Singapura meningkatkan pengawasan terhadap bank-bank yang memiliki paparan cryptocurrency seiring regulator mempersiapkan standar perbankan global yang lebih ketat. Otoritas Moneter Singapura (MAS) telah menginstruksikan bank-bank lokal untuk mengungkapkan kepemilikan kripto mereka dan berkomunikasi dengan regulator mengenai penanganan risiko sebelum aturan kehati-hatian baru berlaku.
Meskipun MAS menunda kerangka kerja yang selaras dengan Basel hingga 1 Januari 2027 atau setelahnya, regulator ingin institusi memperkuat sistem pelaporan dan meningkatkan manajemen risiko tanpa menunggu aturan final.
Bank Menghadapi Ekspektasi Risiko Kripto Baru
MAS berencana membatasi eksposur terhadap aset kripto di blockchain tanpa izin hingga 2% dari modal Tier 1 selama masa transisi. Oleh karena itu, bank harus mengevaluasi posisi aset digital mereka dengan lebih cermat dan meningkatkan pemantauan internal. Selain melaporkan kepemilikan saat ini, institusi harus mempersiapkan persyaratan kepatuhan di masa depan yang dapat berkembang sebelum kerangka kerja penuh tiba.
Selain itu, MAS mendesak bank untuk mengidentifikasi aset kripto yang rentan dan memprioritaskan migrasi menuju solusi keamanan tahan kuantum. Pendekatan ini mencerminkan kekhawatiran yang semakin meningkat bahwa teknologi komputasi di masa depan dapat melemahkan perlindungan kriptografi yang ada.
Keamanan Siber Menjadi Prioritas Regulasi
MAS juga meluncurkan Satgas Risiko Siber dan Teknologi yang digerakkan AI bersama Asosiasi Bank di Singapura. Inisiatif ini mempertemukan eksekutif senior dari DBS, OCBC, dan UOB untuk memperkuat pertahanan terhadap ancaman siber berbasis AI dan risiko kuantum di masa depan.
Selain itu, gugus tugas mendukung strategi Singapura yang lebih luas dalam menggabungkan pengawasan aset digital dengan standar keamanan siber yang lebih kuat. Oleh karena itu, bank-bank yang beroperasi di Singapura kini harus menyeimbangkan inovasi dengan tata kelola yang lebih ketat sambil mempersiapkan lingkungan regulasi yang berubah.
Terkait: Partisipasi VC Kripto Turun ke Level Terendah Sejak November 2020
Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.