- Pinjaman kripto dapat bergeser ke arah pinjaman bergaya konsumen yang lebih sederhana menggunakan data dan AI.
- Stablecoin dapat diam-diam mendukung pembayaran global tanpa pengguna menyadari lapisan kripto.
- Alat AI dapat membantu pengguna sehari-hari melacak pasar dan memahami tren kripto dengan lebih baik.
Kripto mungkin terlihat sangat berbeda pada tahun 2026. Alih-alih hype harga yang besar, fokusnya bisa bergeser ke bagaimana kripto sebenarnya bekerja dalam keuangan sehari-hari. Penelitian baru dari Pantera Capital menunjukkan tahun di mana infrastruktur, pembayaran, dan penggunaan dunia nyata lebih penting daripada spekulasi.
Di bawah ini adalah pandangan yang jelas tentang apa yang dapat membentuk fase pasar berikutnya:
Aset Dunia Nyata, Bitcoin, dan Stabilitas
Aset dunia nyata yang ditokenisasi tetap menjadi tema inti. Token yang didukung emas, khususnya, mendapatkan perhatian karena investor mencari aset digital yang terkait dengan penyimpan nilai tradisional. Token ini menawarkan eksposur emas tanpa penyimpanan fisik, yang dapat menarik selama masa inflasi atau ketidakpastian global.
Bitcoin mungkin menghadapi jenis sorotan yang berbeda. Kemajuan dalam komputasi kuantum dapat memicu diskusi tentang keamanan jangka panjang, mendorong pemegang besar untuk memikirkan perlindungan di masa depan. Meskipun tidak ada ancaman langsung yang diharapkan, bahkan percakapan itu sendiri dapat memengaruhi sentimen.
Sementara itu, stablecoin dapat menjadi salah satu alat kripto yang paling penting. Alih-alih menjadi berita utama, mereka dapat menggerakkan pembayaran internasional di belakang layar, membantu perusahaan fintech memindahkan uang lebih cepat dan lebih murah melintasi perbatasan.
Pinjaman, Pembayaran, dan Keuangan Sehari-hari
Salah satu pergeseran terbesar bisa terjadi dalam pinjaman kripto. Saat ini, sebagian besar pinjaman kripto mengharuskan pengguna untuk mengunci jaminan dalam jumlah besar. Model itu dapat memberi jalan bagi kredit gaya konsumen, di mana platform menggunakan aktivitas blockchain, data off-chain, dan alat AI untuk menilai risiko. Hasilnya bisa menjadi aplikasi yang lebih sederhana yang terasa lebih dekat dengan keuangan tradisional, tetapi berjalan di rel kripto.
Pembayaran juga dapat memudar ke latar belakang. Sistem pembayaran otomatis yang didukung oleh agen perangkat lunak diharapkan akan tumbuh, bergerak melampaui transaksi mikro kecil menjadi pengeluaran reguler. Bagi pengguna, ini bisa terasa mirip dengan menggunakan dompet digital, dengan kripto bekerja diam-diam di belakang layar daripada menuntut perhatian terus-menerus.
Pasar, AI, dan Infrastruktur Perdagangan
Pasar prediksi dapat terbagi menjadi dua jalur. Beberapa platform cenderung menjadi lebih finansial, terkait erat dengan perdagangan terdesentralisasi dan produk terstruktur. Yang lain mungkin fokus pada budaya dan hiburan, mencakup topik-topik seperti olahraga atau politik. Pemisahan ini mencerminkan pemirsa dan kasus penggunaan kripto yang semakin luas.
Kecerdasan buatan diharapkan menjadi fitur bawaan di seluruh aplikasi kripto. Alih-alih bot perdagangan yang sepenuhnya otomatis, AI dapat membantu pengguna menganalisis tren, melacak dompet, dan memahami pergerakan pasar. Alat-alat ini dapat membuat kripto lebih mudah dinavigasi, terutama bagi pengguna baru.
Infrastruktur perdagangan juga dapat berkonsolidasi. Platform derivatif terdesentralisasi dapat menyusut menjadi beberapa pemain utama, sementara pembuat pasar otomatis berkembang di beberapa blockchain dan mulai mendukung aset dunia nyata bersama token kripto.
Secara bersama-sama, tren ini menunjukkan pasar kripto yang terlihat kurang mencolok tetapi lebih fungsional.
Terkait: Apa yang Akan Terjadi pada Pasar Kripto Jika Gelembung AI Meledak?
Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.