- XAUT milik Tether telah memperoleh sertifikasi yang sesuai dengan Syariah dari Amanah Advisors.
- XAUT memenuhi kriteria dasar keuangan Islam sebelum menerima sertifikasi.
- Sertifikasi Syariah akan mendukung ekspansi XAUT di berbagai yurisdiksi.
Aset digital Tether yang didukung emas, XAUT, dilaporkan telah menerima sertifikasi yang sesuai dengan Syariah dari Amanah Advisors, sebuah firma penasihat Syariah independen yang diakui secara global. Menurut Tether, sertifikasi ini menegaskan keselarasan XAUT dengan prinsip inti keuangan Islam.
Tether mencatat bahwa melalui XAUT, umat Muslim di seluruh dunia kini dapat mengakses kepemilikan emas fisik dalam struktur yang sepenuhnya mematuhi Syariah. Perusahaan stablecoin ini menganggap perkembangan terbaru sebagai tonggak penting yang mewakili persimpangan antara aset dunia nyata yang ditokenisasi dan keuangan Islam.
XAUT memenuhi kriteria dasar keuangan Islam
Perlu dicatat bahwa Tether dan struktur asetnya harus memenuhi beberapa kriteria fundamental menurut yurisprudensi Islam untuk memperoleh sertifikasi Syariah. Beberapa syaratnya termasuk dukungan aset berwujud, yang mengharuskan setiap token XAUT mewakili kepemilikan langsung atas tepat satu ons troy fine emas fisik yang disimpan di brankas Swiss yang aman.
Perlu dicatat, infrastruktur dasar untuk aset berlapis emas menghindari praktik pinjaman berbasis bunga, peminjaman, atau pembangkitan hasil yang melanggar larangan riba. Tether juga memastikan bahwa struktur token XAUT melarang leverage dan derivatif kompleks, mengurangi ketidakpastian berlebihan dan perjudian, sambil mempertahankan cadangan yang sepenuhnya dapat dilacak dengan menghubungkan batangan emas yang dialokasikan langsung ke nomor seri unik, alokasi bobot, dan tingkat kemurnian.
Emas Melambangkan Stabilitas dan Kepercayaan
Tether mengakui peran dasar emas dalam keuangan Islam sebagai penyimpan kekayaan yang andal selama lebih dari 1.400 tahun, menyoroti digitalisasi pesat infrastruktur keuangan global yang menciptakan permintaan akan aset yang mempertahankan nilai tradisional sekaligus menawarkan aksesibilitas modern.
Menurut Paolo Ardoino, CEO Tether, emas selalu mewakili stabilitas dan kepercayaan lintas budaya dan generasi. Ia mencatat bahwa dengan XAUT kini diakui sesuai dengan Syariah, perusahaannya memperluas akses ke emas digital dengan cara yang menghormati prinsip keuangan Islam sekaligus memanfaatkan transparansi dan efisiensi teknologi blockchain.
Tether memproyeksikan sertifikasi terbaru ini akan mendukung ekspansi XAUT di berbagai wilayah, termasuk negara-negara GCC di mana struktur keuangan Islam sudah mapan, Asia Selatan, dan sebagian Afrika, di mana emas tetap menjadi aset tabungan terpercaya dan adopsi keuangan digital semakin cepat.
Terkait: ADGM Menyetujui XAUT Tether sebagai Komoditas Spot yang Diterima
Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.