Harga Bitcoin Hadapi Ujian CPI AS dan Pidato The Fed, Ini Jadwal Lengkapnya

Last Updated:
Harga Bitcoin Jelang CPI AS dan Pidato The Fed Oktober 2026
Google News

Get our latest news first. Add us as your Preferred Source on Google and tap "Star" to prioritize our updates.

  • Data inflasi CPI AS akan dirilis Rabu, 14 Oktober 2026, pukul 19.30 WIB, dengan inflasi tahunan diperkirakan meningkat menjadi 3,6%.
  • Laporan PPI dan penjualan ritel AS menyusul pada Kamis, 15 Oktober, dan berpotensi memengaruhi ekspektasi suku bunga The Fed.
  • Ketua The Fed Kevin Warsh dijadwalkan berbicara pada Jumat, 16 Oktober, pukul 10.30 WIB, ketika pasar kripto masih mencermati perkembangan inflasi.

Harga Bitcoin dan pasar kripto berpotensi menghadapi peningkatan volatilitas pekan ini seiring mendekatnya sejumlah agenda ekonomi penting Amerika Serikat (AS). Data inflasi konsumen, inflasi produsen, dan pernyataan Ketua Federal Reserve Kevin Warsh menjadi tiga perhatian utama investor.

Analis kripto Ash Crypto melalui unggahannya di platform X memperingatkan kemungkinan meningkatnya gejolak pasar menjelang agenda tersebut. Menurutnya, hasil data ekonomi yang positif dapat memperkuat prospek reli pasar kripto.

Perhatian investor tertuju pada seberapa jauh angka inflasi aktual akan berbeda dari ekspektasi pasar. Perbedaan tersebut dapat mengubah perkiraan arah suku bunga AS dan memengaruhi pergerakan Bitcoin, Ethereum, XRP, serta sejumlah altcoin lainnya.

Situasi ini semakin penting setelah The Fed, melalui keputusan kebijakan moneter pada 16 September, menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,75–4,00%. Kenaikan tersebut mencerminkan kekhawatiran bank sentral terhadap tekanan inflasi yang masih tinggi.

CPI AS Rabu dan PPI Kamis, Ini Jadwal Lengkapnya

Agenda pertama adalah publikasi Indeks Harga Konsumen atau Consumer Price Index (CPI) AS untuk September 2026 pada Rabu, 14 Oktober, pukul 19.30 WIB.

Berdasarkan jadwal resmi Bureau of Labor Statistics (BLS), laporan tersebut akan mencakup inflasi umum dan inflasi inti yang tidak memasukkan komponen pangan serta energi.

Menurut proyeksi dalam kalender ekonomi Forex Factory, inflasi tahunan AS diperkirakan meningkat menjadi 3,6%, dibandingkan 3,4% pada bulan sebelumnya.

Secara bulanan, inflasi diproyeksikan naik 0,6%, lebih tinggi dibandingkan kenaikan 0,4% pada periode sebelumnya.

Sementara itu, inflasi inti diperkirakan meningkat 0,2% secara bulanan, melambat dari 0,3%. Namun, secara tahunan, inflasi inti justru diproyeksikan naik dari 2,4% menjadi 2,5%.

Seluruh angka tersebut masih merupakan perkiraan pasar, bukan hasil resmi yang telah diumumkan.

Data CPI menjadi salah satu indikator penting karena menunjukkan perubahan harga barang dan jasa yang dibayar konsumen AS. Angka inflasi yang melampaui ekspektasi dapat memperkuat kekhawatiran bahwa The Fed perlu mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama.

Sebaliknya, apabila inflasi lebih rendah daripada perkiraan, pasar berpotensi mengurangi ekspektasi pengetatan lanjutan. Kondisi tersebut dapat meningkatkan selera risiko investor, termasuk terhadap aset kripto.

Sehari setelah CPI, investor akan mencermati laporan Indeks Harga Produsen atau Producer Price Index (PPI) AS pada Kamis, 15 Oktober, pukul 19.30 WIB.

PPI bulanan diperkirakan meningkat sebesar 0,5%, dari 0,4% sebelumnya. Sementara itu, PPI inti diproyeksikan naik 0,3%, dibandingkan 0,2% pada laporan terdahulu.

Berbeda dengan CPI yang mengukur perubahan harga di tingkat konsumen, PPI mencerminkan perubahan harga yang diterima produsen. Indikator ini membantu investor menilai tekanan biaya produksi yang berpotensi diteruskan kepada konsumen.

Pada hari yang sama, AS juga akan merilis data penjualan ritel September. Biro Sensus AS menjadwalkan laporan tersebut pada pukul 19.30 WIB, bersamaan dengan publikasi PPI.

Data klaim pengangguran mingguan dan sejumlah indikator aktivitas manufaktur turut menjadi perhatian untuk menilai kekuatan konsumsi, kondisi ketenagakerjaan, serta prospek perekonomian AS.

Pidato Kevin Warsh Jumat Jadi Penentu Sentimen Bitcoin?

Setelah dua hari publikasi data ekonomi, perhatian pasar akan beralih kepada Ketua The Fed Kevin Warsh yang dijadwalkan menghadiri diskusi bersama Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF), Kristalina Georgieva.

Berdasarkan agenda resmi IMF Annual Meetings 2026, diskusi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 16 Oktober, pukul 10.30–11.00 WIB di Bangkok, Thailand.

Pernyataan Warsh akan menjadi perhatian karena disampaikan setelah publikasi dua indikator inflasi utama AS. Investor akan mencari petunjuk mengenai bagaimana bank sentral menilai tekanan harga dan prospek kebijakan moneternya.

Namun, belum dapat dipastikan apakah Warsh akan memberikan sinyal perubahan suku bunga secara eksplisit dalam diskusi tersebut.

Bagi pasar kripto, terdapat dua kemungkinan utama yang perlu diperhatikan.

Skenario pertama, inflasi lebih rendah daripada perkiraan. Hasil CPI dan PPI yang lebih rendah dapat mengurangi kekhawatiran terhadap pengetatan moneter lanjutan. Jika diikuti komentar Warsh yang relatif lunak, kondisi tersebut berpotensi mendukung sentimen positif terhadap Bitcoin dan altcoin.

Skenario kedua, inflasi lebih tinggi daripada perkiraan. Angka yang melampaui proyeksi dapat memperkuat ekspektasi suku bunga tinggi atau kenaikan tambahan. Kondisi ini berpotensi mendorong penguatan dolar AS dan imbal hasil obligasi, sehingga menambah tekanan terhadap aset berisiko.

Hubungan antara kebijakan The Fed dan harga Bitcoin sebelumnya juga menjadi perhatian setelah kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Dalam laporan Coin Edition Indonesia pada 8 Oktober, peningkatan imbal hasil Treasury turut disorot sebagai salah satu faktor yang memengaruhi daya tarik pasar kripto.

Meski demikian, hasil inflasi yang lebih rendah tidak otomatis menjamin kenaikan harga Bitcoin. Investor juga perlu memperhatikan kondisi likuiditas, arah dolar AS, posisi pasar derivatif, serta respons pasar terhadap angka aktual.

Dengan rangkaian agenda tersebut, 14–16 Oktober 2026 menjadi periode penting bagi pasar Bitcoin dan altcoin. Perhatian utama investor adalah selisih antara hasil ekonomi dan proyeksi sebelumnya, disusul respons Ketua The Fed terhadap kondisi inflasi terbaru.

Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.