- Penjualan Bitcoin kecil Strategy memicu kekhawatiran besar atas kebutuhan likuiditas di masa depan.
- Tekanan dividen STRC dapat meningkatkan permintaan tunai dan memicu kekhawatiran penjualan Bitcoin baru.
- Bitcoin turun lebih dari 13% setiap minggu karena investor menilai kembali risiko institusional.
Bitcoin memperpanjang penurunannya baru-baru ini setelah investor bereaksi terhadap perubahan perilaku yang signifikan dari Strategy, perbendaharaan aset digital terbesar di dunia. Sementara perusahaan hanya menjual 32 BTC pada 1 Juni, transaksi tersebut memicu kekhawatiran yang lebih luas tentang keberlanjutan model akumulasi Bitcoin dengan leverage. Akibatnya, pedagang menilai kembali risiko di seluruh pasar, menambah tekanan jual yang sedang berlangsung.
Penjualan tersebut hanya mewakili sebagian kecil dari sekitar 840.000 kepemilikan BTC Strategy, senilai hampir $55 miliar. Namun, pelaku pasar kurang fokus pada jumlah yang terjual dan lebih pada apa yang diisyaratkan oleh pergerakan tersebut. Selama bertahun-tahun, Strategy berdiri sebagai salah satu pembeli Bitcoin yang paling agresif. Oleh karena itu, setiap indikasi berkurangnya akumulasi membawa bobot yang signifikan bagi sentimen investor.
Tekanan Dividen Menciptakan Tantangan Baru
Grayscale Research menyoroti tekanan yang berkembang seputar instrumen ekuitas pilihan Strategy, STRC, juga dikenal sebagai Stretch. Produk ini bertujuan untuk mempertahankan harga saham mendekati $100 sambil menawarkan dividen variabel kepada investor. Saat ini, STRC membayar hasil dividen tahunan sebesar 11,5%.
Terkait: Mengapa Penambang Bitcoin Menjual BTC dan Beralih ke Pusat Data AI
Namun, harga saham telah melayang di bawah level targetnya. Akibatnya, investor sekarang menuntut pengembalian yang lebih tinggi untuk memegang sekuritas. Strategi dapat merespons dengan meningkatkan tingkat dividen. Namun solusi itu menciptakan kewajiban tunai tambahan yang dapat membebani fleksibilitas keuangan perusahaan.
Selain itu, komitmen dividen yang lebih tinggi dapat memaksa perusahaan untuk menghasilkan likuiditas tambahan. Investor khawatir bahwa penjualan Bitcoin di masa depan dapat menjadi salah satu sumber likuiditas itu. Akibatnya, kekhawatiran tentang potensi tekanan jual telah berkontribusi pada volatilitas pasar baru-baru ini.
Bitcoin Mencatat Penurunan Mingguan Tajam
Pasar cryptocurrency yang lebih luas telah mengalami kelemahan yang signifikan. Bitcoin saat ini diperdagangkan pada $61.834, dengan volume perdagangan harian mencapai $56 miliar. Aset telah turun 3,5% selama 24 jam terakhir dan 15% selama tujuh hari sebelumnya.
Meskipun mengalami penurunan, Bitcoin mempertahankan kapitalisasi pasar sekitar $1,27 triliun, didukung oleh pasokan yang beredar sebesar 20 juta BTC. Namun demikian, para pedagang tetap berhati-hati karena ketidakpastian seputar pemegang institusional utama terus memengaruhi aksi harga.
Terkait: CEO Bitget Mengkritik Penjualan BTC Saylor, Tetap Bullish pada Bitcoin
Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.