- Bitcoin bertahan di atas EMA 50 hari US$80.428, tetapi perlu merebut US$82.648 sebelum menguji US$87.000.
- ETF spot Bitcoin AS mencatat arus keluar bersih US$228,58 juta selama sepekan, melanjutkan tekanan pekan sebelumnya.
- Benjamin Cowen menilai BTC menghadapi titik penentuan, dengan peluang breakout atau koreksi cepat menjelang akhir Oktober.
Prediksi harga Bitcoin (BTC) menjelang akhir Oktober 2026 memasuki fase penting ketika aset kripto tersebut bergerak di sekitar US$81.606 pada analisis Sabtu (17/10/2026). BTC masih bertahan di atas support teknikal US$80.428, tetapi belum mampu merebut kembali resistance US$82.648.
Analis Benjamin Cowen menilai kondisi ini sebagai titik penentuan. Bitcoin berpotensi menguji kembali US$87.000 jika pemulihan berlanjut, tetapi kegagalan mempertahankan support dapat mempercepat koreksi.
Harga Bitcoin Uji Support US$80.428 dan Resistance US$87.000
Berdasarkan grafik BTC/USD di TradingView yang digunakan dalam analisis, BTC berada di atas exponential moving average (EMA) 50 hari pada US$80.428. Namun, harga masih di bawah EMA 20 hari US$82.648 dan garis tren naik yang sebelumnya menopang pergerakan sejak Agustus.
Penutupan harian kembali di atas US$82.648 akan membuka jalan menuju US$84.000, kemudian US$87.000 yang menjadi area puncak September hingga awal Oktober.
Di sisi bawah, penutupan di bawah US$80.428 meningkatkan risiko penurunan ke EMA 100 hari pada US$76.869, disusul EMA 200 hari US$75.810. Kedua rata-rata jangka panjang itu masih bergerak naik, sementara indeks kekuatan relatif (RSI) 46,85 berada di bawah level netral 50, menunjukkan momentum jangka pendek melemah.
Level US$87.000 juga pernah menjadi perhatian dalam analisis Bitcoin sebelumnya di Coin Edition Indonesia, meski kondisi pasar dan indikator yang digunakan berbeda.
ETF Bitcoin Tertekan, Cowen Soroti Titik Penentuan
Data SoSoValue menunjukkan ETF spot Bitcoin AS mengalami arus keluar bersih US$82,39 juta pada 16 Oktober. BlackRock IBIT menyumbang US$71,78 juta dan Fidelity FBTC US$10,61 juta.
Secara mingguan, arus keluar mencapai US$228,58 juta, setelah US$681,10 juta pada pekan sebelumnya. Perubahan tersebut menunjukkan tekanan jual bersih pada produk ETF selama dua pekan, setelah dua pekan sebelumnya mencatat arus masuk.
Dalam video analisisnya, Cowen menyebut Bitcoin berpeluang segera membentuk puncak lokal baru di atas US$87.000 atau justru mengalami kegagalan breakout. Ia menyoroti terbentuknya golden cross dan posisi harga di atas rata-rata 50 pekan sebagai argumen bullish.
Sebaliknya, indikator on-chain MVRV Z-score belum menunjukkan pola penyesuaian yang sama dengan sejumlah titik terendah historis.
Menurut Cowen, penutupan mingguan di bawah US$83.000 dapat membuat pasar kembali meragukan breakout. Ia juga menilai koreksi bisa berlangsung cepat jika EMA 50 hari gagal bertahan.
Sementara itu, trader Ash Crypto melalui X memperkirakan tekanan jual dapat berlanjut sebelum potensi short squeeze pada akhir Oktober. Dalam skenario tersebut, kenaikan harga memaksa penjual short menutup posisi, tetapi proyeksi ini belum memiliki konfirmasi maupun target harga khusus.
Dengan demikian, skenario kenaikan BTC tetap bergantung pada pemulihan US$82.648 dan penembusan US$84.000. Jika support US$80.428 hilang, risiko koreksi menuju US$76.869 menjadi lebih terbuka.
Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.
