- Coinbase memperluas masa berjangka pra-IPO dengan eksposur OpenAI dan Anthropic.
- Derivatif penilaian AI mendapatkan momentum seiring dengan meningkatnya permintaan investor.
- Persaingan perdagangan pra-IPO memanas karena bursa menargetkan minat AI.
Coinbase telah memperluas jajaran perdagangan pra-IPO dengan meluncurkan futures abadi yang terkait dengan OpenAI dan Anthropic, dua perusahaan kecerdasan buatan yang paling diawasi dengan ketat. Langkah ini memberi pedagang internasional yang memenuhi syarat cara baru untuk berspekulasi tentang penilaian perusahaan sebelum salah satu perusahaan mencapai pasar publik. Peluncuran ini juga menandakan meningkatnya permintaan untuk produk yang menawarkan eksposur ke raksasa teknologi swasta, terutama karena minat investor pada AI terus meningkat di seluruh pasar keuangan global.
Coinbase Memperdalam Dorongannya ke Pasar Pra-IPO
Bursa secara resmi membuka perdagangan untuk kontrak ANTHROPIC-PERP dan OPENAI-PERP pada 22 Juni. Tak lama setelah peluncuran, Coinbase mengaktifkan berbagai fungsi perdagangan, termasuk pesanan pasar, batas, berhenti, dan berhenti.
Produk baru ini mengikuti pengenalan perusahaan sebelumnya dari kontrak berjangka abadi yang terkait dengan SpaceX. Peluncuran itu menarik perhatian yang signifikan dari para pedagang yang mencari akses ke perusahaan swasta dengan pengenalan merek yang kuat dan ekspektasi pertumbuhan yang tinggi.
Akibatnya, Coinbase telah bergerak cepat untuk memperluas penawarannya di sektor derivatif pra-IPO yang sedang berkembang. Perusahaan bertujuan untuk memberikan cara alternatif bagi trader untuk berpartisipasi dalam pergerakan valuasi sebelum pencatatan pasar saham tradisional terjadi.
Tidak seperti kontrak berjangka perpetual konvensional, kontrak ini melacak indeks berbasis valuasi daripada saham yang diperdagangkan secara publik. Akibatnya, pedagang mendapatkan eksposur tidak langsung terhadap perubahan ekspektasi pasar seputar nilai masa depan masing-masing perusahaan.
Perusahaan AI Menarik Minat Investor yang Kuat
OpenAI dan Anthropic telah muncul sebagai pemain utama dalam industri kecerdasan buatan. Kedua perusahaan terus menarik investasi yang substansial, kemitraan perusahaan, dan perhatian publik.
Selain itu, pelaku pasar semakin memandang AI sebagai salah satu tema teknologi paling berpengaruh dalam dekade ini. Tren itu telah memicu minat yang meningkat pada produk keuangan yang terkait dengan perusahaan AI terkemuka.
Meskipun tidak ada perusahaan yang mengumumkan tanggal pencatatan publik yang pasti, spekulasi seputar potensi IPO tetap kuat. Investor terus memantau perkembangan dengan cermat karena kedua perusahaan memperluas produk dan operasi komersial mereka.
Secara signifikan, futures pra-IPO memungkinkan trader untuk mengekspresikan pandangan bullish atau bearish tanpa menunggu debut pasar saham resmi. Namun, produk-produk ini juga menimbulkan ketidakpastian tambahan karena valuasi perusahaan dapat bergeser dengan cepat.
Persaingan Semakin Ketat Antar Bursa Utama
Meningkatnya popularitas derivatif pra-IPO telah mengintensifkan persaingan di antara bursa mata uang kripto utama. Binance memasuki segmen ini sebelumnya dengan kontrak serupa yang terkait dengan perusahaan swasta, termasuk SpaceX dan perusahaan yang berfokus pada AI.
Selain bersaing untuk volume perdagangan, bursa sekarang memandang produk pra-IPO sebagai area pertumbuhan potensial di luar pasar cryptocurrency tradisional. Banyak perusahaan berharap penawaran ini akan menarik pengguna yang tertarik dengan teknologi dan tema ekuitas swasta.
Namun, analis memperingatkan bahwa kontrak berjangka pra-IPO membawa risiko unik. Likuiditas yang lebih rendah, volatilitas yang tinggi, dan model penilaian yang tidak pasti dapat menciptakan perubahan harga yang tajam. Oleh karena itu, trader harus mengevaluasi dengan cermat mekanisme kontrak ini sebelum memasuki posisi.
Terkait: Keir Starmer Mengundurkan Diri Sebagai PM Inggris Dengan Andy Burnham Diincar Sebagai Penerus
Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.