- Sepuluh eksekutif asing menuntut skema perdagangan pencucian kripto, menggelembungkan volume dan harga secara global.
- Operasi penyamaran FBI menciptakan token untuk mengekspos pola manipulasi pasar yang terkoordinasi.
- Penangkapan, ekstradisi, dan pengakuan bersalah diikuti dengan hukuman hingga 20 tahun penjara per terdakwa.
Pihak berwenang AS telah menuntut sepuluh warga negara asing yang terkait dengan empat perusahaan jasa keuangan cryptocurrency sehubungan dengan skema untuk memanipulasi pasar aset digital. Tuduhan tersebut, yang diumumkan setelah penyelidikan multi-lembaga, menuduh bahwa para terdakwa terlibat dalam “wash trading” untuk menggelembungkan volume perdagangan dan harga token, menciptakan aktivitas pasar yang menyesatkan yang mendorong partisipasi investor pada tingkat yang ditinggikan secara artifisial.
Operasi yang dipimpin oleh jaksa federal di California, menghasilkan beberapa penangkapan, ekstradisi, pengakuan bersalah, dan penyitaan aset digital yang terkait dengan dugaan pelanggaran.
Operasi Federal Menargetkan Manipulasi Pasar Kripto
Menurut dakwaan dewan juri federal yang diajukan di California, karyawan dan eksekutif dari Gotbit, Vortex, Antier, dan Contrarian terlibat dalam mengatur aktivitas perdagangan penipuan. Jaksa menuduh bahwa individu tersebut mengoordinasikan perdagangan di mana mereka bertindak sebagai pembeli dan penjual, menciptakan munculnya permintaan organik di pasar cryptocurrency.
Investigasi dilakukan melalui operasi penyamaran oleh Biro Investigasi Federal (FBI) dan Investigasi Kriminal IRS (IRS-CI). Sebagai bagian dari penyelidikan, pihak berwenang membuat beberapa token cryptocurrency untuk memantau dan mendokumentasikan dugaan praktik wash trading. Tuduhan tersebut menyatakan bahwa skema tersebut mengikuti pola, dengan peserta meningkatkan metrik perdagangan sebelum menjual kepemilikan dengan harga yang melambung kepada investor.
Penangkapan, Pengakuan Bersalah, dan Ekstradisi
Tiga terdakwa, termasuk dua kepala eksekutif, ditangkap di Singapura dan dikirim ke Amerika Serikat, di mana mereka muncul di pengadilan federal di Oakland. Terdakwa tambahan sebelumnya ditahan di bandara AS, termasuk Bandara Internasional John F. Kennedy dan Bandara Internasional San Francisco.
Pengajuan pengadilan menunjukkan bahwa beberapa individu telah mengajukan pengakuan bersalah. Warga negara Taiwan Antoine Tsao, yang berafiliasi dengan Gotbit, mengaku bersalah atas konspirasi untuk melakukan penipuan kawat dan dijatuhi hukuman di California pada Juni 2025. Warga negara Serbia Nemanja Popov juga mengaku bersalah dan dijatuhi hukuman pada Februari 2026. Dua terdakwa tambahan yang terkait dengan dakwaan terpisah juga telah dihukum dan dijatuhi hukuman.
Individu lain, termasuk eksekutif yang terkait dengan Antier, Vortex, dan Contrarian, tetap dalam tahanan federal setelah ekstradisi mereka.
Tuduhan dan Eksposur Hukum
Para terdakwa menghadapi tuduhan termasuk penipuan kawat dan konspirasi untuk melakukan penipuan kawat di bawah hukum federal AS. Jaksa menuduh bahwa skema tersebut dirancang untuk menyesatkan investor dengan menyajikan aktivitas perdagangan yang dimanipulasi sebagai permintaan pasar yang sah.
Jika terbukti bersalah, setiap terdakwa dapat menghadapi hukuman maksimum 20 tahun penjara dan denda hingga $ 250.000 per pelanggaran. Pihak berwenang menunjukkan bahwa semua individu yang didakwa dianggap tidak bersalah kecuali terbukti bersalah di pengadilan.
Terkait: Polisi Korea Selatan Menyelidiki Jaringan Balas Dendam yang Didanai Kripto
Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.