Abstract Tutup Jaringan Layer-2, Pengguna Wajib Pindahkan Aset Sebelum Tanggal Ini

Last Updated:
Abstract Layer-2 Tutup 15 Desember, Pengguna Wajib Pindahkan Aset
Google News

Get our latest news first. Add us as your Preferred Source on Google and tap "Star" to prioritize our updates.

Abstract, jaringan Ethereum Layer-2 yang dikembangkan oleh perusahaan induk Pudgy Penguins, Igloo Inc., akan menghentikan operasinya pada 15 Desember 2026. Pengguna diminta memindahkan seluruh aset sebelum tenggat tersebut karena dana yang masih tersimpan di jaringan setelah penutupan tidak lagi dapat diakses.

Dalam pengumuman resminya, Abstract mengatakan pengguna dapat memindahkan aset melalui Migration Hub atau native bridge. Proses melalui native bridge dapat membutuhkan waktu sekitar tiga jam.

“Setelah pertimbangan mendalam, kami sepakat bahwa langkah terbaik ke depan adalah menghentikan operasional jaringan tersebut secara bertahap,” kata tim Abstract.

Pertumbuhan Besar Belum Cukup Menopang Abstract

Keputusan tersebut datang meski Abstract sempat mencatat aktivitas yang cukup besar.

Sejak beroperasi, jaringan itu telah memproses lebih dari 325 juta transaksi dan mencatat lebih dari US$6 miliar volume perdagangan DEX. Abstract Global Wallet juga telah menghasilkan lebih dari 4 juta wallet, sementara aplikasi dalam ekosistemnya secara kolektif menghasilkan pendapatan lebih dari US$40 juta.

Namun, Abstract mengatakan pertumbuhannya mulai tertahan oleh ekosistem DeFi yang terbatas, likuiditas on-chain yang tipis, minimnya keterlibatan institusi serta biaya untuk bersaing dengan jaringan Layer-2 lain.

Perusahaan menyimpulkan bahwa model blockchain yang berfokus khusus pada consumer crypto tidak lagi berkelanjutan sebagai bisnis mandiri.

Pergeseran strategi Layer-2 juga pernah dilakukan Ethereum Name Service (ENS), yang sebelumnya mengakhiri pengembangan Namechain L2 dan memilih menjalankan ENSv2 langsung di Ethereum mainnet.

Igloo Inc. telah mendanai Abstract selama sekitar 18 bulan. CEO Igloo sekaligus CEO Pudgy Penguins, Luca Netz, mengatakan perusahaan telah kehilangan puluhan juta dolar selama membangun bisnis consumer crypto dan tetap gagal menemukan product-market fit yang memadai.

Dalam pernyataan terpisah, Netz mengatakan Igloo sebenarnya dapat mencoba mempertahankan proyek dengan menerbitkan token atau melakukan ICO, tetapi memilih tidak mengambil langkah tersebut.

“Bahkan setelah mengalami kerugian bernilai puluhan juta, kami sebenarnya bisa saja meluncurkan token atau melakukan ICO. Namun, pada akhirnya kami memutuskan untuk tidak melakukannya,” ujarnya.

Pengguna Diminta Waspada Situs Migrasi Palsu

Abstract mengatakan tim engineering dan ecosystem akan membantu proyek-proyek yang masih berjalan di jaringan untuk bermigrasi ke blockchain lain.

Bagi pengguna, batas waktunya tetap 15 Desember. Abstract menyarankan aset dipindahkan lebih awal melalui Migration Hub resmi atau native bridge dan tidak menunggu hingga mendekati tanggal penutupan.

Tim juga memperingatkan munculnya potensi situs migrasi palsu, akun peniru serta pesan langsung yang mengatasnamakan Abstract. Pengguna diminta hanya menggunakan tautan dari kanal resmi proyek.

Setelah jaringan ditutup, fokus Igloo Inc. akan kembali diarahkan ke Pudgy Penguins, Pudgy NFTs dan token PENGU.

Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.