perbaikan, terutama di pasar energi di mana harga minyak telah turun menyusul lonjakan baru-baru ini terkait dengan ketegangan geopolitik.

Data pasar menunjukkan bahwa total kapitalisasi pasar kripto naik menjadi sekitar $2,41 triliun, mencerminkan peningkatan 3,38% selama periode yang diamati. Garis tren yang menyertainya menunjukkan pergerakan naik secara bertahap di seluruh pasar, menunjukkan bahwa harga aset digital telah stabil mengikuti fluktuasi sebelumnya dan sekarang sedang tren lebih tinggi.

Sumber: CoinMarketCap

Pola serupa muncul di indeks CMC20, yang memberi peringkat cryptocurrency terkemuka berdasarkan kapitalisasi pasar. Indeks saat ini berada di $145,5, menandai kenaikan 3,82%.

Terlepas dari aksi harga yang positif, sentimen pasar tetap berhati-hati. Indeks Ketakutan dan Keserakahan Kripto saat ini terbaca 27, menempatkannya dalam kategori “Ketakutan”. Level ini menunjukkan bahwa investor masih menunjukkan perilaku menghindari risiko bahkan ketika harga pulih, mencerminkan ketidakpastian yang tersisa di pasar.

Penurunan Harga Minyak Terkait Membaiknya Sentimen Risiko

Penurunan harga minyak telah muncul sebagai faktor makroekonomi utama yang mempengaruhi sentimen pasar. Minyak mentah Brent, yang baru-baru ini melonjak karena ketegangan geopolitik, kini telah jatuh di bawah $ 87 per barel.

Harga energi berperan penting dalam membentuk ekspektasi inflasi. Ketika harga minyak naik, kekhawatiran inflasi biasanya meningkat, mendorong bank sentral untuk mempertahankan kebijakan moneter yang lebih ketat. Kondisi seperti itu sering mengurangi likuiditas di pasar keuangan dan menciptakan tekanan pada aset sensitif risiko, termasuk cryptocurrency.

Namun, penurunan harga minyak baru-baru ini mungkin mengindikasikan melonggarnya tekanan inflasi. Biaya energi yang lebih rendah dapat meningkatkan kepercayaan investor secara keseluruhan dan mendukung permintaan aset berisiko, termasuk mata uang digital.

Ketegangan Geopolitik Terus Memengaruhi Pasar

Pada saat yang sama, perkembangan geopolitik tetap menjadi faktor kunci yang mempengaruhi pasar global. Presiden AS Donald Trump baru-baru ini memperingatkan Iran agar tidak mencoba mengganggu pengiriman minyak melalui Selat Hormuz, rute utama untuk pasokan energi global.

Trump menyatakan bahwa setiap upaya untuk menghentikan aliran minyak melalui jalur strategis akan mengarah pada respons keras dari Amerika Serikat, memperingatkan bahwa Iran akan menghadapi pembalasan “dua puluh kali lebih keras” jika mengganggu pengiriman.

Iran sebelumnya telah mengumumkan penutupan selat itu, menyatakan bahwa kapal yang mencoba melewatinya dapat menghadapi aksi militer. Jalur air mengangkut sekitar 13 juta barel minyak per hari, menjadikannya salah satu koridor energi global yang paling penting.

Terkait: Trump Mengatakan Perang Iran ‘Cukup Selesai’ Saat Minyak Jatuh, Pasar Reli

Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.