- Binance meluncurkan Binance AI, asisten berbasis kecerdasan buatan yang menyediakan informasi pasar dan tampilan personal sesuai kebutuhan pengguna.
- Fitur gratis ini mencakup ringkasan portofolio, peringatan pergerakan harga, dan pembaruan pasar dalam format teks maupun audio.
- Peluncuran dilakukan secara bertahap untuk pengguna yang memenuhi syarat, sehingga ketersediaannya di Indonesia belum dapat dipastikan.
Binance meluncurkan Binance AI, asisten berbasis kecerdasan buatan yang menyediakan ringkasan pasar, informasi portofolio, dan antarmuka personal bagi pengguna yang memenuhi syarat.
Layanan gratis tersebut diperkenalkan secara resmi pada Senin, 12 Oktober 2026, sebagai bagian dari pengembangan teknologi AI yang terintegrasi langsung ke dalam platform Binance.
Melalui pengumuman resminya pada 12 Oktober, Binance menjelaskan bahwa sistem ini dirancang untuk menyajikan informasi keuangan berdasarkan kebutuhan, aktivitas, dan pengalaman masing-masing pengguna.
Pengguna baru dapat memperoleh penjelasan sederhana ketika menjelajahi produk, sedangkan trader berpengalaman bisa mengakses informasi pasar yang lebih mendalam melalui tampilan yang dapat disesuaikan.
Meski disebut sebagai asisten AI untuk trading, Binance AI bukan layanan yang secara otomatis membeli atau menjual aset kripto atas nama pengguna. Fungsi utamanya adalah membantu penyajian informasi dan mempermudah pemantauan pasar.
Peluncuran ini dilakukan secara bertahap pada aplikasi dan situs web Binance. Artinya, layanan tersebut belum tentu langsung tersedia pada seluruh akun maupun di semua wilayah.
Fitur Binance AI Gratis, Bisa Pantau Portofolio dan Pasar
Salah satu kemampuan utama Binance AI adalah antarmuka adaptif yang dapat menyesuaikan tampilan berdasarkan aset dan produk yang digunakan.
Sistem ini memanfaatkan teknologi AI untuk menyusun informasi ke dalam sejumlah modul atau widget yang dapat diatur sesuai kebutuhan pengguna.
Salah satu fitur yang ditawarkan adalah Market Brief, yaitu ringkasan perkembangan pasar dalam format teks maupun audio.
Informasi tersebut diperbarui setiap empat jam, memungkinkan pengguna mengikuti perkembangan pasar kripto dan keuangan tanpa harus mencari informasi dari berbagai sumber secara terpisah.
Binance AI juga menyediakan fitur Yesterday’s PNL, yang menampilkan ringkasan kinerja portofolio pada hari sebelumnya beserta perkembangan penting dari aset yang menjadi kepemilikan utama pengguna.
Sementara itu, fitur Top Movers membantu pengguna melihat pergerakan harga dalam 24 jam terakhir. Informasi yang ditampilkan disesuaikan dengan aset yang dimiliki atau dipantau, dilengkapi analisis yang dihasilkan AI.
Fitur berikutnya adalah Smart Alerts, yang memberikan peringatan suara ketika aset yang dipantau mengalami pergerakan harga tertentu. Dengan demikian, pengguna tidak harus terus-menerus memperhatikan layar untuk mengikuti perkembangan aset.
Ada pula Smart Tooltips, berupa panduan kontekstual yang membantu pengguna memahami fungsi produk ketika pertama kali mengakses halaman tertentu di Binance.
Selain fitur-fitur tersebut, Binance memperkenalkan Master Trade, yang memungkinkan pengguna melihat profil trader dan investor terpilih untuk mempelajari pendekatan mereka dalam mengalokasikan aset.
Namun, fasilitas tersebut ditujukan sebagai sumber informasi. Pengguna tidak boleh menganggap strategi yang ditampilkan sebagai jaminan keuntungan atau rekomendasi investasi yang pasti berhasil.
Secara keseluruhan, Binance AI berfokus pada penyederhanaan informasi yang sebelumnya tersebar di berbagai bagian platform, bukan mengambil alih keputusan transaksi pengguna.
Apakah Binance AI Sudah Bisa Digunakan di Indonesia?
Meski Binance AI diperkenalkan sebagai layanan gratis dengan peluncuran global, belum ada konfirmasi khusus bahwa fitur tersebut sudah tersedia secara merata bagi seluruh pengguna Indonesia.
Binance menyatakan bahwa akses diberikan secara bertahap kepada pengguna yang memenuhi persyaratan melalui aplikasi dan situs web resminya.
Pengguna aplikasi disarankan memperbarui Binance ke versi terbaru. Namun, pembaruan aplikasi tidak otomatis menjamin bahwa seluruh fitur AI langsung tersedia pada setiap akun.
Dukungan berbagai bahasa juga masih dikembangkan. Oleh karena itu, belum dapat dipastikan kapan Binance AI akan mendukung penggunaan dalam bahasa Indonesia.
Hal lain yang perlu dipahami adalah perbedaan antara Binance AI dan Binance AI Pro.
Dalam penjelasan resmi Binance Intelligence pada 5 Oktober, perusahaan membedakan Binance AI sebagai asisten informasi personal dengan Binance AI Pro yang ditujukan untuk membantu pengguna membangun alur trading lebih kompleks.
Binance AI Pro dirancang agar pengguna dapat menyusun strategi menggunakan instruksi bahasa alami, mengujinya melalui simulasi perdagangan atau paper trading, dan menjalankan alur otomatis setelah memperoleh persetujuan pengguna.
Binance menyebut fitur AI Pro akan hadir dalam beberapa pekan setelah pengumuman tersebut, dengan rencana versi gratis berbasis kredit mingguan dan layanan berlangganan di kemudian hari.
Dengan demikian, kemampuan membuat dan menjalankan strategi otomatis pada Binance AI Pro tidak boleh disamakan dengan Binance AI gratis yang diluncurkan secara lebih luas pada 12 Oktober.
Perbedaan antara alat penyedia informasi dan sistem eksekusi perdagangan ini juga menjadi perhatian dalam pengembangan layanan berbasis AI. Pembaca dapat memahami lebih jauh teknologi pendukungnya melalui artikel Coin Edition Indonesia tentang API kripto untuk agen trading dan AI, yang membahas perbedaan akses data pasar dan eksekusi transaksi.
Di sisi lain, Binance mengingatkan bahwa informasi yang dihasilkan teknologi AI dapat mengandung kesalahan, bias, atau data yang tidak lagi mutakhir.
Perusahaan juga menegaskan bahwa keluaran sistem AI tidak merupakan nasihat investasi dan tidak seharusnya dijadikan satu-satunya dasar pengambilan keputusan keuangan.
Dengan peluncuran ini, Binance memperluas penggunaan kecerdasan buatan untuk membantu pengguna memahami pasar dan memantau portofolio. Namun, ketersediaan fitur di Indonesia dan manfaat praktisnya masih bergantung pada kelayakan akun, wilayah, serta perkembangan peluncuran layanan.
Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.