- Pengadilan Busan menjatuhkan hukuman 8 tahun kepada seorang anggota geng karena penggelapan kripto dan kegiatan penipuan.
- Saat dalam pelarian, dia bergabung dengan jaringan penipuan dan mengelola operasi pencucian dan tautan perjudian.
- Skema tersebut menipu 149 korban dari 9,7 miliar won di 741 transaksi selama 14 bulan.
Pengadilan Distrik Busan di Korea Selatan telah menjatuhkan hukuman delapan tahun penjara kepada seorang anggota kelompok kejahatan terorganisir setelah menemukannya bersalah menyita aset kripto, berpartisipasi dalam skema penipuan investasi, dan mengoordinasikan kegiatan pencucian uang sambil menghindari persidangan.
Kasus ini berpusat pada seorang terdakwa, Kim, seorang pria berusia 30-an yang terkait dengan kelompok “Chilseongpa” yang berbasis di Busan, yang tindakannya berlangsung selama bertahun-tahun dan melibatkan pelanggaran keuangan langsung dan koordinasi dengan penjahat terorganisir.
Divisi Pidana ke-5 Pengadilan Distrik Busan, yang dipimpin oleh Hakim Kim Hyun-soon, menjatuhkan hukuman pada 29 Maret. Kim telah didakwa dengan pencurian dana di bawah Undang-Undang tentang Hukuman Berat Kejahatan Ekonomi Tertentu, serta dengan penipuan.
Menurut temuan pengadilan, kasus ini dimulai pada 15 Juli 2019, ketika Kim menerima sekitar 500 juta won (sekitar $332.000) Bitcoin dari individu yang diidentifikasi sebagai “A.” Dana tersebut ditransfer melalui perantara, dengan kesepakatan bahwa Kim akan mengubah cryptocurrency menjadi uang tunai dan mengembalikan hasilnya setelah dikurangi komisi 0,5%.
Sebaliknya, pengadilan menemukan bahwa Kim melikuidasi Bitcoin dan menggunakan dana tersebut untuk perjudian online, gagal mengembalikan jumlah yang disepakati.
Kegiatan Berlanjut Saat Dalam Pelarian
Selama proses hukum, Kim melarikan diri sebelum dijatuhi hukuman. Saat menghindari pihak berwenang, dia terlibat dalam kegiatan kriminal tambahan. Pada Februari 2021, ia menerima tawaran melalui Telegram untuk bergabung dengan organisasi penipuan investasi, di mana ia bertanggung jawab untuk mengawasi operasi pencucian uang.
Pengadilan menemukan bahwa perannya termasuk mengelola tiga individu yang ditugaskan untuk mencuci dana dan mengumpulkan komisi dari operasi ilegal. Dia juga terlibat dalam mengarahkan orang-orang ini ke platform perjudian ilegal.
Skema Penipuan Sasaran Banyak Korban
Organisasi penipuan investasi menggunakan pergerakan harga emas dan mata uang kripto untuk menarik investor. Para korban dituntun untuk percaya bahwa mereka berpartisipasi dalam peluang yang sah, tetapi dana itu akhirnya disalahgunakan.
Catatan pengadilan menunjukkan bahwa organisasi tersebut menipu 149 korban, dengan total kerugian sebesar 9,7 miliar won di 741 transaksi. Aktivitas penipuan terjadi selama kurang lebih 1 tahun 2 bulan.
Dalam putusannya, pengadilan mengutip sifat terorganisir dari kejahatan dan tingkat kerusakan finansial sebagai faktor kunci dalam menentukan hukuman. Pengadilan juga mencatat bahwa Kim mengakui sebagian besar tuduhan dan menyuarakan penyesalan. Namun, ia mempertimbangkan petisi korban yang menyerukan hukuman tegas saat mengeluarkan hukuman akhir.
Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.