Binance Mendesak Aturan Kripto yang Lebih Jelas sebagai Pasar Afrika

Binance Mendesak Aturan Kripto yang Lebih Jelas Seiring Pasar Afrika Berkembang

Last Updated:
Binance Menambahkan Lebih dari 7.000 Saham dan ETF AS ke Aplikasi Super Keuangan
Google News

Get our latest news first. Add us as your Preferred Source on Google and tap "Star" to prioritize our updates.

Binance mendorong aturan kripto yang lebih jelas di seluruh Afrika saat regulator berupaya melindungi konsumen sekaligus mendukung inovasi blockchain.

Larry Cooke, juru bicara Binance untuk Afrika, mengatakan dalam wawancara dengan Business Insider Africa bahwa regulator harus mengelola risiko tanpa memperlambat inovasi. Ia menyoroti perizinan, perlindungan konsumen, dan kerja sama yang lebih erat antar regulator sebagai prioritas.

Regulasi Bergerak Maju

Regulasi kripto tidak sama di seluruh Afrika, yang dapat menyulitkan perusahaan melayani pelanggan di beberapa negara. Cooke menyoroti Kenya, Ghana, dan Afrika Selatan untuk menunjukkan bagaimana aturan berbeda.

Terkait: India Menjadi Pasar Saham Paling Kurang Disukai di Asia: Akankah Investor Beralih ke Bitcoin dan Emas?

Afrika Selatan mewajibkan bisnis kripto untuk mendapatkan lisensi sebelum beroperasi. Ghana juga telah memperkenalkan lisensi, tetapi juga memberikan perusahaan ruang sandbox di mana mereka dapat mencoba produk baru di bawah pengawasan regulasi. Kenya mengambil pendekatan sendiri, dengan aturan untuk penyedia aset virtual dan persyaratan terkait kepatuhan.

Cooke mengatakan negara-negara tidak perlu mengadopsi aturan yang identik. Sebaliknya, ia berpendapat bahwa koordinasi yang lebih baik dapat memudahkan perusahaan bekerja lintas batas sambil membiarkan pemerintah bebas menetapkan persyaratan mereka sendiri.

Akses Kripto dan Keuangan

Cooke mengatakan blockchain dapat membuat pembayaran lintas negara lebih cepat dan lebih murah, terutama di mana layanan perbankan tradisional sangat mahal. Ia mengatakan stablecoin juga dapat mendukung pembayaran digital.

Crypto, tambahnya, seharusnya bekerja berdampingan dengan uang mobile dan bank, bukan menggantikannya. Ia juga menekankan edukasi pengguna karena penipuan dan phishing masih berisiko.

Bagi Binance, adopsi yang lebih luas akan bergantung pada regulasi, kesadaran konsumen, dan kerja sama antara perusahaan kripto dan institusi keuangan.

Terkait: Vietnam Bergegas Meluncurkan Pasar Kripto yang Diatur di Tengah Tekanan FATF

Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.