Perdebatan Bitcoin Memanas Saat PMI AS Mencapai Terkuat Sejak 2022

Perdebatan Bitcoin Memanas Saat PMI AS Mencapai Ekspansi Terkuat Sejak 2022

Last Updated:
Perdebatan Bitcoin Memanas Saat PMI AS Mencapai Ekspansi Terkuat Sejak 2022
  • Siklus bullish Bitcoin sejalan dengan ekspansi PMI, melemahkan narasi siklus empat tahun.
  • PMI AS di 54,5 menandakan pertumbuhan yang kuat, mendukung prospek makro bullish untuk Bitcoin.
  • Inflasi dan biaya yang meningkat terus berlanjut, namun optimisme bisnis mempertahankan momentum ekspansi.

Narasi makro Bitcoin terus mendapatkan daya tarik karena data ekonomi baru memperkuat argumen siklus bisnis. Komentar terbaru dari analis Plan C menyoroti pola historis yang kritis.

Dia berpendapat Bitcoin tidak pernah menyelesaikan pasar bullish penuh sementara Indeks Manajer Pembelian tetap di bawah 50. Akibatnya, sinyal ekspansif saat ini menantang ekspektasi luas dari koreksi yang dalam dan memperkuat prospek bullish secara struktural.

Siklus Bisnis vs. Mitos Pasar

Rencana C mendorong kembali narasi siklus empat tahun yang populer. Sebaliknya, dia mengikat lintasan Bitcoin dengan siklus ekonomi yang lebih luas. Dia mencatat bahwa reli besar sebelumnya selaras dengan periode ekspansi ekonomi. Oleh karena itu, data terbaru mendukung tesisnya daripada bertentangan.

Selain itu, skeptisisme seputar koreksi potensial 50% tampaknya semakin salah tempat. Struktur pasar telah berkembang secara signifikan selama dekade terakhir.

Partisipasi institusional, kedalaman likuiditas, dan integrasi makro sekarang membentuk Bitcoin secara berbeda. Oleh karena itu, perbandingan dengan siklus sebelumnya seperti 2015 kurang relevan dalam lingkungan saat ini.

PMI Manufaktur Amerika Serikat Menandakan Kekuatan

Data PMI Manufaktur Amerika Serikat terbaru menambah bobot argumen ini. Indeks naik menjadi 54,5 pada April 2026, menandai level tertinggi sejak Mei 2022. Pembacaan ini mencerminkan ekspansi yang kuat, karena angka di atas 50 menandakan pertumbuhan.

Selain itu, pesanan baru melonjak pada laju tercepat dalam empat tahun, menunjukkan permintaan domestik yang kuat. Output juga meningkat tajam, mencapai level yang tidak terlihat sejak April 2022. Bisnis meningkatkan aktivitas pembelian pada tingkat tercepat dalam empat tahun, menandakan kepercayaan pada permintaan di masa depan.

Namun, beberapa kelemahan tetap ada. Lapangan kerja menurun untuk pertama kalinya dalam sembilan bulan, menunjukkan pemulihan yang tidak merata.

Permintaan ekspor juga terus turun, tertekan oleh tarif dan ketegangan geopolitik. Meskipun demikian, perusahaan meningkatkan persediaan, menunjukkan posisi proaktif terhadap gangguan pasokan.

Tekanan Inflasi dan Implikasi Pasar

Kenaikan biaya menghadirkan perkembangan kunci lainnya. Inflasi harga input naik ke level tertinggi sepuluh bulan, sementara biaya output naik pada laju tercepat sejak Juni 2025. Akibatnya, tekanan inflasi terus meningkat di sektor manufaktur.

Namun, kepercayaan bisnis membaik ke level tertinggi sejak Februari 2025. Optimisme ini mencerminkan ekspektasi permintaan yang berkelanjutan meskipun ada ketidakpastian global. Selain itu, penundaan pemasok, sebagian didorong oleh gangguan geopolitik, semakin berkontribusi pada kenaikan PMI.

Terkait: Nasdaq Mencapai Rekor Baru karena Reli Lima Minggu Menambahkan Lebih dari $6 Triliun

Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.




Consensus Miami 2026-Coin-Edition-Banner-02