Prediksi Harga XRP 24 Oktober: Rekor 8,24 Juta Wallet, tetapi Masih Bearish

Last Updated:
Prediksi Harga XRP 24 Oktober: Rekor 8,24 Juta Wallet, tetapi Masih Bearish
Google News

Get our latest news first. Add us as your Preferred Source on Google and tap "Star" to prioritize our updates.

  • Prediksi harga XRP masih bearish di bawah EMA 100 hari pada US$1,34, dengan support utama US$1,26.
  • Santiment mencatat rekor 8,24 juta wallet XRP Ledger dengan saldo, termasuk 4.772 wallet baru dalam sehari.
  • Darkfost melaporkan rata-rata bulanan deposit whale XRP ke Binance mencapai US$112,4 juta, tertinggi tujuh bulan.

Prediksi harga XRP untuk Sabtu, 24 Oktober 2026, masih menunjukkan kecenderungan bearish selama token tersebut berada di bawah exponential moving average (EMA) 100 hari pada US$1,34. Meski XRP menguat 1,52 persen menjadi US$1,33, pembeli belum berhasil merebut kembali resistance penting tersebut.

Harga saat ini masih bertahan di sekitar garis tren naik yang membentuk batas bawah pola segitiga menyempit. Namun, penurunan di bawah support US$1,26 dapat memperlemah struktur teknikal dan meningkatkan risiko koreksi lebih dalam.

Di tengah tekanan harga, data on-chain justru memperlihatkan perkembangan berbeda. Santiment melaporkan bahwa XRP Ledger telah mencapai rekor 8,24 juta wallet dengan saldo, sementara pertumbuhan wallet baru meningkat tajam.

Namun, aktivitas investor besar atau whale juga menjadi perhatian setelah rata-rata deposit XRP ke Binance dilaporkan mencapai level tertinggi dalam tujuh bulan.

Perbedaan antara pertumbuhan jaringan, aktivitas whale, dan tren harga tersebut menjadi faktor penting dalam menilai peluang pemulihan XRP menjelang 24 Oktober.

Harga XRP Bertahan di Pola Segitiga, EMA 100 Hari Jadi Resistance

Berdasarkan grafik XRP/USD di TradingView, harga XRP pada 23 Oktober diperdagangkan sekitar US$1,33, naik 1,52 persen secara harian.

Token tersebut masih mempertahankan garis tren naik yang membentuk bagian bawah pola segitiga menyempit.

Namun, harga berada di bawah seluruh empat EMA utama pada grafik harian, menunjukkan bahwa tekanan bearish belum sepenuhnya mereda.

EMA 100 hari pada US$1,34 menjadi resistance pertama yang perlu direbut untuk memulai pemulihan.

Di atasnya, EMA 20 hari berada pada US$1,36, sedangkan EMA 50 dan EMA 200 hari berkumpul di sekitar US$1,37.

Susunan resistance yang berdekatan tersebut membuat XRP menghadapi sejumlah hambatan teknikal sebelum dapat membangun momentum bullish yang lebih kuat.

Keberhasilan menembus US$1,34 saja belum cukup untuk mengonfirmasi pembalikan tren. Harga juga perlu mempertahankan kenaikannya melewati area US$1,36–US$1,37.

Sementara itu, indikator Parabolic SAR berada pada US$1,26, setelah titik indikator tersebut berpindah ke bawah harga.

Perubahan posisi Parabolic SAR mengindikasikan bahwa tren jangka pendek mulai berbalik positif berdasarkan indikator tersebut.

Namun, sinyal tersebut belum didukung sepenuhnya oleh struktur EMA harian yang masih berada di atas harga.

Posisi Parabolic SAR juga berdekatan dengan garis tren naik pada batas bawah pola segitiga.

Karena itu, area US$1,26 menjadi support penting untuk menentukan apakah struktur konsolidasi XRP masih bertahan.

Jika harga mencatat penutupan harian di bawah level tersebut, pola segitiga berisiko mengalami breakdown.

Secara keseluruhan, XRP dinilai lebih berpeluang tertahan di bawah US$1,34 daripada langsung menembus resistance tersebut pada perdagangan 24 Oktober.

Berikut level support dan resistance XRP berdasarkan analisis 23 Oktober 2026.

JenisHargaDasar Teknikal
ResistanceUS$1,34EMA 100 hari
ResistanceUS$1,37EMA 50 dan EMA 200 hari
ResistanceUS$1,40Level konfirmasi awal menurut Santiment
SupportUS$1,30Level psikologis dan batas atas support ChartNerd
SupportUS$1,26Parabolic SAR dan garis tren naik segitiga
SupportUS$1,00Level psikologis dekat titik terendah Agustus

Sebelumnya, analisis XRP di Coin Edition Indonesia pada 22 Oktober juga menyoroti resistance US$1,37 setelah harga kehilangan sejumlah support teknikal penting.

Perkembangan terbaru menunjukkan XRP masih kesulitan merebut kembali area tersebut, meskipun Parabolic SAR kini memberikan sinyal pemulihan jangka pendek.

XRP Ledger Catat Rekor 8,24 Juta Wallet, Santiment Soroti US$1,40

Di luar pergerakan harga, aktivitas jaringan XRP Ledger menunjukkan pertumbuhan yang berlanjut.

Melalui unggahan resmi Santiment Intelligence di X pada 22 Oktober, perusahaan analitik blockchain tersebut melaporkan bahwa jumlah wallet XRP Ledger dengan saldo telah mencapai 8,24 juta, tertinggi sepanjang pencatatannya.

Angka tersebut mencerminkan pertumbuhan jumlah alamat yang memiliki saldo XRP meskipun harga token mengalami volatilitas dalam beberapa bulan terakhir.

Santiment juga mencatat adanya 4.772 wallet baru dalam satu hari.

Jumlah tersebut merupakan lonjakan pertumbuhan wallet harian terbesar kelima sejak Maret 2026.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa jumlah alamat baru di jaringan terus bertambah, sekalipun pergerakan harga XRP belum memperlihatkan pemulihan yang sebanding.

Namun, rekor 8,24 juta wallet tidak dapat langsung disamakan dengan 8,24 juta investor atau pengguna unik.

Satu individu, perusahaan, maupun platform kustodian dapat mengendalikan beberapa alamat sekaligus. Karena itu, data tersebut lebih tepat dipahami sebagai jumlah wallet dengan saldo daripada jumlah pemegang XRP secara individual.

Saat Santiment mempublikasikan data tersebut, XRP diperdagangkan di sekitar US$1,36.

Perusahaan analitik itu kemudian mengidentifikasi dua kondisi yang dapat menentukan apakah pertumbuhan wallet mampu mendukung pemulihan harga.

Skenario positif menuju US$1,50

Santiment menilai XRP perlu mempertahankan kenaikan di atas US$1,40, sementara pertumbuhan wallet baru tetap berada di sekitar atau melebihi 4.000 alamat per hari.

Apabila kedua kondisi tersebut berlangsung bersamaan, peluang pemulihan menuju US$1,50 dapat semakin terbuka.

Kenaikan harga di atas US$1,40 akan menjadi konfirmasi awal bahwa pasar mulai merespons perkembangan aktivitas jaringan.

Sementara itu, pertumbuhan wallet yang konsisten diperlukan untuk menunjukkan bahwa lonjakan 4.772 alamat bukan sekadar peningkatan sesaat.

Skenario negatif di bawah US$1,30

Sebaliknya, Santiment menilai sinyal pertumbuhan jaringan akan menjadi kurang meyakinkan dalam jangka pendek apabila XRP turun di bawah US$1,30 dan pembentukan wallet baru melemah hingga kurang dari sekitar 3.000 per hari.

Kondisi tersebut dapat mengindikasikan bahwa pertumbuhan partisipasi jaringan belum cukup kuat untuk menopang pemulihan harga.

Dengan XRP kini diperdagangkan di sekitar US$1,33, support US$1,30 berada lebih dekat dibandingkan resistance US$1,40.

Karena itu, pertumbuhan wallet saja belum dapat dianggap sebagai konfirmasi bahwa harga XRP akan segera memasuki tren bullish.

Deposit Whale XRP ke Binance Capai Tertinggi Tujuh Bulan

Sementara jumlah wallet XRP Ledger meningkat, aktivitas investor besar di bursa memperlihatkan perkembangan yang berbeda.

Dalam analisis terbaru CryptoQuant, analis on-chain Darkfost mengungkapkan bahwa rata-rata bulanan arus masuk XRP dari whale ke Binance telah mencapai US$112,4 juta.

Angka tersebut merupakan level tertinggi sejak Maret 2026 atau dalam tujuh bulan terakhir.

Dalam pengamatannya, Darkfost mengelompokkan transaksi whale sebagai transfer yang melibatkan lebih dari 1 juta XRP.

Dengan pendekatan tersebut, ia memantau aktivitas deposit dalam jumlah besar untuk menilai perubahan perilaku pemegang XRP bermodal besar.

Sejak Agustus, rata-rata bulanan arus masuk dari kelompok whale tersebut meningkat sebesar US$72 juta hingga mencapai US$112,4 juta.

Nilai ini juga melampaui rata-rata sekitar US$90 juta yang tercatat selama tiga bulan sebelumnya.

Dalam periode tertentu, arus masuk harian bahkan sempat menembus US$400 juta.

Darkfost mengaitkan peningkatan tersebut dengan pemulihan harga XRP lebih dari 30 persen sejak Agustus.

Menurutnya, kenaikan harga itu kemungkinan mendorong sebagian pemegang besar untuk merealisasikan keuntungan setelah periode pemulihan.

Transfer aset ke bursa sering dipantau sebagai salah satu indikator potensi tekanan jual karena token yang dikirim dapat digunakan untuk transaksi perdagangan.

Namun, deposit XRP ke Binance tidak otomatis berarti seluruh token tersebut langsung dijual.

Sebagian transfer juga dapat mencerminkan perpindahan aset, pengelolaan likuiditas, atau kebutuhan transaksi lainnya.

Darkfost juga menjelaskan bahwa arus masuk whale belakangan telah kembali mendekati tingkat yang lebih normal.

Perkembangan tersebut mengindikasikan bahwa tekanan jual yang sebelumnya meningkat kemungkinan mulai mereda.

Ia turut mencatat bahwa puncak arus masuk pada September berada jauh di bawah level puncak Agustus.

Meski demikian, kondisi tersebut dapat berubah dengan cepat apabila harga XRP kembali mengalami pergerakan besar.

Karena itu, data whale tetap menjadi indikator yang perlu dipantau bersama struktur harga dan aktivitas jaringan.

Perkembangan ini juga berbeda dari data outflow whale Binance yang sebelumnya dibahas Coin Edition Indonesia.

Outflow mencatat penarikan aset dari bursa, sedangkan inflow mengukur transfer masuk. Keduanya dapat memberikan petunjuk tentang perubahan perilaku investor, tetapi tidak dapat diperlakukan sebagai bukti langsung pembelian ataupun penjualan yang telah dieksekusi.

ChartNerd: XRP Terjebak antara US$1,25 dan US$1,60 Setelah Reli 70 Persen

Analis teknikal ChartNerd juga menyoroti kondisi konsolidasi XRP yang berlangsung selama beberapa pekan terakhir.

Melalui unggahan di X, ChartNerd menjelaskan bahwa XRP telah bergerak dalam rentang harga yang relatif terbatas selama sekitar 10 minggu.

Batas resistance utama berada pada US$1,50–US$1,60, sedangkan zona support terletak di sekitar US$1,25–US$1,30.

Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan fase kompresi harga setelah XRP mencatat reli sekitar 70 persen pada periode sebelumnya.

Pada grafik mingguan, harga juga bergerak dalam saluran paralel yang berkaitan dengan EMA 20 dan EMA 50 minggu selama sekitar dua bulan terakhir.

Pola tersebut menunjukkan bahwa XRP belum berhasil membentuk pergerakan tren baru yang berkelanjutan.

ChartNerd menilai konsolidasi semacam ini merupakan perkembangan teknikal yang wajar setelah kenaikan besar.

Kondisi tersebut juga dapat menjelaskan mengapa berbagai kabar positif dari ekosistem XRP belum langsung mendorong harga keluar dari rentang perdagangan.

Dalam pandangannya, sentimen positif saja belum cukup untuk mengubah struktur harga apabila pembeli belum mampu menembus resistance.

Di sisi bullish, XRP perlu mencatat breakout yang meyakinkan di atas area US$1,50–US$1,60 untuk menunjukkan perubahan struktur konsolidasi.

Sebaliknya, kehilangan support US$1,25–US$1,30 dapat memperbesar risiko penurunan menuju area yang lebih rendah.

ChartNerd menekankan pentingnya menunggu konfirmasi penembusan salah satu batas tersebut daripada menganggap pergerakan harga sementara sebagai awal tren baru.

Dengan XRP berada pada US$1,33, harga saat ini masih lebih dekat dengan batas bawah rentang konsolidasi.

Artinya, pembeli menghadapi tantangan untuk mempertahankan support sekaligus merebut kembali sejumlah resistance harian sebelum dapat menguji bagian atas rentang mingguan.

Prediksi Harga XRP 24 Oktober: Skenario Bullish dan Bearish

Prospek XRP untuk perdagangan 24 Oktober bergantung pada kemampuan pembeli mempertahankan support US$1,30 serta menembus kumpulan EMA di sekitar US$1,34–US$1,37.

Pergerakan harga juga perlu dibaca bersama pertumbuhan wallet baru dan perkembangan aktivitas whale di bursa.

Skenario bullish: Target US$1,40

Dalam skenario positif, XRP perlu mempertahankan harga di atas US$1,30 dan mencatat penutupan harian melewati EMA 100 hari pada US$1,34.

Jika level tersebut berhasil direbut, resistance berikutnya berada pada EMA 20 hari di US$1,36.

Pembeli kemudian perlu menembus kumpulan EMA 50 dan EMA 200 hari di sekitar US$1,37 untuk memperkuat momentum pemulihan.

Keberhasilan melewati seluruh hambatan tersebut dapat membuka peluang pengujian US$1,40, yang menjadi level konfirmasi awal menurut Santiment.

Apabila harga mampu bertahan di atas US$1,40 dan pertumbuhan wallet baru tetap mendekati atau melampaui 4.000 alamat per hari, peluang kenaikan menuju US$1,50 dapat semakin relevan.

Namun, target tersebut tetap membutuhkan konfirmasi teknikal dan pertumbuhan jaringan yang berkelanjutan.

Skenario bearish: Risiko penurunan menuju US$1,26

Sebaliknya, tekanan jual berpotensi meningkat apabila XRP gagal merebut kembali US$1,34 dan kehilangan support psikologis US$1,30.

Penurunan di bawah level tersebut dapat membawa harga mendekati US$1,26, tempat indikator Parabolic SAR berdekatan dengan garis tren naik pola segitiga.

Area tersebut menjadi support utama untuk menjaga struktur konsolidasi jangka pendek.

Jika XRP mencatat penutupan harian di bawah US$1,26, pola segitiga berisiko mengalami breakdown.

Penurunan lebih dalam kemudian dapat membuka kemungkinan pengujian level psikologis US$1,00, yang berada dekat titik terendah Agustus.

Skenario bearish juga akan semakin relevan apabila jumlah wallet baru turun di bawah sekitar 3.000 per hari, sebagaimana kondisi pelemahan pertumbuhan jaringan yang disoroti Santiment.

Namun, penurunan aktivitas wallet maupun peningkatan transfer whale tidak secara otomatis memastikan harga akan mencapai target penurunan tersebut.

Secara keseluruhan, prediksi harga XRP untuk 24 Oktober masih cenderung bearish selama harga berada di bawah US$1,34.

Rekor 8,24 juta wallet dengan saldo menunjukkan pertumbuhan aktivitas jaringan, tetapi perkembangan tersebut belum diikuti breakout harga yang meyakinkan.

Sementara itu, rata-rata deposit whale ke Binance sebesar US$112,4 juta menunjukkan besarnya aktivitas investor utama selama beberapa bulan terakhir, meskipun arus masuk terbaru dilaporkan mulai mereda.

Untuk saat ini, US$1,34 menjadi resistance awal yang perlu direbut, sedangkan US$1,30 dan US$1,26 merupakan support penting untuk mempertahankan struktur harga.

FAQ

Apa prediksi harga XRP untuk 24 Oktober 2026?

Harga XRP masih cenderung bearish selama berada di bawah EMA 100 hari pada US$1,34. Jika mampu menembus level tersebut dan melewati kumpulan EMA di sekitar US$1,37, peluang kenaikan menuju US$1,40 terbuka. Sebaliknya, penutupan harian di bawah US$1,26 berisiko merusak pola segitiga dan membuka kemungkinan koreksi lebih dalam.

Mengapa harga XRP belum naik meskipun ada kabar positif?

Menurut ChartNerd, XRP telah bergerak selama sekitar 10 minggu di antara resistance US$1,50–US$1,60 dan support US$1,25–US$1,30. Konsolidasi tersebut terjadi setelah reli sekitar 70 persen. Harga masih membutuhkan breakout yang terkonfirmasi untuk membangun tren baru.

Berapa jumlah wallet XRP Ledger saat ini?

Menurut Santiment, XRP Ledger mencapai rekor 8,24 juta wallet dengan saldo. Jaringan tersebut juga mencatat 4.772 wallet baru dalam sehari, lonjakan harian terbesar kelima sejak Maret 2026. Jumlah wallet tidak sama dengan jumlah investor unik karena satu pihak dapat mengendalikan banyak alamat.

Apakah whale XRP sedang menjual asetnya?

Darkfost melaporkan bahwa rata-rata bulanan deposit whale XRP ke Binance mencapai US$112,4 juta, tertinggi tujuh bulan. Peningkatan tersebut bertepatan dengan rebound harga lebih dari 30 persen sejak Agustus dan dapat mengindikasikan aktivitas realisasi keuntungan. Namun, arus masuk belakangan mulai kembali normal, sementara deposit ke bursa tidak selalu berarti penjualan langsung.

Berapa support XRP yang paling penting?

Support terdekat berada pada US$1,30, disusul US$1,26 yang berdekatan dengan Parabolic SAR dan garis tren naik pola segitiga. Jika US$1,26 ditembus melalui penutupan harian, risiko penurunan menuju area lebih rendah meningkat, dengan US$1,00 sebagai support psikologis utama berdasarkan analisis ini.

Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.