Prediksi Harga Venice Token (VVV): Rebound Berlanjut, Target US$30 Terbuka?

Last Updated:
Prediksi Harga Venice Token (VVV): Target US$30 Terbuka?
Google News

Get our latest news first. Add us as your Preferred Source on Google and tap "Star" to prioritize our updates.

  • VVV menghadapi resistance US$26,46 sebelum berpeluang melanjutkan kenaikan menuju US$28–US$30.
  • Harga bertahan di atas sejumlah EMA utama, sementara Stochastic RSI menunjukkan perbaikan momentum.
  • Open interest VVV sekitar US$214,88 juta, tetapi breakout tetap membutuhkan konfirmasi tekanan beli.

Harga Venice Token (VVV) berupaya melanjutkan pemulihan setelah melewati periode konsolidasi dan tekanan jual. Token yang terkait dengan platform kecerdasan buatan Venice AI ini diperdagangkan di sekitar US$25,77 pada 21 Oktober 2026, dengan peluang kenaikan menuju US$30 apabila pembeli mampu menembus resistance terdekat.

Berdasarkan data pasar Venice Token di CoinGecko, harga VVV telah mengalami pemulihan dalam beberapa sesi terakhir. Token tersebut ditutup di sekitar US$22,65 pada 18 Oktober, kemudian meningkat menjadi US$24,19 pada 19 Oktober dan US$25,50 sehari berikutnya.

Pergerakan tersebut menunjukkan upaya pembeli membangun kembali momentum setelah koreksi sebelumnya. Meski demikian, VVV masih menghadapi hambatan teknikal yang dapat menentukan apakah pemulihan berkembang menjadi reli lebih besar atau kembali tertahan oleh tekanan jual.

Resistance US$26,46 kini menjadi perhatian utama, sementara area US$25,55 berperan sebagai support terdekat yang perlu dipertahankan.

Resistance US$26,46 Jadi Ujian, Harga VVV Berpeluang Menuju US$30

Berdasarkan grafik harian VVV/USDT di TradingView, Venice Token berada di sekitar US$25,77 setelah pulih dari fase konsolidasi sebelumnya.

Area US$26,46 menjadi resistance pertama yang harus ditembus pembeli untuk memperkuat momentum kenaikan. Level tersebut merupakan hambatan penting karena pergerakan harga sebelumnya masih menghadapi tekanan jual ketika mendekati wilayah tersebut.

Jika VVV mampu menembus dan mempertahankan posisi di atas US$26,46, peluang kenaikan berikutnya terbuka menuju US$28.

Penembusan yang disertai permintaan berkelanjutan dapat memperluas pemulihan hingga level psikologis US$30. Area ini menjadi target penting karena dapat menguji kekuatan pembeli setelah harga keluar dari konsolidasi.

Namun, US$30 bukan hambatan terakhir. Resistance lebih tinggi berada di sekitar US$32, wilayah yang sebelumnya membatasi upaya kenaikan harga.

Apabila momentum bullish berlanjut hingga mendekati US$32, respons penjual di area tersebut akan menjadi faktor penting dalam menentukan apakah reli dapat berlanjut atau justru mengalami koreksi.

Struktur teknikal VVV juga memperlihatkan bahwa harga masih berada di atas beberapa exponential moving average (EMA) utama.

Pada grafik harian yang diamati, EMA 20 hari berada di sekitar US$24,63, sedangkan EMA 50 hari berada di kisaran US$23,63.

Sementara itu, EMA 100 hari dan EMA 200 hari masing-masing berada di sekitar US$20,72 dan US$16,64.

Posisi harga di atas seluruh EMA tersebut memperlihatkan bahwa pembeli masih memiliki keunggulan dalam struktur tren yang lebih luas. Namun, kondisi tersebut tidak berarti harga akan terus meningkat tanpa koreksi.

Selama VVV mampu mempertahankan posisinya di atas area rata-rata pergerakan utama, peluang kelanjutan tren bullish tetap terbuka.

Sebaliknya, penurunan yang membawa harga kembali ke bawah EMA jangka pendek dapat menjadi indikasi awal bahwa momentum pemulihan mulai melemah.

Dari sisi support, US$25,55 menjadi pertahanan terdekat bagi pembeli.

Kemampuan mempertahankan level tersebut dapat membantu VVV berkonsolidasi sebelum kembali mencoba menembus resistance US$26,46.

Namun, apabila harga turun dan bertahan di bawah US$25,55, perhatian pasar berpotensi beralih ke support berikutnya di sekitar US$24,40.

Penurunan lebih lanjut dapat membawa VVV menuju US$23,46, sedangkan US$22,79 menjadi area support lebih dalam yang perlu diperhatikan.

Wilayah US$22,79 juga penting karena berada di sekitar zona konsolidasi yang sebelumnya menjadi bagian dari proses pemulihan harga.

Dengan demikian, kegagalan mempertahankan beberapa support tersebut dapat memperbesar risiko koreksi dan memperlemah struktur bullish jangka pendek.

Selain EMA, indikator Stochastic RSI menunjukkan perkembangan yang relatif positif.

Garis indikator yang lebih cepat telah bergerak di atas garis yang lebih lambat, mengindikasikan bahwa momentum pembelian mulai membaik setelah periode konsolidasi.

Persilangan tersebut memberikan sinyal awal bahwa pembeli kembali meningkatkan aktivitasnya. Namun, sinyal Stochastic RSI tetap membutuhkan konfirmasi dari pergerakan harga, terutama penembusan resistance US$26,46.

Tanpa breakout yang meyakinkan, perbaikan momentum tersebut masih berisiko berakhir sebagai pemulihan sementara.

Open Interest VVV Tinggi, Bisakah Momentum Rebound Bertahan?

Selain pergerakan harga, aktivitas perdagangan derivatif dapat memberikan gambaran tambahan mengenai tingkat partisipasi trader di pasar Venice Token.

Berdasarkan data Venice Token di CoinGlass yang diperiksa pada 21 Oktober, open interest VVV berada di sekitar US$214,88 juta.

Sumber: Coinglass

Angka tersebut menggambarkan nilai posisi derivatif yang masih terbuka dan menunjukkan besarnya eksposur trader terhadap pergerakan harga VVV.

Namun, open interest yang tinggi tidak secara otomatis menandakan dominasi pembeli. Metrik tersebut mencakup posisi yang terbuka di kedua sisi pasar, sehingga perlu dianalisis bersama perubahan harga dan aktivitas perdagangan.

Data CoinGlass juga menunjukkan volume perdagangan futures VVV sekitar US$124,62 juta dalam 24 jam, sedangkan volume spot berada di sekitar US$21,01 juta pada saat pemeriksaan.

Perbedaan nilai perdagangan tersebut memperlihatkan besarnya aktivitas derivatif dibandingkan pasar spot dalam periode pengamatan.

Sumber: Coinglass

Kondisi ini penting karena perubahan posisi trader berleverage dapat memperbesar volatilitas, terutama ketika harga mendekati level resistance atau support utama.

Apabila VVV berhasil melewati US$26,46 dan kenaikan didukung aktivitas pembelian yang berkelanjutan, momentum tersebut dapat memperbesar peluang pengujian area US$28 hingga US$30.

Sebaliknya, apabila harga gagal menembus resistance meskipun aktivitas derivatif tetap tinggi, pasar berpotensi menghadapi fluktuasi yang lebih tajam.

Dari sisi kapitalisasi, Venice Token memiliki nilai pasar sekitar US$1,25 miliar, dengan pasokan beredar sekitar 48,84 juta VVV berdasarkan data CoinGlass pada saat pemeriksaan.

Perkembangan harga juga berlangsung setelah Venice AI sebelumnya mencatat pertumbuhan bisnis yang menarik perhatian investor.

Dalam laporan CE Indonesia mengenai pertumbuhan pendapatan Venice AI, platform tersebut dilaporkan telah melampaui pendapatan tahunan tersetahunkan sebesar US$100 juta pada Agustus 2026.

Perkembangan fundamental tersebut memberikan konteks bagi perhatian pasar terhadap VVV. Namun, pertumbuhan bisnis platform tidak otomatis memastikan kenaikan harga token dalam jangka pendek.

Untuk saat ini, faktor teknikal tetap menjadi perhatian utama karena VVV berada di antara support US$25,55 dan resistance US$26,46.

Dalam skenario bullish, penutupan harga yang meyakinkan di atas US$26,46 dapat membuka peluang pengujian US$28. Jika permintaan terus meningkat, US$30 menjadi target berikutnya sebelum pembeli menghadapi resistance lebih tinggi di US$32.

Dalam skenario bearish, kegagalan mempertahankan US$25,55 dapat membawa harga menuju US$24,40 dan US$23,46. Jika tekanan jual semakin kuat, area US$22,79 berpotensi kembali diuji.

Dengan posisi harga yang masih berada di atas EMA utama dan Stochastic RSI menunjukkan perbaikan momentum, VVV memiliki peluang mempertahankan pemulihannya.

Meski demikian, konfirmasi breakout serta keberlanjutan tekanan beli tetap diperlukan sebelum kenaikan menuju US$30 dapat dianggap semakin kuat. Pergerakan harga di sekitar US$26,46 dan US$25,55 kemungkinan akan menjadi penentu arah pasar berikutnya.

Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.