Prediksi Harga JUST 2026–2030: JST Bisa Tembus US$0,60?

Last Updated:
Prediksi Harga JUST 2026–2030: JST Bisa Tembus US$0,60?
Google News

Get our latest news first. Add us as your Preferred Source on Google and tap "Star" to prioritize our updates.

  • Prediksi harga JUST (JST) untuk akhir 2026 masih bullish selama bertahan di atas US$0,1145, dengan skenario dasar US$0,13 dan target US$0,24 pada 2030.
  • JUST mengalokasikan dana surplus US$20,34 juta untuk empat tahap buyback mulai kuartal IV 2026, dengan cadangan minimum US$50 juta tetap dipertahankan.
  • Burn kelima JUST menghapus 170,72 juta JST, sehingga total token yang dibakar mencapai 1,88 miliar JST atau 19,01 persen dari suplai awal.

Prediksi harga JUST (JST) untuk 2026 hingga 2030 masih menunjukkan peluang pertumbuhan jangka panjang setelah token tersebut mencatat reli kuat sepanjang tahun. Namun, keberlanjutan tren bullish akan bergantung pada kemampuan JST mempertahankan support utama dan perkembangan program pembelian kembali token atau buyback.

Berdasarkan grafik mingguan dalam analisis 29 Oktober 2026, harga JST berada di sekitar US$0,1407, sedikit melemah 0,29 persen dalam sepekan.

Harga tersebut masih jauh lebih tinggi dibandingkan level sekitar US$0,03 pada awal tahun, sekaligus menunjukkan bahwa JST telah melewati area puncak kenaikan 2022 di sekitar US$0,115.

Di sisi fundamental, JUST memperbarui mekanisme buyback dan burn dengan mengalokasikan dana surplus sekitar US$20,34 juta untuk pembelian token secara bertahap mulai kuartal IV 2026.

JUST juga telah menyelesaikan lima putaran pembakaran token yang secara kumulatif menghapus lebih dari 1,88 miliar JST dari suplai awal.

Perkembangan tersebut menjadi dasar sejumlah skenario harga, termasuk proyeksi dasar US$0,13 pada akhir 2026 dan US$0,24 pada akhir 2030.

Namun, target tersebut merupakan estimasi berdasarkan kondisi pasar dan asumsi pertumbuhan ekosistem, bukan jaminan harga masa depan.

Prediksi Harga JUST (JST) 2026: Bisakah Bertahan di Atas US$0,1145?

Prediksi harga JUST untuk akhir 2026 berada dalam rentang US$0,08 hingga US$0,20, dengan skenario dasar pada US$0,13.

Skenario tersebut bergantung pada kemampuan JST mempertahankan Exponential Moving Average (EMA) 20 minggu di US$0,1145.

Level ini menjadi support utama setelah harga mencatat kenaikan cukup besar sepanjang 2026.

Jika JST mampu bertahan di atasnya, struktur bullish mingguan masih berpeluang berlanjut meskipun harga mengalami konsolidasi.

Sebaliknya, penutupan mingguan di bawah EMA 50 minggu pada US$0,0885 dapat memperbesar risiko koreksi menuju batas bawah Bollinger Bands di sekitar US$0,0764.

Analisis Grafik Mingguan JST: Resistance US$0,1477 Jadi Ujian

Berdasarkan grafik mingguan JST/USD, token tersebut berada di sekitar US$0,1407 dan masih diperdagangkan di atas EMA 20 minggu pada US$0,1145.

Harga juga berada dekat batas atas Bollinger Bands pada US$0,1477, memperlihatkan bahwa momentum kenaikan masih cukup kuat.

JST telah mengalami kenaikan dari sekitar US$0,03 pada awal 2026 hingga melampaui area puncak harga 2022 di sekitar US$0,115.

Saat ini, harga berada sekitar 23 persen di atas EMA 20 minggu.

Jarak tersebut menunjukkan kekuatan tren, tetapi sekaligus membuka kemungkinan koreksi menuju rata-rata pergerakan jika momentum mulai melemah.

Di sisi lain, EMA 50 minggu berada di US$0,0885, EMA 100 minggu di US$0,0682, dan EMA 200 minggu di US$0,0523.

Ketiganya berada di bawah harga saat ini, dengan susunan yang masih mendukung tren bullish dalam kerangka waktu lebih panjang.

Namun, jarak harga yang cukup jauh dari rata-rata pergerakan tersebut juga menunjukkan bahwa JST telah mengalami kenaikan besar.

Karena itu, koreksi menuju EMA 20 minggu tidak otomatis membatalkan tren bullish.

Pergerakan seperti itu dapat menjadi bagian dari konsolidasi setelah reli, selama harga mampu mempertahankan struktur support yang lebih luas.

Dalam skenario dasar, JST diperkirakan lebih berpeluang bergerak dalam rentang US$0,11–US$0,15 hingga akhir 2026 dibandingkan langsung turun menuju EMA 50 minggu.

Namun, penutupan mingguan di bawah US$0,1145 dapat mengubah pandangan tersebut.

Sementara itu, skenario bullish yang lebih agresif membutuhkan penutupan mingguan di atas batas atas Bollinger Bands pada US$0,1477.

Jika pembeli mampu mempertahankan momentum tersebut, peluang kenaikan menuju US$0,15 dan level lebih tinggi akan semakin terbuka.

Support dan Resistance JUST per 29 Oktober 2026

JenisHargaKeterangan
ResistanceUS$0,1426Level tertinggi pekan berjalan
ResistanceUS$0,1477Batas atas Bollinger Bands
ResistanceUS$0,1500Resistance psikologis
SupportUS$0,1145EMA 20 minggu
SupportUS$0,1121Garis tengah Bollinger Bands
SupportUS$0,0885EMA 50 minggu
Support lanjutanUS$0,0764Batas bawah Bollinger Bands

Resistance US$0,1477 menjadi perhatian utama apabila JST kembali mencoba melanjutkan reli.

Di sisi bawah, US$0,1145 merupakan support terpenting untuk mempertahankan skenario bullish hingga akhir tahun.

Jika support tersebut gagal bertahan, area US$0,1121 dapat diuji sebelum risiko koreksi lebih dalam menuju US$0,0885 meningkat.

Sebelumnya, Coin Edition Indonesia membahas potensi breakout JUST pada Maret 2026, ketika JST masih bergerak di sekitar US$0,061–US$0,062.

Pergerakan terbaru menunjukkan bahwa harga telah melampaui beberapa resistance yang menjadi perhatian pada periode tersebut.

JUST Siapkan Buyback US$20,34 Juta dan Perluas Sumber Pendapatan

Salah satu perkembangan utama yang memengaruhi prospek jangka panjang JST adalah pembaruan mekanisme buyback dan burn.

JUST mengumumkan perubahan kerangka program tersebut pada 23 Oktober 2026, kemudian menerbitkan siaran pers pada 24 Oktober.

Dalam skema terbaru, JUST menetapkan batas cadangan kas minimum sebesar US$50 juta.

Cadangan tersebut dimaksudkan untuk menjaga likuiditas, mendukung kebutuhan operasional, dan menyediakan perlindungan ketika ekosistem menghadapi kondisi pasar yang tidak menguntungkan.

Sementara itu, dana yang berada di atas batas cadangan tersebut dapat dialokasikan untuk mendukung pembelian kembali JST.

Menurut JUST, sekitar US$20,34 juta dana surplus telah dialokasikan untuk empat putaran buyback mendatang.

Pelaksanaannya dijadwalkan dimulai pada kuartal IV 2026.

Namun, angka US$20,34 juta tersebut merupakan dana yang disiapkan untuk pembelian pada masa mendatang, bukan nilai buyback yang telah seluruhnya diselesaikan.

Secara rata-rata, pembagian dana tersebut setara dengan sekitar US$5,1 juta untuk setiap putaran.

Meski demikian, nilai aktual masing-masing pembelian tetap bergantung pada pelaksanaan program dan kondisi likuiditas pasar.

Pendapatan JustLend, GasFree, dan USDD Jadi Sumber Buyback

Perubahan lain adalah perluasan sumber dana yang digunakan untuk membeli kembali JST.

Sebelumnya, program buyback terutama menggunakan pendapatan JustLend dan pendapatan USDD yang memenuhi ketentuan.

Kini, pendapatan GasFree juga dimasukkan sebagai salah satu sumber pendanaan.

Berikut ringkasan mekanisme baru tersebut.

KomponenKetentuan
Cadangan minimumUS$50 juta
Dana surplus untuk buybackSekitar US$20,34 juta
Pelaksanaan dana surplusEmpat putaran mulai Q4 2026
Sumber pendapatanJustLend, GasFree, dan USDD yang memenuhi syarat
Ambang pendapatan USDDUS$10 juta
MekanismePembelian berkelanjutan, pembakaran berkala
PengelolaJUST DAO

JUST menyebut pendekatan barunya sebagai continuous buyback, periodic burn.

Artinya, pembelian token akan dilakukan secara berkelanjutan dengan mempertimbangkan pendapatan serta kondisi pasar, sedangkan pembakaran JST dilakukan secara berkala.

Besarnya pembelian juga dapat disesuaikan dengan kedalaman likuiditas agar transaksi tidak menimbulkan gangguan pasar yang berlebihan.

Seluruh program berada di bawah tata kelola JUST DAO, dengan komitmen publikasi laporan keuangan dan transaksi yang dapat diperiksa melalui blockchain.

JUST juga menyatakan bahwa cadangan pendapatan historis JustLend yang digunakan untuk mendanai fase awal buyback telah habis dialokasikan.

Karena itu, keberlanjutan program berikutnya akan semakin bergantung pada pendapatan operasional yang benar-benar dihasilkan dari ketiga lini bisnis tersebut.

Namun, program buyback dan burn tidak secara otomatis menjamin kenaikan harga JST.

Dampaknya tetap bergantung pada jumlah token yang berhasil dibeli, tekanan jual dari pemegang lainnya, pertumbuhan ekosistem, serta kondisi pasar kripto secara keseluruhan.

Burn Kelima JUST Hapus 170,72 Juta JST, Total Capai 19,01 Persen Suplai Awal

JUST juga telah menyelesaikan putaran kelima pembelian kembali dan pembakaran JST pada 16 Oktober 2026.

Berdasarkan pengumuman resmi JustLend yang diterbitkan pada 17 Oktober, sebanyak 170.723.144 JST telah dikirim ke alamat pembakaran.

Jumlah tersebut setara sekitar 1,72 persen dari suplai awal JST.

Nilai token yang dibakar diperkirakan mencapai US$23,53 juta berdasarkan harga pada saat pelaksanaan.

Sementara itu, rincian sumber pendanaan buyback terdiri atas pendapatan bersih JustLend kuartal III dan alokasi pendapatan historis.

Rincian burn kelimaNilai
JST yang dibakar170.723.144 JST
Estimasi nilai token saat dibakarUS$23,53 juta
Pendanaan dari laba bersih JustLend Q3US$9,28 juta
Alokasi pendapatan historisUS$10,34 juta
Total JST yang dibakar dalam lima putaran1.881.973.007 JST
Proporsi suplai awal yang telah dibakar19,01 persen

Dua komponen pendanaan yang dirinci berjumlah sekitar US$19,62 juta.

Angka tersebut berbeda dari estimasi nilai pasar US$23,53 juta atas token yang dibakar.

Perbedaan itu penting karena nilai token pada waktu pembakaran tidak harus sama dengan total dana yang digunakan dalam transaksi pembelian sebelumnya.

Setelah lima putaran, jumlah JST yang telah dibakar secara kumulatif mencapai 1.881.973.007 token, atau 19,01 persen dari suplai awal.

Pengurangan suplai tersebut merupakan salah satu bagian utama perubahan tokenomics JUST.

Namun, semakin sedikitnya token yang beredar tidak otomatis membuat harga JST terus meningkat.

Harga masih dipengaruhi oleh permintaan terhadap token, likuiditas, aktivitas perdagangan, dan perkembangan ekosistem.

Dalam jangka panjang, keberhasilan program juga bergantung pada kemampuan JUST mempertahankan pendapatan sehingga pembelian kembali dapat terus dilakukan.

Laporan JUST Q3 2026: Volume Pinjaman Naik, Jumlah Pengguna Menurun

Selain memperbarui mekanisme buyback, JUST menerbitkan laporan perkembangan kuartal III dan Oktober 2026 pada 26 Oktober.

Laporan tersebut mencakup perkembangan operasional, pengelolaan cadangan, aktivitas JustLend, kinerja USDD, serta restrukturisasi tata kelola.

Seluruh angka di bawah merupakan data yang dilaporkan oleh JUST.

IndikatorHasil yang dilaporkan
Cadangan treasury per 22 OktoberSekitar US$139,95 juta
Kenaikan cadangan dibanding Q2Sekitar US$20,12 juta
TVL JustLend yang dicapai selama Q3US$7,287 miliar
Pertumbuhan volume aset yang dipasok10,27 persen QoQ
Pertumbuhan volume pinjaman8,52 persen QoQ
Pendapatan USDD selama Q3US$9,70 juta, naik 26,74 persen QoQ
Jumlah pemasok likuiditas28.403, turun 3,46 persen
Jumlah peminjam3.301, turun 0,54 persen

Salah satu perkembangan yang menarik adalah pertumbuhan aktivitas pinjam-meminjam di JustLend.

Volume aset yang dipasok ke pasar pinjaman meningkat 10,27 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.

Sementara itu, volume pinjaman bertambah 8,52 persen.

Namun, peningkatan aktivitas tersebut tidak disertai pertumbuhan jumlah peserta.

Jumlah pemasok likuiditas turun 3,46 persen menjadi 28.403, sedangkan jumlah peminjam berkurang 0,54 persen menjadi 3.301.

Perbedaan ini menunjukkan bahwa peningkatan volume transaksi belum tentu berasal dari perluasan basis pengguna.

Aktivitas yang lebih besar juga dapat terjadi ketika pengguna yang sudah ada meningkatkan nilai aset yang disimpan atau dipinjam.

Bagi prospek JST, perkembangan tersebut penting karena keberlanjutan program buyback akan semakin bergantung pada pendapatan nyata dari penggunaan produk.

Jika aktivitas keuangan terus meningkat tetapi jumlah pengguna tidak berkembang, pertumbuhan pendapatan jangka panjang masih perlu diuji.

Sebaliknya, peningkatan jumlah peserta yang diikuti pertumbuhan volume dapat memberikan dasar operasional yang lebih luas.

JUST Satukan JustLend, USDD, dan GasFree di Bawah JUST DAO

Pada 23 Oktober, JUST juga melakukan restrukturisasi merek dan tata kelola ekosistemnya.

Perubahan tersebut menyatukan tiga produk utama, yakni JustLend, USDD, dan GasFree, di bawah identitas JUST.

JUST turut memperbarui whitepaper untuk menjelaskan struktur produk, mekanisme tokenomics JST, dan model tata kelola yang baru.

ProdukFungsi utama
JustLendPinjaman, penyediaan aset, staking TRX, dan layanan sumber daya jaringan
USDDInfrastruktur stablecoin
GasFreeTransfer token dengan biaya yang dapat dibayar menggunakan token yang didukung

Dalam restrukturisasi tersebut, JustLend Grants DAO diperluas menjadi JUST DAO, yang memiliki tanggung jawab terhadap keseluruhan ekosistem.

Langkah ini bertujuan menyatukan pengelolaan produk, pendanaan, serta pelaksanaan buyback dan burn JST.

Bagi pemegang token, perubahan tersebut berarti mekanisme ekonomi JST kini dikaitkan dengan lebih banyak lini bisnis dibandingkan sebelumnya.

Namun, manfaat ekonominya tetap bergantung pada realisasi pendapatan dan pelaksanaan program sesuai ketentuan yang diumumkan.

JUST DAO Ikut Diskusi tentang Utilitas Token

Selain pembaruan produk, JUST DAO juga dijadwalkan mengikuti diskusi bersama SUN.io, BitTorrent, dan WINkLink pada 29 Oktober 2026.

Acara tersebut berlangsung melalui X pada pukul 13.00 UTC atau 20.00 WIB.

Pembahasannya mencakup utilitas token, insentif pengguna, kepercayaan pemegang aset, dan partisipasi jangka panjang dalam DeFi.

Namun, diskusi tersebut bukan pengumuman produk baru atau perubahan tokenomics yang sudah dipastikan.

Karena itu, pernyataan yang muncul dalam acara tersebut perlu dibedakan dari keputusan tata kelola resmi maupun perubahan protokol yang telah diterapkan.

Prediksi Harga JUST (JST) 2026–2030: Skenario Bearish, Dasar, dan Bullish

Proyeksi harga JST hingga 2030 dapat dibagi menjadi tiga skenario berdasarkan struktur grafik mingguan, perkembangan buyback, dan asumsi pertumbuhan pendapatan JUST.

Skenario bearish menggambarkan kondisi ketika harga kehilangan support utama dan aktivitas ekosistem gagal mempertahankan momentum.

Skenario dasar mengasumsikan JUST mampu melanjutkan operasional dan program buyback, tetapi pertumbuhan harga berlangsung lebih bertahap.

Sementara itu, skenario bullish membutuhkan peningkatan penggunaan produk, pendapatan, dan permintaan pasar yang lebih kuat.

Berikut estimasi harga akhir tahun dalam setiap skenario.

TahunBearishDasarBullishPerubahan skenario dasar dari US$0,14
2026US$0,08US$0,13US$0,20-8%
2027US$0,06US$0,15US$0,28+7%
2028US$0,06US$0,17US$0,36+21%
2029US$0,07US$0,20US$0,45+42%
2030US$0,08US$0,24US$0,60+71%

Catatan: Persentase dibulatkan berdasarkan harga referensi US$0,1407 pada analisis 29 Oktober 2026. Seluruh angka merupakan skenario editorial, bukan target resmi JUST atau jaminan investasi.

Prediksi Harga JUST 2027: Bisakah Buyback Mendukung US$0,15?

Pada 2027, JST diperkirakan dapat bergerak dalam rentang US$0,06 hingga US$0,28, dengan skenario dasar US$0,15.

Salah satu faktor utama adalah pelaksanaan program buyback yang telah diperbarui.

Dana surplus US$20,34 juta yang dibagi ke empat putaran setara dengan rata-rata sekitar US$5,1 juta per putaran.

Nilai tersebut hanya sekitar seperempat dari US$19,62 juta pendanaan yang dirinci untuk burn kelima.

Karena itu, mempertahankan aktivitas buyback dalam skala besar akan membutuhkan kontribusi pendapatan berkelanjutan dari JustLend, GasFree, dan USDD.

Jika ketiga produk tersebut mampu menghasilkan pendapatan sesuai rencana, JUST memiliki peluang melanjutkan pembelian dan pembakaran JST.

Skenario dasar US$0,15 mengasumsikan bahwa pembeli mampu mempertahankan struktur kenaikan setelah periode konsolidasi.

Namun, jika pendapatan melemah dan harga kehilangan sebagian besar kenaikan 2026, JST dapat kembali menuju area US$0,06–US$0,07.

Area tersebut berdekatan dengan EMA 100 minggu dalam snapshot grafik Oktober 2026, meskipun posisi EMA dapat berubah seiring waktu.

Sebaliknya, skenario bullish US$0,28 membutuhkan kelanjutan tren naik setelah konsolidasi dan peningkatan permintaan yang cukup besar.

Prediksi Harga JUST 2028: Pertumbuhan Pengguna Jadi Penentu US$0,17

Pada 2028, JST diproyeksikan berada dalam rentang US$0,06 hingga US$0,36, dengan skenario dasar US$0,17.

Perkiraan tersebut bergantung pada kemampuan JUST memperluas penggunaan produknya.

Data kuartal III 2026 menunjukkan volume pinjaman dan penyediaan aset meningkat, tetapi jumlah pemasok likuiditas serta peminjam justru menurun.

Karena itu, pertumbuhan pengguna menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam proyeksi jangka menengah.

Jika jumlah peserta kembali meningkat bersama volume transaksi, JustLend berpotensi memperoleh dasar pendapatan yang lebih luas.

Peningkatan aktivitas USDD dan GasFree juga dapat menambah kontribusi terhadap program buyback JST.

Dalam skenario dasar, perkembangan tersebut mendukung peluang harga mencapai US$0,17 pada akhir 2028.

Sementara itu, skenario bearish US$0,06 mengasumsikan kenaikan besar pada 2026 tidak dapat dipertahankan.

Kondisi serupa pernah terjadi setelah lonjakan harga JST pada 2022, ketika token tersebut kemudian menghabiskan sekitar tiga tahun di kisaran US$0,02–US$0,04.

Adapun skenario bullish US$0,36 membutuhkan ekspansi penggunaan DeFi yang lebih besar, peningkatan pendapatan, dan permintaan pembelian yang mampu menyerap tekanan jual selama tren berlangsung.

Prediksi Harga JUST 2029: Burn Berkelanjutan Bisa Dukung US$0,20?

Prediksi harga JUST untuk akhir 2029 berada dalam rentang US$0,07 hingga US$0,45, dengan skenario dasar US$0,20.

Angka tersebut sekitar 42 persen lebih tinggi dibandingkan harga referensi US$0,1407 pada Oktober 2026.

Pada tahap ini, keberhasilan mekanisme buyback dan burn akan semakin bergantung pada kinerja bisnis selama beberapa tahun.

Program baru JUST menghubungkan pendanaan buyback dengan pendapatan yang dihasilkan dari JustLend, GasFree, dan USDD.

Jika ketiganya terus berkembang, dana yang tersedia untuk pembelian kembali JST berpotensi meningkat.

Pembakaran berkala juga dapat mengurangi suplai token lebih lanjut setelah 1,88 miliar JST dihapus hingga Oktober 2026.

Namun, pengurangan suplai tidak selalu menghasilkan kenaikan harga jika permintaan pasar menurun.

Skenario bearish US$0,07 menggambarkan kondisi ketika pendapatan proyek tidak berkembang sesuai rencana dan skala burn mengecil.

Sebaliknya, skenario bullish US$0,45 membutuhkan peningkatan aktivitas ekonomi yang lebih besar dan permintaan pasar yang mampu mempertahankan tren naik dari level harga yang sudah lebih tinggi.

Dengan demikian, keberlanjutan pembakaran token perlu dinilai bersama pertumbuhan bisnis, bukan diperlakukan sebagai jaminan apresiasi harga.

Prediksi Harga JUST 2030: Apakah JST Bisa Mencapai US$0,60?

Untuk akhir 2030, JST diperkirakan dapat bergerak antara US$0,08 dan US$0,60, dengan skenario dasar US$0,24.

Target dasar tersebut setara sekitar 1,7 kali harga referensi Oktober 2026.

Skenario US$0,24 mengasumsikan JUST mampu mempertahankan pertumbuhan bisnis, melanjutkan buyback, dan menjaga permintaan terhadap JST sepanjang beberapa tahun berikutnya.

Namun, target bullish US$0,60 membutuhkan kondisi yang jauh lebih kuat.

Pada harga tersebut, JST akan diperdagangkan sekitar 4,3 kali harga US$0,1407.

Kenaikan sebesar itu membutuhkan ekspansi permintaan yang besar, serupa dengan tren pertumbuhan yang terlihat sepanjang 2026, tetapi dimulai dari tingkat harga yang lebih tinggi.

Untuk mendukung skenario tersebut, pendapatan JustLend, USDD, dan GasFree perlu terus meningkat sehingga buyback dapat berlangsung secara konsisten.

Sementara itu, pembaruan whitepaper dan tokenomics JST juga menjadi faktor yang perlu diamati.

Perubahan kebijakan suplai, tata kelola, atau mekanisme penggunaan token di masa mendatang dapat memengaruhi relevansi setiap skenario harga.

Dalam kondisi bearish, JST berisiko kembali menuju US$0,08, sekitar 43 persen lebih rendah dibandingkan harga referensi Oktober 2026.

Area tersebut berada tidak jauh dari EMA 50 minggu dan batas bawah Bollinger Bands pada grafik yang digunakan dalam analisis.

Namun, kedua indikator akan terus berubah selama beberapa tahun sehingga tidak dapat dianggap sebagai support statis untuk 2030.

Karena itu, target harga jangka panjang sebaiknya dipahami sebagai rentang kemungkinan yang bergantung pada sejumlah asumsi, bukan angka pasti yang harus dicapai.

FAQ

Berapa prediksi harga JUST untuk akhir 2026?

JST diperkirakan dapat berada dalam rentang US$0,08 hingga US$0,20 pada akhir 2026, dengan skenario dasar US$0,13. Prediksi tersebut bergantung pada kemampuan harga mempertahankan EMA 20 minggu di US$0,1145. Penutupan mingguan di bawah EMA 50 minggu pada US$0,0885 dapat meningkatkan risiko koreksi menuju US$0,0764.

Berapa harga JUST (JST) pada 2030?

Dalam proyeksi ini, harga JST pada akhir 2030 memiliki skenario bearish US$0,08, dasar US$0,24, dan bullish US$0,60. Skenario dasar setara sekitar 1,7 kali harga referensi US$0,1407 pada Oktober 2026. Seluruh angka bergantung pada perkembangan bisnis JUST, mekanisme buyback, dan kondisi pasar.

Apa itu program buyback and burn JUST (JST)?

Program buyback dan burn JUST menggunakan pendapatan ekosistem untuk membeli kembali JST, kemudian membakar token tersebut secara berkala. Sumber pendanaannya mencakup JustLend, GasFree, dan pendapatan USDD yang memenuhi persyaratan. JUST juga mengalokasikan dana surplus US$20,34 juta untuk empat putaran pembelian mulai kuartal IV 2026.

Berapa banyak JST yang sudah dibakar?

Hingga 16 Oktober 2026, JUST telah membakar sebanyak 1.881.973.007 JST melalui lima putaran, setara 19,01 persen dari suplai awal. Burn kelima menghapus 170.723.144 JST dengan estimasi nilai pasar US$23,53 juta saat pembakaran.

Mengapa harga JUST naik sepanjang 2026?

JST meningkat dari sekitar US$0,03 pada awal tahun menjadi US$0,1407 dalam analisis akhir Oktober. Perkembangan buyback, burn, dan restrukturisasi JUST menjadi faktor fundamental yang mendapat perhatian pasar. Namun, data tersebut tidak cukup untuk memastikan bahwa salah satu perkembangan tersebut menjadi penyebab tunggal kenaikan harga.

Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.