- Harga Solana turun ke US$106,44, sementara target US$130 masih menghadapi sejumlah resistance.
- CoinGlass mencatat order jual US$1,85 juta tanpa penanda pembatalan di kisaran US$127–US$130.
- ETF Solana AS kehilangan sekitar US$25 juta dalam sepekan, disertai likuidasi posisi long.
Harga Solana (SOL) menghadapi tekanan jual setelah turun ke sekitar US$106,44 pada 13 Oktober 2026, jauh di bawah level tertinggi sebelumnya di US$124,99. Pelemahan tersebut membuat peluang pemulihan menuju US$130 menghadapi sejumlah hambatan teknikal.
Selain penurunan harga, data CoinGlass memperlihatkan order jual senilai sekitar US$1,85 juta di kisaran US$127–US$130 yang tidak ditandai sebagai dibatalkan. Sementara itu, arus keluar dana dari ETF Solana di Amerika Serikat turut menambah perhatian terhadap kondisi pasar.
Harga Solana Turun ke US$106, Resistance US$130 Masih Jauh
Berdasarkan grafik harian 13 Oktober, SOL diperdagangkan pada US$106,44 setelah sebelumnya mengalami penolakan harga di sekitar US$124,99. Candle terbaru bahkan sempat mencatat titik terendah di US$101,56.
CoinMarketCap juga melaporkan penurunan harga sebesar 4,54 persen dalam 24 jam pada pengamatan sebelumnya hari itu.

Dari harga US$106,44, Solana membutuhkan kenaikan sekitar 22,1 persen untuk mencapai US$130. Namun, sebelum mencapai target tersebut, pembeli harus terlebih dahulu melewati resistance awal US$110–US$112, kemudian US$120 dan puncak sebelumnya di US$124,99.
Perkembangan ini berbeda dari prediksi harga Solana awal Oktober, yang masih memperlihatkan peluang penguatan menuju US$135 selama struktur bullish bertahan.
Dengan demikian, US$130 kini menjadi target pemulihan yang cukup jauh, bukan level yang dapat dicapai tanpa terlebih dahulu merebut kembali sejumlah resistance.
CoinGlass Catat Order Jual US$1,85 Juta di Dekat US$130
Melalui grafik order whale CoinGlass, terlihat sejumlah order jual besar pada level harga yang berpotensi menjadi hambatan apabila SOL kembali menguat.
Di level US$130, tercatat order jual sekitar US$1,23 juta. Grafik yang sama juga menampilkan order senilai US$4,07 juta, tetapi posisi tersebut telah diberi penanda pembatalan.
Artinya, order US$4,07 juta tidak dapat digabungkan sebagai bagian dari tekanan jual yang masih tersedia.
Sementara itu, order jual senilai US$280.150 terlihat pada US$127 dan US$342.910 pada US$128. Ketika digabungkan dengan order US$1,23 juta di US$130, totalnya mencapai sekitar US$1,85 juta.
Ketiga order tersebut tidak memiliki penanda pembatalan dalam snapshot yang diamati, meskipun belum ada konfirmasi bahwa semuanya masih aktif.
Grafik juga memperlihatkan order masing-masing US$2,82 juta di US$139 dan US$2,80 juta di US$139,80 yang sudah dibatalkan.
Perlu diperhatikan bahwa order jual yang muncul di buku pesanan tidak selalu berakhir sebagai transaksi. Pemilik order dapat membatalkannya sebelum harga mencapai level tersebut.
Karena itu, tembok jual US$130 mencerminkan minat jual yang pernah ditampilkan, bukan jaminan bahwa seluruh likuiditas tersebut masih tersedia untuk dieksekusi.
ETF Solana Alami Arus Keluar, Likuidasi Long Meningkat
Tekanan terhadap SOL juga bertepatan dengan memburuknya arus dana produk investasi berbasis Solana.
Menurut data Farside Investors, ETF spot Solana AS mencatat arus keluar bersih sekitar US$25 juta sepanjang 5–9 Oktober 2026.

Pada 5 Oktober saja, arus keluar mencapai US$9,2 juta. Penarikan berlanjut selama empat sesi perdagangan berikutnya, dengan ETF BSOL milik Bitwise menyumbang sekitar US$21 juta dari total mingguan.
Data yang tersedia hingga 13 Oktober juga memperlihatkan arus keluar tambahan sebesar US$0,7 juta pada 12 Oktober dan US$1 juta pada 13 Oktober.
Perkembangan tersebut berbalik dari periode sebelumnya, ketika ETF Solana masih mencatat arus masuk dan menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam analisis pemulihan SOL.
Di pasar derivatif, likuidasi posisi long pada Binance, Bybit, dan OKX juga dilaporkan mencapai sekitar US$12,27 juta dalam satu jam.
Angka tersebut hanya mencakup tiga bursa, bukan keseluruhan pasar derivatif kripto. Selain itu, data likuidasi maupun arus keluar ETF tidak membuktikan bahwa keduanya secara langsung menyebabkan penolakan harga Solana di dekat US$125.
Prediksi Harga Solana: Pulih ke US$130 atau Turun ke US$100?
Prospek harga Solana berikutnya bergantung pada kemampuan pembeli merebut kembali resistance terdekat.
| Level harga | Peran |
|---|---|
| US$130 | Area order jual terbesar yang tidak ditandai batal |
| US$127–US$128 | Area order jual tambahan |
| US$124,99 | Puncak penolakan sebelumnya |
| US$110–US$112 | Resistance awal |
| US$105 | Referensi penurunan terdekat |
| US$101,56 | Titik terendah candle |
| US$100 | Referensi psikologis |
Skenario bullish: Jika SOL mampu merebut kembali US$110–US$112 dan menembus US$120, peluang pengujian ulang US$124,99 dapat terbuka. Setelah itu, area US$127–US$130 menjadi hambatan berikutnya.
Konfirmasi breakout yang lebih kuat membutuhkan volume pembelian berkelanjutan, transaksi beli yang benar-benar menyerap order jual, serta kemampuan harga bertahan di atas resistance.
Skenario bearish: Jika SOL terus bergerak di bawah resistance, area US$105, US$101,56 dan US$100 menjadi referensi penurunan berikutnya. Level tersebut bukan target penurunan yang dipastikan akan tercapai.
Untuk saat ini, pemulihan menuju US$130 masih membutuhkan kenaikan substansial. Bahkan jika level tersebut berhasil ditembus, harga Solana masih berada jauh di bawah rekor tertingginya sebesar US$294,33 pada 19 Januari 2025.
Dengan demikian, arah harga SOL tidak hanya bergantung pada besarnya order jual yang terlihat, tetapi juga pada kemampuan pembeli mempertahankan momentum dan menyerap pasokan ketika harga mendekati resistance utama.
FAQ Harga Solana
Peluang tersebut masih terbuka apabila SOL mampu merebut kembali US$110–US$112, US$120 dan US$124,99 sebelum menguji area US$127–US$130.
Tidak berdasarkan snapshot CoinGlass dalam laporan. Order tersebut telah ditandai sebagai dibatalkan.
US$100 merupakan salah satu referensi penurunan apabila harga terus melemah, tetapi bukan prediksi yang sudah terkonfirmasi.
Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.