- Harga Cardano melemah menuju US$0,22 setelah sempat menguat pada awal Oktober 2026.
- Target ADA US$0,29 semakin menantang setelah sejumlah level harga penting terlewati.
- Kerja sama Cardano dan Petrobras belum membuktikan adanya tambahan permintaan terhadap token ADA.
Pembaruan 19 Oktober 2026. Harga Cardano (ADA) bergerak di sekitar US$0,22 setelah kehilangan momentum kenaikan yang mendasari prediksi awal Oktober. Kondisi tersebut membuat target US$0,2886 atau mendekati US$0,29 semakin menantang, meskipun belum menutup kemungkinan pemulihan hingga akhir bulan.
Dalam artikel yang pertama kali terbit pada 1 Oktober, ADA diperdagangkan sekitar US$0,2536. Analisis ketika itu menempatkan US$0,24 sebagai area penting untuk mempertahankan skenario bullish, dengan US$0,2564 sebagai hambatan yang perlu ditembus sebelum harga berpeluang menuju US$0,2886.
Namun, data historis Investing.com menunjukkan ADA berada di sekitar US$0,221 pada 19 Oktober. Dibandingkan dengan harga acuan dalam analisis awal, angkanya lebih rendah sekitar 13 persen. Perubahan ini menjadi alasan utama pembaruan prediksi harga Cardano.
Harga Cardano Jatuh, Apa yang Terjadi pada Level Penting?
Perjalanan ADA sepanjang Oktober menunjukkan bahwa kenaikan pada awal bulan tidak bertahan. Data historis memperlihatkan harga sempat mencapai US$0,2819 pada 6 Oktober, tetapi kemudian melemah dan menyentuh US$0,2114 dalam perdagangan 18 Oktober.
Pergerakan itu juga menempatkan harga di bawah US$0,24 dan US$0,2312, dua level yang digunakan sebagai penopang dalam analisis 1 Oktober. Karena keduanya telah dilewati, pembaca tidak sebaiknya menganggap proyeksi kenaikan sebelumnya masih berlaku tanpa evaluasi.
Pada 15 Oktober, Coin Edition Indonesia melaporkan likuidasi derivatif ADA sekitar US$4,17 juta dalam 24 jam, dengan posisi long mencapai US$4,06 juta. Data tersebut mencerminkan tekanan pada trader berleverage saat itu, bukan ukuran arus keluar modal dari jaringan Cardano.
Untuk menilai peluang pemulihan, harga perlu terlebih dahulu menunjukkan kemampuan kembali bertahan di atas area US$0,23–US$0,24. Area ini merupakan referensi dari analisis sebelumnya, bukan hasil pembacaan indikator teknikal baru pada 19 Oktober.
Sementara itu, titik rendah US$0,2114 pada 18 Oktober dapat menjadi pembanding untuk memantau risiko pelemahan lanjutan. Penembusan harga sesaat juga tidak cukup untuk memastikan terbentuknya tren baru.
Kerja Sama Petrobras Belum Menjamin Kenaikan ADA
Di luar pergerakan harga, perkembangan fundamental Cardano tetap relevan. Cardano Foundation pada 30 September mengumumkan dua aplikasi blockchain hasil kerja riset dan pengembangan bersama Petrobras dan PUC-Rio.
Aplikasi pertama digunakan untuk menelusuri klaim manfaat lingkungan bahan bakar penerbangan berkelanjutan, sedangkan aplikasi kedua mencatat perjalanan produksi hingga penggunaan diesel terbarukan Diesel R untuk mendukung pelaporan emisi.
Meski menunjukkan penggunaan teknologi Cardano di sektor energi, pengumuman tersebut tidak memberikan angka permintaan tambahan terhadap token ADA maupun bukti bahwa kerja sama secara langsung meningkatkan harganya.
Dari harga sekitar US$0,221, ADA memerlukan kenaikan kurang lebih 31 persen untuk menyentuh US$0,2886. Target itu masih berupa skenario, bukan prediksi yang sudah terkonfirmasi.
Dengan demikian, perhatian kini bergeser dari peluang menembus US$0,29 ke kemampuan Cardano memulihkan area harga yang hilang. Pembaca perlu memisahkan keberhasilan proyek blockchain dari arah perdagangan ADA dalam jangka pendek.
Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.