Indodax dan Tokocrypto Pulihkan Penarikan, Bagaimana Bursa Kripto Lain?

Last Updated:
Indodax dan Tokocrypto Pulihkan Penarikan, Bagaimana Bursa Kripto Lain
Google News

Get our latest news first. Add us as your Preferred Source on Google and tap "Star" to prioritize our updates.

  • Indodax menyatakan deposit dan penarikan kembali normal, meski sebagian transaksi tertunda masih diproses.
  • Tokocrypto mulai membuka penarikan kripto secara bertahap sejak 1 November setelah pemeriksaan keamanan.
  • Bittime, Reku, dan Pintu memiliki pembaruan layanan berbeda yang perlu diperhatikan pengguna.

Sejumlah bursa kripto Indonesia memperbarui status layanan deposit dan penarikan setelah gangguan keamanan yang menjadi perhatian pada akhir Oktober 2026. Indodax dan Tokocrypto telah mengumumkan pemulihan layanan, sementara platform lain melaporkan perkembangan operasional yang berbeda.

Berdasarkan penelusuran Coin Edition Indonesia hingga Senin (2/11/2026), Indodax menyatakan seluruh deposit dan penarikan telah kembali normal, sedangkan Tokocrypto masih menerapkan pembukaan layanan penarikan secara bertahap.

Bagaimana status keduanya dibandingkan dengan Bittime, Reku, dan Pintu?

Indodax dan Tokocrypto Mulai Pulihkan Layanan

Indodax sebelumnya menghentikan sementara deposit dan penarikan pada 29 Oktober setelah mendeteksi aktivitas tidak wajar yang memerlukan pemeriksaan keamanan.

Dalam pernyataan langsung pada 30 Oktober, CEO Indodax William Sutanto menyatakan seluruh temuan keamanan telah ditangani. Berdasarkan pemeriksaan internal, perusahaan tidak menemukan transfer tanpa izin maupun kebocoran data pengguna, sementara dana nasabah dinyatakan tetap aman.

Pemulihan dimulai pada 31 Oktober pukul 14.00 WIB secara bertahap. Dalam pembaruan berikutnya melalui akun X, William menyebut seluruh layanan deposit dan penarikan Rupiah maupun kripto kembali normal sejak pukul 22.00 WIB.

Namun, sebagian deposit yang dilakukan selama pemeliharaan masih menunggu penyelesaian. Indodax menyatakan tengah berkoordinasi dengan penyedia payment gateway untuk memproses transaksi tertunda tersebut.

Sementara itu, Tokocrypto mengumumkan pembukaan kembali penarikan aset kripto secara bertahap mulai 1 November pukul 15.30 WIB, setelah menyelesaikan pemeriksaan dan evaluasi keamanan.

Ketersediaan penarikan bergantung pada aset dan jaringan yang digunakan. Tokocrypto juga memperingatkan kemungkinan waktu pemrosesan lebih lama akibat peningkatan volume permintaan.

Sebelumnya, Tokocrypto menangani insiden notifikasi tidak resmi pada 27 Oktober yang melibatkan layanan pihak ketiga.

Hingga kini, belum ada bukti terverifikasi bahwa gangguan operasional Indodax dan persoalan keamanan Tokocrypto berasal dari serangan yang sama.

Bagaimana Status Bittime, Reku, dan Pintu?

Berbeda dengan dua bursa tersebut, Bittime mengumumkan penghentian sementara layanan khusus token Aerodrome Finance (AERO) mulai 2 November 2026.

Menurut pengumuman Bittime, perdagangan, deposit, dan penarikan AERO ditangguhkan untuk mendukung proses contract swap. Pembukaan kembali akan diumumkan setelah proses selesai.

Pembatasan ini berlaku khusus pada aset tersebut dan tidak menunjukkan penghentian seluruh layanan Bittime.

Di Reku, pemeliharaan sistem pada akhir September telah diikuti pemulihan deposit dan penarikan Rupiah maupun kripto pada 2 Oktober.

Reku kemudian mengonfirmasi pada 3 Oktober bahwa layanan jual beli USD, deposit USD, serta staking dan unstaking juga kembali tersedia.

Adapun Pintu tidak mengumumkan penghentian layanan menyeluruh yang sebanding dalam pembaruan yang ditemukan pada periode tersebut.

Sebaliknya, pengumuman Pintu pada 27 Oktober menyebut peningkatan batas deposit Rupiah melalui Bank INA dan Bank Nobu menjadi Rp10 miliar per transaksi, efektif 26 Oktober. Metode deposit lain tetap tersedia sesuai batas masing-masing.

Perkembangan kelima platform tersebut menunjukkan bahwa status operasional bursa tidak bisa disamaratakan. Penghentian seluruh layanan, pemulihan bertahap, dan pemeliharaan satu token memiliki dampak berbeda bagi pengguna.

Sebelum mengirim dana atau menarik aset, pengguna disarankan memeriksa ketersediaan layanan, jaringan blockchain, dan status transaksi melalui kanal resmi bursa masing-masing.

Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.