Prediksi Harga Zcash: ZEC Bidik US$1.600, Ini Risikonya

Last Updated:
Prediksi Harga Zcash: ZEC Bidik US$1.600, Ini Risikonya
Google News

Get our latest news first. Add us as your Preferred Source on Google and tap "Star" to prioritize our updates.

  • Harga Zcash (ZEC) masih berada di bawah resistance US$1.345, sementara support US$1.283 menjadi penentu kelanjutan pemulihan.
  • Open interest ZEC turun menjadi US$2,86 miliar setelah sempat melampaui US$3,4 miliar, menunjukkan risiko volatilitas dari posisi berleverage masih tinggi.
  • Salah satu pendiri Zcash mengusulkan pengalihan 8 persen subsidi blok dari Zcash Community Grants ke mekanisme keberlanjutan jaringan.

Prediksi harga Zcash (ZEC) memasuki fase penting setelah aset kripto yang berfokus pada privasi ini mengalami koreksi tajam dari reli sebelumnya. Meski harga kembali menguat 7,53 persen dalam 24 jam, tekanan jual jangka pendek belum sepenuhnya mereda.

Berdasarkan data pasar dalam analisis 28 Oktober 2026, ZEC diperdagangkan di sekitar US$1.309, masih berada di bawah Exponential Moving Average (EMA) 20 hari pada US$1.345.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pembeli belum berhasil merebut kembali resistance terdekat, meskipun struktur teknikal jangka lebih panjang masih mempertahankan kecenderungan bullish.

Di sisi lain, aktivitas pasar derivatif menunjukkan perubahan setelah open interest menyusut menjadi US$2,86 miliar. Data perdagangan spot juga memperlihatkan kembali munculnya tekanan beli, sementara perkembangan fundamental Zcash menarik perhatian melalui proposal perubahan alokasi subsidi blok.

Kombinasi faktor tersebut membuat support US$1.283 dan resistance US$1.345 menjadi dua level penting yang dapat menentukan arah harga ZEC berikutnya.

Prediksi Harga Zcash: ZEC Hadapi Resistance US$1.345

Zcash sebelumnya mencatat reli hingga mendekati US$1.600 sebelum tekanan jual mendorong harga mengalami koreksi cukup dalam.

Setelah penurunan tersebut, ZEC bergerak dalam fase konsolidasi di sekitar US$1.309, ketika trader mulai menilai apakah harga memiliki kekuatan untuk melanjutkan pemulihan.

Berdasarkan grafik harian ZEC/USD, harga masih berada di bawah EMA 20 hari yang terletak pada US$1.345.

Rata-rata pergerakan tersebut menjadi resistance terdekat yang perlu direbut kembali pembeli untuk memperbaiki momentum bullish jangka pendek.

Namun, ZEC masih diperdagangkan di atas EMA 50, 100, dan 200 hari.

Posisi tersebut menunjukkan bahwa struktur kenaikan dalam jangka lebih panjang belum sepenuhnya rusak, meskipun harga sedang menghadapi tekanan koreksi.

Di sisi bawah, support pertama berada pada US$1.283.

Area tersebut menjadi pertahanan penting bagi pembeli karena penembusan di bawahnya dapat memperbesar risiko kelanjutan koreksi.

Jika support US$1.283 gagal bertahan, perhatian pasar akan beralih menuju level Fibonacci retracement 0,618 pada US$1.224,93.

Level Fibonacci tersebut menjadi support teknikal berikutnya yang berpotensi diuji apabila tekanan jual meningkat.

Sementara itu, koreksi yang lebih dalam dapat membawa ZEC menuju US$1.079,19.

Sebaliknya, jika pembeli berhasil mengangkat harga kembali di atas EMA 20 hari pada US$1.345, peluang pemulihan menuju US$1.450 akan semakin terbuka.

Apabila momentum pembelian terus menguat, resistance utama berikutnya berada di sekitar US$1.600, yaitu area yang sebelumnya menjadi titik balik harga.

Namun, keberhasilan mencapai target tersebut masih bergantung pada kemampuan ZEC mempertahankan kenaikan setelah merebut kembali resistance terdekat.

Stochastic RSI Dekati Oversold, Ada Peluang Rebound?

Indikator Stochastic Relative Strength Index (Stochastic RSI) juga menunjukkan perkembangan yang perlu diperhatikan.

Berdasarkan grafik yang dianalisis, Stochastic RSI mulai mendekati wilayah oversold atau jenuh jual.

Pembacaan tersebut mengindikasikan bahwa momentum penurunan telah cukup kuat dan berpotensi mulai kehilangan tenaga apabila tekanan jual mereda.

Dalam beberapa kondisi, pergerakan Stochastic RSI dari area oversold dapat mendahului rebound teknikal.

Namun, posisi indikator di wilayah tersebut tidak otomatis memastikan bahwa harga telah mencapai titik terendah.

Konfirmasi yang lebih kuat dapat muncul apabila Stochastic RSI membentuk persilangan bullish atau bullish crossover, disertai perbaikan struktur harga.

Bagi ZEC, kemampuan mempertahankan support US$1.283 dan merebut kembali EMA 20 hari pada US$1.345 tetap menjadi faktor yang lebih penting daripada mengandalkan indikator momentum saja.

Open Interest Zcash Turun ke US$2,86 Miliar, Risiko Likuidasi Masih Tinggi

Aktivitas perdagangan derivatif Zcash juga menjadi perhatian setelah nilai kontrak terbuka mengalami perubahan besar selama reli harga terbaru.

Berdasarkan data CoinGlass untuk ZEC, open interest sempat melonjak hingga melampaui US$3,4 miliar ketika harga Zcash mengalami kenaikan tajam.

Perkembangan tersebut menunjukkan meningkatnya eksposur trader di pasar derivatif, termasuk mereka yang menggunakan leverage untuk memperbesar ukuran posisi.

Namun, setelah harga mengalami fluktuasi dan koreksi, open interest mulai menyusut.

Sumber: Coinglass

Pada 28 Oktober, open interest ZEC tercatat sekitar US$2,86 miliar, lebih rendah dibandingkan puncak sebelumnya yang melampaui US$3,4 miliar.

Dalam pembacaan pasar yang menyertai data tersebut, harga ZEC berada di sekitar US$1.309,71.

Penurunan open interest menunjukkan bahwa sebagian eksposur kontrak derivatif telah berkurang ketika pasar menghadapi volatilitas.

Namun, penurunan indikator tersebut tidak otomatis berarti sentimen trader berubah sepenuhnya menjadi bearish.

Open interest dapat menyusut akibat penutupan posisi long maupun short, sehingga perubahan nilainya perlu diamati bersama arah harga, volume, dan data likuidasi.

Meski sudah turun dari puncaknya, open interest sebesar US$2,86 miliar masih menunjukkan aktivitas derivatif yang besar.

Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko pergerakan harga tajam apabila sejumlah posisi berleverage harus ditutup dalam waktu bersamaan.

Sebagai contoh, penurunan harga yang cepat dapat memicu likuidasi posisi long, sehingga tekanan jual berpotensi meningkat.

Sebaliknya, kenaikan harga mendadak juga dapat menekan trader yang mengambil posisi short dan mendorong penutupan posisi mereka.

Karena itu, open interest yang masih tinggi menunjukkan bahwa Zcash tetap rentan terhadap volatilitas meskipun sebagian posisi spekulatif telah berkurang.

Netflow Spot ZEC Positif US$2,75 Juta, Aktivitas Pembelian Mulai Pulih

Selain pasar derivatif, perubahan aktivitas perdagangan spot memberikan gambaran tambahan mengenai perkembangan sentimen terhadap Zcash.

Berdasarkan data spot CoinGlass, ZEC mengalami beberapa periode netflow negatif ketika tekanan penjualan mendominasi transaksi.

Namun, aktivitas pembelian mulai meningkat pada Agustus ketika harga bergerak naik.

Penguatan tersebut berlanjut pada September, ketika indikator netflow spot mencatat lonjakan positif yang melampaui US$100 juta.

Lonjakan tersebut menunjukkan adanya periode ketika volume pembelian agresif lebih besar daripada penjualan agresif.

Sumber: Coinglass

Memasuki Oktober, aktivitas perdagangan spot mulai menunjukkan perubahan yang lebih moderat dibandingkan lonjakan pada bulan sebelumnya.

Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa intensitas pembelian tidak lagi sebesar periode ketika reli berlangsung paling kuat.

Namun, data terbaru memperlihatkan netflow positif sekitar US$2,75 juta, ketika harga ZEC diperdagangkan mendekati US$1.315.

Berdasarkan metodologi CoinGlass, netflow spot positif mencerminkan bahwa nilai transaksi pembelian agresif atau taker buy melampaui penjualan agresif atau taker sell dalam periode pengamatan.

Dengan demikian, pembacaan terbaru dapat menunjukkan kembali munculnya tekanan beli jangka pendek.

Namun, angka tersebut tidak membuktikan bahwa investor sedang mengakumulasi ZEC dalam jangka panjang atau bahwa token telah dipindahkan dari bursa menuju wallet pribadi.

Netflow positif juga belum menjamin kenaikan harga akan terus berlangsung.

Apabila aktivitas pembelian tetap kuat dan harga mampu menembus resistance US$1.345, kondisi tersebut dapat membantu memperkuat skenario pemulihan.

Sebaliknya, jika netflow kembali negatif secara konsisten dan ZEC kehilangan support US$1.283, tekanan jual berpotensi memperbesar risiko koreksi.

Karena itu, perkembangan aktivitas spot perlu dibaca bersama struktur harga dan perubahan open interest, bukan digunakan sebagai sinyal tunggal.

Pendiri Zcash Usulkan Pengalihan Subsidi Blok 8 Persen untuk Keberlanjutan Jaringan

Di tengah perkembangan pasar, Zcash juga menghadapi pembahasan penting mengenai model pendanaan ekosistemnya.

Salah satu pendiri Zcash, Sean Bowe, mengajukan draf proposal untuk menghentikan alokasi subsidi blok otomatis yang selama ini diterima Zcash Community Grants (ZCG).

Melalui draf Zcash Improvement Proposal (ZIP) di GitHub, Bowe mengusulkan agar bagian subsidi blok sebesar 8 persen yang dialokasikan kepada ZCG dialihkan menuju Network Sustainability Mechanism (NSM).

NSM merupakan mekanisme protokol yang dirancang untuk menahan sebagian nilai ZEC dari peredaran langsung dan mendukung keberlanjutan ekonomi jaringan melalui mekanisme penerbitan kembali pada masa mendatang.

Proposal tersebut muncul setelah cadangan dana ZCG berkembang cukup besar dibandingkan kebutuhan operasional dan pendanaan hibah yang dilaporkan.

Menurut data yang digunakan dalam proposal, ZCG memiliki sekitar 91.452,98 ZEC serta aset berdenominasi dolar AS senilai kurang lebih US$8,8 juta.

Di sisi lain, terdapat kewajiban hibah yang belum diselesaikan sekitar US$2,4 juta.

Dengan asumsi harga ZEC sebesar US$1.300, Bowe memperkirakan nilai cadangan setelah memperhitungkan kewajiban mencapai sekitar US$125,3 juta.

Angka tersebut merupakan estimasi berdasarkan harga token yang digunakan dalam proposal, sehingga nilai sebenarnya dapat berubah mengikuti pergerakan ZEC.

Bowe juga menyoroti besarnya aliran dana yang berpotensi diterima ZCG dari subsidi blok.

Dalam model alokasi yang berlaku, bagian 8 persen tersebut dapat menghasilkan sekitar 52.560 ZEC per tahun.

Dengan asumsi harga US$1.300 per ZEC, nilainya setara dengan sekitar US$68,3 juta per tahun.

Jumlah tersebut jauh lebih besar dibandingkan pengeluaran ZCG yang dilaporkan Financial Privacy Foundation sebesar US$1,53 juta selama kuartal I 2026.

Perbandingan tersebut menjadi dasar argumentasi bahwa ZCG telah memiliki cadangan cukup besar untuk melanjutkan pendanaan berbagai proyek tanpa harus terus menerima alokasi subsidi otomatis dalam jumlah yang sama.

Apabila proposal disetujui, subsidi blok sebesar 8 persen yang sebelumnya diarahkan kepada ZCG akan dialihkan menuju NSM untuk sisa periode pendanaan terkait.

Namun, pengalihan tersebut tidak akan mengambil alih aset yang sudah dimiliki ZCG.

Dana hibah yang tersedia tetap dapat digunakan berdasarkan ketentuan tata kelola yang berlaku, sementara alokasi 12 persen kepada Coinholder-Controlled Fund juga tidak termasuk bagian yang diusulkan untuk dialihkan.

Perubahan tersebut berpotensi mengurangi jumlah ZEC baru yang langsung masuk ke jalur pendanaan hibah.

Meski demikian, dampaknya terhadap tekanan jual atau harga pasar belum dapat dipastikan, karena proposal tersebut tidak menunjukkan secara langsung berapa banyak ZEC yang biasanya dijual oleh penerima dana.

Yang terpenting, proposal Bowe belum menjadi perubahan protokol yang berlaku.

Draf tersebut masih membutuhkan proses pembahasan dan persetujuan lanjutan, serta belum memiliki jadwal aktivasi.

Rencana ini juga terpisah dari peningkatan jaringan NU7 yang diperkirakan berlangsung pada awal November 2026.

Sebelumnya, Coin Edition Indonesia telah membahas upgrade NU7 Zcash dan target harga ZEC menuju US$1.400, termasuk perubahan waktu blok yang direncanakan dalam pembaruan tersebut.

Dengan demikian, proposal pendanaan terbaru menjadi faktor fundamental tambahan yang perlu dipantau, tetapi belum dapat diperlakukan sebagai perubahan tokenomics ZEC yang telah resmi diterapkan.

Prospek Teknikal Harga Zcash: Support dan Resistance Utama

Setelah mengalami koreksi dari area US$1.600, Zcash kini bergerak dalam zona teknikal yang dapat menentukan apakah tren pemulihan akan berlanjut.

Berikut level utama yang perlu diperhatikan berdasarkan grafik harian dalam analisis 28 Oktober 2026.

Level teknikalHargaKeterangan
Resistance 1US$1.345EMA 20 hari
Resistance 2US$1.450Target pemulihan berikutnya
Resistance 3US$1.600Resistance utama dan area puncak sebelumnya
Support 1US$1.283Support terdekat
Support 2US$1.224,93Fibonacci retracement 0,618
Support 3US$1.079,19Support lanjutan

Skenario Bullish: ZEC Berpeluang Kembali Menguji US$1.600

Dalam skenario bullish, pembeli perlu mempertahankan support US$1.283 dan mendorong harga kembali melewati EMA 20 hari di US$1.345.

Penutupan harian yang meyakinkan di atas resistance tersebut dapat menjadi indikasi bahwa tekanan jual jangka pendek mulai berkurang.

Jika pemulihan berlanjut, harga berpotensi menguji resistance berikutnya di US$1.450.

Selanjutnya, US$1.600 menjadi target lebih tinggi sekaligus area penting untuk menilai apakah momentum bullish yang lebih luas dapat kembali terbentuk.

Perbaikan Stochastic RSI serta berlanjutnya tekanan pembelian spot dapat mendukung skenario tersebut.

Namun, peningkatan harga tetap membutuhkan konfirmasi melalui struktur grafik, mengingat aktivitas derivatif yang masih tinggi dapat memperbesar volatilitas.

Skenario Bearish: Kehilangan US$1.283 Bisa Dorong Koreksi Lebih Dalam

Sebaliknya, jika ZEC gagal mempertahankan support US$1.283, struktur pemulihan jangka pendek berpotensi melemah.

Penurunan di bawah level tersebut dapat membuka peluang pengujian Fibonacci retracement 0,618 pada US$1.224,93.

Apabila tekanan jual terus meningkat dan support Fibonacci gagal bertahan, target penurunan berikutnya berada pada US$1.079,19.

Risiko koreksi dapat meningkat apabila pelemahan harga kembali disertai penutupan paksa posisi long di pasar derivatif.

Open interest sebesar US$2,86 miliar menunjukkan bahwa eksposur pasar masih cukup besar, meskipun sudah berkurang dari puncaknya.

Karena itu, trader perlu memperhatikan respons harga terhadap support, bukan hanya mengandalkan pembacaan indikator momentum yang mulai mendekati oversold.

Apakah Harga Zcash (ZEC) Akan Terus Naik?

Prediksi harga ZEC dalam jangka pendek bergantung pada kemampuan pembeli mempertahankan US$1.283 dan merebut kembali resistance US$1.345.

Jika harga berhasil bergerak stabil di atas EMA 20 hari, peluang pemulihan menuju US$1.450 akan semakin terbuka.

Tekanan beli yang terus berlanjut juga dapat membawa Zcash kembali menguji resistance utama US$1.600.

Namun, skenario bullish masih membutuhkan konfirmasi karena penurunan harga terbaru memperlihatkan bahwa tekanan jual belum sepenuhnya berakhir.

Di sisi lain, kegagalan mempertahankan US$1.283 dapat meningkatkan risiko penurunan menuju US$1.224,93, sebelum support US$1.079,19 menjadi perhatian berikutnya.

Dari sisi pasar derivatif, penurunan open interest ke US$2,86 miliar menunjukkan sebagian posisi telah berkurang, tetapi risiko likuidasi dan volatilitas masih perlu diperhatikan.

Sementara itu, netflow spot positif US$2,75 juta menunjukkan tekanan pembelian jangka pendek yang dapat membantu pemulihan apabila berlangsung konsisten.

Proposal Sean Bowe untuk mengalihkan 8 persen subsidi blok ke NSM juga menjadi perkembangan fundamental penting bagi Zcash, meskipun perubahan tersebut masih berada dalam tahap usulan.

Secara keseluruhan, ZEC masih menjalani fase koreksi jangka pendek dalam struktur teknikal yang lebih luas dan relatif bullish.

Resistance US$1.345 menjadi batas utama yang perlu direbut kembali, sementara support US$1.283 akan menentukan apakah pembeli mampu mencegah koreksi lebih dalam.

Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.