Prediksi Harga XRP November 2026: US$1,20 Jadi Support Kunci

Last Updated:
Prediksi Harga XRP November 2026: US$1,20 Jadi Support Kunci
Google News

Get our latest news first. Add us as your Preferred Source on Google and tap "Star" to prioritize our updates.

  • Prediksi harga XRP November masih bearish selama BTC? Tidak, XRP tertahan di bawah resistance US$1,30.
  • ETF XRP spot AS menerima US$18,83 juta pada Oktober, arus masuk bulanan ketujuh berturut-turut.
  • Riwayat November XRP menunjukkan median pengembalian negatif, meski rata-ratanya terdongkrak beberapa reli besar.

Prediksi harga XRP November 2026 masih cenderung bearish setelah token tersebut kehilangan sekitar 16 persen nilainya sepanjang Oktober. Pembeli kini perlu merebut kembali resistance US$1,30 untuk mengakhiri tekanan dalam pola descending channel.

Pada pengamatan 2 November, XRP diperdagangkan sekitar US$1,25, turun tipis 0,07 persen dalam sehari. Harga masih berada di bawah empat exponential moving averages (EMA) utama, sementara US$1,20 menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Di sisi lain, ETF XRP spot Amerika Serikat terus mencatat arus masuk dana, berbeda dengan ETF Bitcoin dan Ethereum yang mengalami penarikan besar sepanjang Oktober.

Analisis Harga XRP: Resistance US$1,30 Jadi Penentu

Berdasarkan grafik harian XRP di TradingView, harga masih bergerak dalam descending channel setelah gagal mempertahankan tren pemulihan sebelumnya.

Resistance utama berada di US$1,30, area yang mempertemukan EMA 20 hari dengan garis atas channel.

Di atasnya, pembeli akan menghadapi EMA 100 hari di sekitar US$1,32, EMA 50 hari US$1,34, dan EMA 200 hari US$1,36.

Susunan tersebut menunjukkan XRP masih menghadapi beberapa lapisan resistance sebelum struktur bearish dapat berubah secara lebih meyakinkan.

Pada 30 Oktober, harga sempat menyentuh US$1,20 sebelum memantul. Level itu berdekatan dengan garis tengah descending channel dan kini menjadi support utama.

Aktivitas perdagangan selama akhir pekan relatif terbatas. Candle Sabtu dan Minggu memiliki tubuh kecil, dengan harga bertahan di sekitar US$1,25. Rentang pergerakan pada pengamatan Senin juga hanya sekitar 1,8 persen.

Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) masih berada di wilayah negatif, dengan garis MACD sedikit di bawah garis sinyal.

Namun, histogram MACD yang mendekati nol pada negatif 0,0032 menunjukkan tekanan jual mulai mereda, meskipun belum memberikan konfirmasi pembalikan bullish.

Selama harga belum mampu menutup perdagangan harian di atas US$1,30, XRP berpotensi bergerak dalam rentang US$1,20–US$1,30 hingga pertengahan November.

Sebaliknya, penutupan harian di bawah US$1,20 dapat membuka risiko penurunan menuju US$1,10, berdekatan dengan garis bawah channel.

Berikut level teknikal utama XRP untuk November:

JenisHargaAcuan Teknikal
ResistanceUS$1,30EMA 20 hari dan garis atas channel
ResistanceUS$1,32EMA 100 hari
ResistanceUS$1,34EMA 50 hari
ResistanceUS$1,36EMA 200 hari
SupportUS$1,24Terendah pada pengamatan 2 November
SupportUS$1,20Terendah 30 Oktober dan garis tengah channel
SupportUS$1,10Garis bawah channel

ETF XRP Catat Arus Masuk Tujuh Bulan, Harga Masih Tertekan

Perkembangan ETF menunjukkan bahwa minat investasi terhadap XRP belum sepenuhnya menghilang meskipun harga aset tersebut melemah.

Menurut data SoSoValue, ETF XRP spot AS menerima arus masuk bersih US$18,83 juta sepanjang Oktober 2026, memperpanjang tren positif menjadi tujuh bulan berturut-turut sejak April.

Selama periode tersebut, total arus masuk mencapai sekitar US$599,69 juta.

Namun, Oktober menjadi bulan dengan arus masuk terkecil sepanjang tujuh bulan tersebut. Angkanya kurang dari seperenam penerimaan September sebesar US$121,40 juta dan jauh di bawah Agustus yang mencapai US$159,18 juta.

Indikator ETF XRPNilai
Arus masuk Oktober+US$18,83 juta
Arus masuk September+US$121,40 juta
Arus masuk Agustus+US$159,18 juta
Arus masuk kumulatifUS$1,81 miliar
Total aset bersihUS$1,42 miliar

Pergerakan tersebut berbeda dari ETF Bitcoin dan Ethereum yang mencatat arus keluar masing-masing US$515,03 juta dan US$1,61 miliar selama Oktober.

Meski demikian, arus dana positif belum berhasil menghentikan penurunan harga XRP sebesar 16 persen. Total aset bersih ETF XRP juga menyusut dari US$1,68 miliar pada akhir September menjadi US$1,42 miliar pada akhir Oktober.

Penurunan nilai aset ETF tidak seluruhnya mencerminkan penarikan dana investor karena perubahan harga XRP turut memengaruhi valuasinya.

Coin Edition Indonesia sebelumnya juga melaporkan arus masuk ETF XRP selama 13 pekan berturut-turut, ketika harga masih menghadapi resistance di sekitar US$1,44.

Sementara itu, analis Xaif Crypto menyoroti perubahan positif pada indikator cumulative volume delta (CVD) setelah periode tekanan jual yang kuat.

Menurutnya, peningkatan pembelian agresif tersebut dapat menjadi sinyal awal pemulihan jangka pendek. Namun, tekanan beli yang berkelanjutan masih diperlukan untuk mengonfirmasi pembalikan tren.

Pengumuman Ripple di Swell Belum Mendorong Pemulihan XRP

Selain arus ETF, perkembangan bisnis Ripple menjadi perhatian pasar setelah perusahaan mengumumkan beberapa ekspansi pada akhir Oktober.

Dalam pengumuman resmi saat Ripple Swell 2026, perusahaan menguraikan kerja sama baru dan pengembangan infrastruktur keuangan digital.

Empat perkembangan utama yang disoroti meliputi:

  • Robinhood: Kerja sama yang memperluas penggunaan infrastruktur Ripple, termasuk stablecoin RLUSD, layanan treasury, dan pasar institusional.
  • BNY: Pengembangan kerja sama kustodian aset digital dan eksplorasi pembiayaan perdagangan berbasis token melalui XRP Ledger.
  • Ripple Treasury: Pengenalan fitur 24/7 Returns bagi pelanggan korporasi yang memenuhi persyaratan untuk memperoleh imbal hasil atas aset digital tertentu.
  • Ripple National Trust Bank: Persetujuan akhir dari Office of the Comptroller of the Currency (OCC) pada 26 Oktober untuk pendirian bank trust nasional tersebut.

Namun, perkembangan bisnis itu belum diikuti pemulihan harga XRP yang berkelanjutan.

Token tersebut diperdagangkan sekitar US$1,33 pada 28 Oktober, kemudian turun menuju US$1,25 pada 2 November, atau melemah sekitar enam persen.

Penurunan berlangsung bersamaan dengan tekanan pasar kripto yang lebih luas setelah insiden peretasan Binance senilai US$6,3 miliar.

Meski ekspansi Ripple berpotensi memperkuat penggunaan infrastruktur perusahaan, pengumuman kerja sama tidak otomatis menciptakan permintaan baru terhadap token XRP.

Pola Historis November XRP Menunjukkan Risiko Koreksi

Berdasarkan data historis CryptoRank yang dikutip sejumlah laporan pasar, performa November XRP memiliki perbedaan besar antara rata-rata dan median.

Rata-rata pengembalian November mencapai sekitar 80,2 persen, tetapi median justru berada di sekitar negatif 10 persen.

Perbedaan tersebut dipengaruhi sejumlah reli luar biasa, termasuk kenaikan 531,9 persen pada November 2013 dan 281,7 persen pada November 2024.

Reli besar lainnya terjadi pada 2014 dan 2020. Di luar periode-periode tersebut, sebagian besar November justru menghasilkan pengembalian negatif.

Dari 13 November yang telah selesai sejak 2013 hingga 2025, XRP mencatat enam bulan positif dan tujuh bulan negatif.

Kinerja pada tahun pemilu sela Amerika Serikat juga beragam. XRP menguat besar pada November 2014, tetapi melemah sekitar 19,3 persen pada 2018 dan 11,8 persen pada 2022.

Dengan harga pengamatan US$1,25, pengulangan median penurunan sekitar 10 persen secara matematis akan membawa XRP menuju US$1,13, mendekati area support channel bawah di US$1,10.

Namun, pola musiman tersebut tidak dapat digunakan sebagai kepastian arah harga, terutama ketika permintaan ETF dan kondisi pasar terus berubah.

Prediksi Harga XRP Mingguan November 2026

Skenario dasar analisis menempatkan XRP di bagian bawah descending channel, dengan kemungkinan pengujian ulang US$1,20 sebelum akhir bulan.

Harga diperkirakan bergerak dalam rentang US$1,15–US$1,35 menjelang penutupan November, meskipun volatilitas sesaat dapat membawa XRP keluar dari kisaran tersebut.

PeriodePerkiraan Rentang XRPLevel Penentu
2–8 NovemberUS$1,18–US$1,32Support US$1,20, resistance US$1,30
9–15 NovemberUS$1,15–US$1,32Pengujian garis tengah channel
16–22 NovemberUS$1,12–US$1,34Arus ETF dan resistance US$1,34
23–30 NovemberUS$1,10–US$1,38Support US$1,20 dan EMA 200 hari US$1,36

Rentang tersebut merupakan proyeksi teknikal bersyarat, bukan harga yang dipastikan akan tercapai.

Skenario Bullish: XRP Menuju US$1,36

Pemulihan bullish membutuhkan penutupan harian di atas US$1,30, sekaligus menembus garis atas descending channel.

Apabila pembeli berhasil mempertahankan kenaikan, XRP dapat menguji EMA 100 hari di US$1,32, kemudian EMA 50 hari US$1,34.

Penembusan kedua level tersebut membuka peluang menuju EMA 200 hari pada US$1,36.

Arus masuk ETF yang tetap positif dan meningkatnya pembelian di pasar spot dapat mendukung skenario ini.

Skenario Bearish: XRP Berisiko Turun ke US$1,10

Sebaliknya, kegagalan mempertahankan US$1,20 akan meningkatkan tekanan jual.

Penutupan harian di bawah area tersebut dapat membawa XRP menuju US$1,10, yang berdekatan dengan garis bawah descending channel.

Jika US$1,10 juga ditembus, level psikologis US$1,00 di sekitar area terendah Agustus menjadi perhatian berikutnya.

Pelemahan arus masuk ETF dan meningkatnya tekanan jual spot dapat memperbesar risiko skenario bearish.

Untuk saat ini, US$1,30 menjadi resistance utama yang harus direbut kembali XRP, sedangkan US$1,20 menjadi support penting untuk mempertahankan peluang konsolidasi sebelum pemulihan.

FAQ

Berapa prediksi harga XRP November 2026?

XRP masih cenderung bearish selama berada di bawah US$1,30. Penembusan level tersebut dapat membuka peluang menuju US$1,34–US$1,36, sedangkan penurunan di bawah US$1,20 meningkatkan risiko koreksi ke US$1,10.

Apakah November biasanya menguntungkan bagi XRP?

Tidak selalu. Data historis menunjukkan median November negatif sekitar 10 persen, meskipun rata-ratanya positif sekitar 80 persen karena beberapa reli ekstrem.

Apakah ETF XRP masih mencatat arus masuk?

Ya. ETF XRP spot AS menerima US$18,83 juta sepanjang Oktober 2026, memperpanjang tren arus masuk bulanan menjadi tujuh bulan berturut-turut.

Mengapa harga XRP turun?

XRP turun sekitar 16 persen sepanjang Oktober dan masih berada di bawah empat EMA utama. Arus ETF yang positif belum cukup untuk mengimbangi tekanan pasar secara keseluruhan, tetapi data yang tersedia tidak menunjukkan satu penyebab tunggal penurunan tersebut.

Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.