- Harga DOOD melonjak 74,88 persen dalam sepekan dan kembali bergerak di atas empat EMA utama, dengan resistance US$0,002750 menjadi target berikutnya.
- Open interest DOOD pulih ke US$22,74 juta, menunjukkan meningkatnya aktivitas spekulatif sekaligus risiko volatilitas.
- Netflow DOOD berbalik negatif sebesar US$179.000, mengindikasikan arus keluar token dari bursa lebih besar daripada arus masuk.
Prediksi harga Doodles (DOOD) menunjukkan kecenderungan bullish dalam jangka pendek setelah token tersebut melonjak 62,78 persen dalam 24 jam dan menguat 74,88 persen selama tujuh hari terakhir.
Berdasarkan data perdagangan dalam analisis 27 Oktober 2026, DOOD diperdagangkan di sekitar US$0,002417, dengan volume perdagangan harian mencapai sekitar US$290,15 juta.
Kapitalisasi pasarnya tercatat sekitar US$18,74 juta, didukung suplai beredar sebanyak 7,8 miliar token DOOD.
Kenaikan tajam ini berlangsung ketika DOOD berhasil merebut kembali sejumlah level teknikal penting. Di sisi lain, aktivitas pasar derivatif mulai meningkat, sementara data arus dana spot memperlihatkan lebih banyak token meninggalkan bursa.
Kombinasi tersebut membuka peluang pemulihan lebih lanjut, tetapi kenaikan open interest dan volatilitas arus bursa juga menunjukkan bahwa pergerakan harga masih berpotensi berubah dengan cepat.
Prediksi Harga Doodles: Reli DOOD Mendekati Resistance US$0,002750
DOOD berhasil kembali bergerak di atas empat Exponential Moving Average (EMA) utama setelah mengalami koreksi pada periode sebelumnya.
Pergerakan tersebut menunjukkan perbaikan momentum teknikal, terutama karena token kini diperdagangkan di atas EMA 200 hari pada US$0,002030.
Keberhasilan merebut kembali rata-rata pergerakan jangka panjang itu memperkuat kecenderungan bullish dalam jangka pendek, meskipun pembeli masih harus menghadapi sejumlah resistance penting.
Resistance terdekat berada pada US$0,002750, yang bertepatan dengan level Fibonacci retracement 0,382.
Area tersebut menjadi ujian penting karena penutupan harian yang meyakinkan di atasnya dapat menarik minat beli tambahan dan memperkuat peluang kelanjutan reli.
Jika DOOD berhasil menembus US$0,002750 dan mempertahankan momentum, target kenaikan berikutnya berada pada US$0,003206.
Tekanan beli yang terus berlanjut juga dapat membuka peluang pengujian resistance lebih tinggi di US$0,003662.
Namun, kedua target tersebut bergantung pada keberhasilan pembeli mengatasi resistance, bukan sekadar kelanjutan kenaikan harga tanpa konfirmasi.
Di sisi bawah, support awal berada pada US$0,002185.
Apabila harga kehilangan level tersebut, DOOD berpotensi mengalami koreksi menuju US$0,002030, yang bertepatan dengan EMA 200 hari.
EMA tersebut dapat menjadi pertahanan berikutnya apabila pembeli kembali masuk ketika harga melemah.
Sebaliknya, penurunan yang lebih dalam dapat membawa DOOD menuju US$0,001758, yaitu area tempat sejumlah rata-rata pergerakan jangka pendek berkumpul.
Dari sisi momentum, indikator Stochastic Relative Strength Index (Stochastic RSI) menunjukkan pembacaan 52,74 dan 42,78.
Kedua angka tersebut mengindikasikan momentum mulai membaik tanpa memasuki wilayah overbought.
Dengan demikian, DOOD masih memiliki ruang untuk melanjutkan pemulihan secara teknikal. Namun, keberhasilan menembus US$0,002750 tetap diperlukan untuk mengonfirmasi potensi kenaikan menuju target berikutnya.
Open Interest DOOD Pulih ke US$22,74 Juta, Risiko Volatilitas Meningkat
Selain pergerakan harga, pasar derivatif Doodles menunjukkan peningkatan aktivitas spekulatif setelah mengalami periode perdagangan yang relatif lebih tenang.
Berdasarkan data CoinGlass untuk DOOD, open interest token tersebut sempat berada di bawah US$10 juta sepanjang sebagian besar tahun ini.
Namun, aktivitas perdagangan meningkat tajam menjelang akhir Oktober, ketika open interest melonjak hingga melampaui US$35 juta.

Lonjakan tersebut menunjukkan semakin besarnya nilai posisi kontrak derivatif yang masih terbuka, mencerminkan peningkatan partisipasi trader di pasar.
Namun, peningkatan open interest tidak selalu berarti sentimen bullish.
Posisi derivatif dapat berasal dari trader yang memperkirakan harga naik maupun turun. Karena itu, peningkatan open interest lebih tepat dibaca sebagai pertumbuhan eksposur pasar yang berpotensi memperbesar volatilitas.
Setelah mencapai puncak di atas US$35 juta, open interest DOOD mengalami penurunan tajam ketika sejumlah trader mengurangi posisi berleverage.
Data berikutnya menunjukkan pemulihan, dengan open interest kembali mencapai sekitar US$22,74 juta pada 27 Oktober.
Pada grafik open interest yang menyertai analisis tersebut, harga DOOD terlihat berada di sekitar US$0,0019.
Perbedaan dengan harga referensi US$0,002417 pada bagian awal artikel menunjukkan bahwa cuplikan data yang digunakan tidak boleh dianggap sebagai kutipan harga dari waktu pengamatan yang identik.
Meski demikian, perubahan open interest memperlihatkan bahwa aktivitas derivatif kembali menjadi faktor penting dalam pergerakan DOOD.
Jika posisi berleverage terus bertambah, perubahan harga yang tajam dapat memicu likuidasi dan memperbesar fluktuasi dalam waktu singkat.
Sebagai perbandingan, analisis harga Pudgy Penguins (PENGU) di Coin Edition Indonesia juga memperlihatkan bagaimana perubahan open interest dapat memberikan gambaran tambahan mengenai aktivitas trader di pasar token yang berkaitan dengan ekosistem NFT.
Bagi DOOD, peningkatan posisi derivatif perlu diamati bersamaan dengan perkembangan harga spot dan kemampuan token mempertahankan support.
Netflow DOOD Berbalik Negatif, Token Mulai Keluar dari Bursa
Data arus dana pasar spot memberikan gambaran lain mengenai perubahan perilaku pemegang DOOD.
Sepanjang 2026, arus token yang masuk dan keluar dari bursa mengalami perubahan berulang, mencerminkan dinamika permintaan dan potensi tekanan jual.
Menurut data spot Doodles di CoinGlass, aktivitas pembelian menunjukkan penguatan pada Mei dan September.
Sementara itu, Oktober mencatat lonjakan arus masuk bursa yang mendekati US$900.000.

Arus masuk bursa dapat menjadi perhatian karena sebagian pemegang mungkin memindahkan token ke platform perdagangan untuk dijual.
Namun, peningkatan deposit tidak otomatis berarti seluruh token tersebut langsung dijual. Transfer ke bursa juga dapat dilakukan untuk tujuan lain.
Perubahan terbaru justru menunjukkan kondisi berbeda.
Pada 27 Oktober, netflow DOOD tercatat sekitar minus US$179.000, mengindikasikan bahwa nilai arus keluar token dari bursa lebih besar daripada arus masuk.
Kondisi tersebut dapat mengurangi jumlah token yang tersedia untuk dijual secara langsung di bursa apabila tren arus keluar terus berlanjut.
Dalam beberapa situasi, arus keluar dapat mencerminkan perpindahan aset ke wallet pribadi atau penyimpanan jangka lebih panjang.
Namun, data netflow saja tidak cukup untuk memastikan bahwa pemegang token sedang melakukan akumulasi.
Karena itu, arus keluar terbaru lebih tepat dilihat sebagai indikasi perubahan aktivitas bursa yang berpotensi mendukung pemulihan harga, bukan konfirmasi bahwa tekanan jual telah berakhir.
Prospek Teknikal Doodles: Support dan Resistance DOOD yang Perlu Diperhatikan
Setelah reli lebih dari 60 persen dalam sehari, DOOD menghadapi fase penting untuk menentukan apakah pembeli mampu mempertahankan momentum.
Berikut level teknikal utama berdasarkan analisis grafik 27 Oktober 2026.
| Jenis | Level Harga | Keterangan |
|---|---|---|
| Resistance | US$0,002750 | Fibonacci retracement 0,382 |
| Resistance | US$0,003206 | Target kenaikan berikutnya |
| Resistance | US$0,003662 | Target bullish lanjutan |
| Support | US$0,002185 | Support terdekat |
| Support | US$0,002030 | EMA 200 hari |
| Support | US$0,001758 | Area kumpulan EMA jangka pendek |
Resistance US$0,002750 menjadi hambatan terpenting bagi kelanjutan tren bullish.
Apabila DOOD berhasil mencatat penutupan harian di atas level tersebut, pembeli berpotensi kembali menguji US$0,003206 dan selanjutnya US$0,003662.
Sebaliknya, support US$0,002185 menjadi batas awal yang perlu dipertahankan untuk menjaga struktur pemulihan.
Penembusan di bawah support tersebut dapat mendorong harga kembali mendekati EMA 200 hari pada US$0,002030.
Apabila tekanan jual terus meningkat dan EMA 200 hari gagal bertahan, area US$0,001758 menjadi support berikutnya yang perlu diperhatikan.
Posisi DOOD di atas empat EMA utama dan pembacaan Stochastic RSI yang membaik masih mendukung kecenderungan bullish jangka pendek.
Namun, besarnya perubahan open interest dan arus token di bursa memperlihatkan bahwa pasar masih rentan mengalami pergerakan tajam ke kedua arah.
Apakah Harga Doodles (DOOD) Akan Terus Naik?
Peluang kenaikan DOOD selanjutnya bergantung pada kemampuan pembeli mempertahankan support US$0,002185 dan menembus resistance US$0,002750.
Dalam skenario bullish, penutupan harian yang meyakinkan di atas US$0,002750 dapat membuka jalan menuju US$0,003206.
Jika permintaan terus meningkat dan momentum tetap kuat, resistance berikutnya berada pada US$0,003662.
Arus keluar token dari bursa juga berpotensi mengurangi tekanan jual dalam jangka pendek apabila berlangsung secara konsisten.
Namun, skenario bearish tetap perlu diperhatikan setelah kenaikan harga yang sangat cepat.
Kegagalan mempertahankan US$0,002185 dapat membawa DOOD kembali menguji EMA 200 hari di US$0,002030, sebelum risiko penurunan lebih dalam menuju US$0,001758 meningkat.
Selain itu, meningkatnya open interest dapat memperbesar volatilitas jika posisi berleverage mengalami likuidasi ketika harga bergerak berlawanan dengan ekspektasi trader.
Dengan demikian, prediksi harga Doodles masih menunjukkan kecenderungan bullish dalam jangka pendek, tetapi konfirmasi breakout di atas US$0,002750 menjadi faktor utama untuk menilai apakah reli tersebut dapat berlanjut.
Pergerakan harga, aktivitas derivatif, dan arus dana spot perlu dipantau bersama untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai kekuatan pemulihan DOOD.
Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.
