- Multicoin menetapkan HYPE sebagai posisi hedge fund terbesar, tanpa merinci jumlah kepemilikannya.
- Proyeksi HYPE US$319 pada 2028 berasal dari model Juni yang bersifat bersyarat.
- Paradigm, Framework Ventures, dan Haun Ventures memperluas investasi, sementara Multicoin mempertahankan fokus kripto.
Multicoin Capital menetapkan token Hyperliquid (HYPE) sebagai posisi investasi terbesar dalam portofolio hedge fund miliknya. Keputusan ini menegaskan fokus perusahaan pada aset kripto ketika sejumlah firma modal ventura mulai memperluas investasi ke kecerdasan buatan (AI) dan sektor teknologi lainnya.
Perusahaan investasi yang mengelola sekitar US$2,7 miliar tersebut menilai pengalaman panjangnya di pasar aset digital sebagai keunggulan kompetitif. Kepada Bloomberg, General Partner Multicoin Capital, Spencer Applebaum, mengatakan bahwa perusahaan membeli HYPE melalui pasar publik.
Meski demikian, Applebaum tidak mengungkap nilai investasi maupun persentase HYPE dalam portofolio hedge fund perusahaan. Dengan demikian, status HYPE sebagai posisi terbesar tidak menunjukkan besaran kepemilikan Multicoin secara pasti.
Multicoin Pernah Proyeksikan Harga HYPE US$319 pada 2028
Keyakinan Multicoin terhadap Hyperliquid bukan perkembangan baru. Pada Juni 2026, perusahaan mengungkap bahwa HYPE sudah menjadi salah satu posisi terbesar dalam dana investasi likuidnya, setelah mulai membangun kepemilikan sejak awal tahun.
Dalam analisis yang diterbitkan pada 25 Juni, Multicoin memandang Hyperliquid memiliki peluang berkembang dari perdagangan derivatif kripto menuju kelas aset lain, termasuk komoditas dan indeks saham. Ekspansi tersebut menjadi salah satu dasar optimisme perusahaan terhadap pertumbuhan aktivitas perdagangan di platform itu.
Laporan tersebut juga memuat proyeksi harga HYPE sekitar US$319 pada 2028 dalam skenario dasar. Angka itu didasarkan pada asumsi laba tahunan sekitar US$8 miliar dan kelipatan valuasi 20 kali, bukan perkiraan harga yang baru dikeluarkan pada Oktober.
Proyeksi tersebut bergantung pada pertumbuhan volume perdagangan, pangsa pasar Hyperliquid, dinamika pasokan token, dan perkembangan regulasi.
Multicoin turut mengidentifikasi sejumlah risiko, antara lain tata kelola, persaingan, dilusi token, dan likuidasi. Karena itu, proyeksi US$319 tidak dapat dipandang sebagai hasil investasi yang dijamin.
Sebelumnya, Coin Edition Indonesia juga mengulas prediksi harga Hyperliquid (HYPE) hingga 2050, termasuk berbagai skenario valuasi yang bergantung pada pertumbuhan ekosistem tersebut.
Perusahaan Investasi Kripto Lain Memperluas Fokus ke AI
Sikap Multicoin berbeda dari beberapa investor besar yang mulai memperluas mandat investasinya. Paradigm, misalnya, mengumumkan penggalangan dana keempat sebesar US$1,2 miliar untuk berinvestasi di sektor teknologi terdepan, termasuk kripto, AI, dan robotika.
Sementara itu, Framework Ventures menghimpun US$400 juta melalui dana keempatnya. Firma tersebut memperluas cakupan investasinya di luar kripto, mencakup AI, robotika, dan sektor energi.
Langkah serupa dilakukan Haun Ventures, yang berhasil mengumpulkan US$1 miliar untuk mendukung investasi di bidang aset digital dan sektor teknologi lainnya, termasuk peluang yang berkaitan dengan AI.
Di tengah perubahan strategi tersebut, Multicoin memilih mempertahankan kripto sebagai prioritas. Perusahaan meyakini pemahaman mendalam terhadap aset digital menawarkan keunggulan tersendiri dibandingkan harus memperluas fokus ke sektor yang lebih beragam.
Penetapan HYPE sebagai posisi terbesar sekaligus memperjelas keyakinan investasi Multicoin pada prospek jangka panjang Hyperliquid, meski nilai pasti kepemilikannya belum dipublikasikan.
Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.