- Arus masuk XRP ke Binance turun menjadi 215 juta pada bulan Mei, tingkat setoran terendah tahun 2026.
- Penurunan arus masuk pertukaran menunjukkan pemegang menyimpan XRP di dompet pribadi, mengurangi pasokan penjualan.
- Rasio NVT turun 24%, menunjukkan aktivitas jaringan yang kuat relatif terhadap valuasi pasar XRP saat ini.
Perubahan penting muncul dalam aktivitas on-chain XRP. Binance, tempat perdagangan terbesar token, mencatat arus masuk XRP bulanan terendah pada tahun 2026 pada bulan Mei. Hanya sekitar 215 juta XRP yang mengalir ke bursa selama bulan tersebut, secara signifikan di bawah level yang terlihat awal tahun ini.
Karena setoran pertukaran sering dikaitkan dengan investor yang bersiap untuk menjual, penurunan tersebut mengisyaratkan bahwa lebih sedikit pemegang yang memindahkan XRP ke platform perdagangan. Sebaliknya, banyak yang tampaknya menyimpan token mereka di dompet pribadi, mengurangi jumlah XRP yang tersedia untuk dijual.
Kemungkinan Tanda Bahwa Penjual Kehabisan
Tren ini telah berkembang selama beberapa bulan. Arus masuk pertukaran XRP terus menurun sejak awal kuartal kedua, sementara harga token tetap relatif stabil di sekitar kisaran $1,30.
Aktivitas pertukaran yang lebih rendah tidak secara otomatis berarti harga akan naik, tetapi dapat menandakan bahwa tekanan jual langsung mereda. Ketika lebih sedikit koin yang dikirim ke bursa, pasokan jangka pendek yang tersedia seringkali menjadi lebih ketat.

Hal ini menyebabkan beberapa analis berpendapat bahwa XRP mungkin memasuki fase yang lebih tenang setelah berbulan-bulan volatilitas.
Metrik On-Chain Menunjukkan Kondisi yang Lebih Baik
Beberapa indikator lain juga menunjukkan tanda-tanda bullish. Satu metrik yang diawasi dengan ketat, rasio Network Value to Transactions (NVT), baru-baru ini turun hampir 24% menjadi 151,53. Rasio NVT yang lebih rendah umumnya menunjukkan aktivitas jaringan tetap kuat relatif terhadap nilai pasar aset, yang dilihat oleh beberapa analis sebagai tanda bahwa XRP tidak terlalu dinilai terlalu tinggi.
Pada saat yang sama, Rasio Pasokan Bursa terus tren lebih rendah sepanjang Mei. Metrik ini melacak berapa banyak XRP yang masih tersedia di bursa dan secara historis telah digunakan untuk mengukur potensi tekanan jual.

Kombinasi penurunan saldo pertukaran dan peningkatan aktivitas jaringan telah memperkuat pandangan bahwa risiko penurunan mungkin memudar.
Apakah XRP Menemukan Dasarnya?
XRP mungkin mendekati akhir proses bottoming-nya. Sementara indikator momentum masih menunjukkan kurangnya keyakinan bullish yang kuat, mereka juga menunjukkan bahwa penjual tidak lagi memegang kendali penuh atas pasar. XRP telah menghabiskan beberapa minggu untuk berkonsolidasi di sekitar zona harga yang sama, menciptakan area dukungan yang penting.
Dengan arus masuk bursa pada level terendah tahunan, pelonggaran tekanan penjualan, dan metrik on-chain yang membaik, beberapa pengamat pasar percaya XRP dapat membangun fondasi untuk langkah besar berikutnya.
Apakah pergerakan itu tiba dalam waktu dekat masih belum pasti, tetapi data terbaru menunjukkan struktur pasar terlihat sangat berbeda dari kondisi penjualan berat yang terlihat awal tahun ini.
Terkait: XRP mendekati tes kritis karena petunjuk data on-chain di bagian bawah
Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.