- Ondo Finance menghadirkan 15 aset saham dan ETF tokenisasi di Robinhood Chain, termasuk NVIDIA, Apple, Tesla, dan Meta.
- Sebanyak 11 pool StablePair Uniswap memungkinkan pertukaran token saham Ondo dengan token Robinhood yang mewakili aset acuan yang sama.
- Integrasi Ondo Bridge mendukung transfer lintas jaringan dan menyediakan alternatif likuiditas di luar jam layanan pencetakan serta penebusan token Robinhood.
Ondo Finance memperluas layanan tokenisasi aset dunia nyata atau real-world assets (RWA) dengan menghadirkan 15 produk saham dan exchange-traded fund (ETF) tokenisasi di jaringan Robinhood Chain.
Melalui integrasi ini, pengguna yang memenuhi persyaratan dapat memperdagangkan aset terkait menggunakan pool likuiditas Uniswap, termasuk pada periode ketika layanan penerbitan dan penebusan token saham Robinhood tidak tersedia.
Dalam pengumuman resmi pada Selasa (27/10/2026), Ondo menjelaskan bahwa peluncuran tersebut mencakup 11 pool StablePair yang menghubungkan produk Ondo Stocks dengan Robinhood Stock Tokens yang memiliki aset acuan sama.
Sebagai contoh, token NVIDIA dari Ondo dapat dipertukarkan dengan token NVIDIA yang diterbitkan dalam ekosistem Robinhood melalui pool yang sesuai.
Inisiatif tersebut memberikan jalur perdagangan alternatif bagi pengguna dan berpotensi meningkatkan likuiditas aset tokenisasi di luar jam operasional pasar keuangan tradisional.
Namun, ketersediaan perdagangan sepanjang waktu tidak menjamin harga kedua token akan selalu sama. Perbedaan harga, kedalaman likuiditas, biaya transaksi, dan ketentuan penebusan tetap dapat memengaruhi hasil perdagangan.
Pool Uniswap Hadirkan Akses ke Saham NVIDIA, Apple, dan Tesla
Integrasi terbaru menggunakan teknologi StablePair pada Uniswap v4, yang memungkinkan dua token dengan aset acuan sama diperdagangkan melalui satu pool likuiditas.
Sebanyak 11 pasangan tersedia pada tahap awal, mencakup aset yang terkait dengan NVIDIA, Apple, Tesla, Meta, Alphabet, SpaceX, Strategy, Circle, dan GameStop, serta ETF SPDR S&P 500 dan Invesco QQQ.
Mekanisme tersebut memungkinkan trader menukar token Ondo Stocks dengan Robinhood Stock Tokens tanpa harus selalu menunggu proses penebusan melalui penyedia asal.
Sebagai contoh, token NVIDIA milik Ondo menggunakan simbol NVDAon, sedangkan token Robinhood yang mengacu pada perusahaan sama menggunakan simbol NVDArh.
Kedua aset tersebut dirancang memberikan eksposur terhadap saham NVIDIA, tetapi diterbitkan melalui struktur produk yang berbeda.
Pengguna juga dapat menyediakan likuiditas pada pool StablePair untuk memperoleh bagian dari biaya perdagangan yang dibayarkan trader.
Menurut Ondo, sistem StablePair menggunakan mekanisme biaya dinamis yang menyesuaikan biaya ketika harga dua token menyimpang dari rasio pertukaran yang diharapkan, yaitu satu banding satu.
Pendekatan tersebut dirancang untuk memberikan kompensasi tambahan kepada penyedia likuiditas sekaligus mempertahankan insentif bagi trader yang melakukan arbitrase.
Meski demikian, mekanisme tersebut tidak menghilangkan risiko kerugian akibat fluktuasi harga atau likuiditas yang terbatas.
Selain 11 aset yang memiliki pasangan StablePair, Ondo menghadirkan empat produk lain di Robinhood Chain, yaitu token Robinhood (HOODon), iShares China Large-Cap ETF (FXIon), BitMine Immersion Technologies (BMNRon), dan United States Copper Index Fund (CPERon).
Keempat produk tersebut belum memiliki Robinhood Stock Tokens yang bersesuaian untuk dipasangkan dalam pool StablePair pada saat peluncuran.
Perlu diperhatikan pula bahwa tokenisasi saham tidak otomatis memberikan hak kepemilikan langsung atas perusahaan yang menjadi aset acuannya.
Struktur hukum, hak investor, serta mekanisme penebusan bergantung pada ketentuan masing-masing penerbit.
Perbedaan tersebut sebelumnya juga dibahas Coin Edition Indonesia dalam laporan mengenai token saham Freeport FCXon dan hak investor Indonesia.
Ondo Bridge Hubungkan Robinhood Chain dengan Ethereum dan BNB Chain
Selain memperluas perdagangan melalui Uniswap, Ondo menyediakan dukungan transfer lintas jaringan melalui Ondo Bridge.
Infrastruktur tersebut memungkinkan aset Ondo Stocks dipindahkan antara Robinhood Chain, Ethereum, dan BNB Chain.
Ondo menyatakan bahwa 11 aset yang memiliki pasangan StablePair dapat diterbitkan dan ditebus selama 24 jam melalui Ethereum dan BNB Chain oleh pengguna yang memenuhi persyaratan.
Fitur ini menjadi penting ketika layanan penerbitan dan penebusan Robinhood Stock Tokens sedang tidak tersedia, misalnya pada akhir pekan.
Dalam kondisi tersebut, token Robinhood masih dapat diperdagangkan secara on-chain, tetapi suplai baru tidak dapat langsung diterbitkan melalui proses normal Robinhood.
Keterbatasan itu dapat menyebabkan harga token di pasar sekunder menyimpang dari nilai acuannya.
Melalui Ondo Bridge dan pool Uniswap, pengguna yang memenuhi syarat memperoleh jalur alternatif untuk mengakses likuiditas, memindahkan aset, atau melakukan penebusan menggunakan produk Ondo.
Sebagai contoh, trader dapat membeli Robinhood Stock Token yang diperdagangkan dengan harga diskon, menukarkannya menjadi token Ondo yang sesuai, kemudian memindahkan dan menebus aset tersebut melalui jaringan yang didukung.
Namun, selisih harga antara kedua token tidak otomatis menghasilkan keuntungan arbitrase.
Biaya transaksi blockchain, biaya pertukaran, likuiditas pool, ketentuan bridge, dan persyaratan penebusan dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan potensi keuntungan.
Selain itu, akses terhadap produk saham tokenisasi tetap dibatasi berdasarkan yurisdiksi dan kelayakan pengguna.
Ondo juga melaporkan perkembangan platform tokenisasinya sejak diluncurkan pada September 2025.
Menurut perusahaan, Ondo Stocks telah mencapai total value locked (TVL) sekitar US$1,3 miliar dan memiliki lebih dari 450.000 pemegang secara kumulatif.
Angka tersebut merupakan data pertumbuhan platform yang dilaporkan Ondo, bukan jumlah pengguna baru yang diperoleh khusus dari peluncuran Robinhood Chain.
Ekspansi ini juga memperlihatkan bagaimana integrasi blockchain dengan instrumen pasar modal tradisional semakin berkembang.
Sebelumnya, Ondo telah meminta kejelasan regulasi dari SEC mengenai model sekuritas berbasis Ethereum, sebagai bagian dari upaya mengembangkan infrastruktur tokenisasi dalam kerangka hukum yang berlaku.
Sementara itu, berdasarkan snapshot data CoinMarketCap yang dikutip dalam laporan 27 Oktober, harga token ONDO berada di sekitar US$0,4167 setelah turun 7,09 persen selama tujuh hari sebelumnya.
Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa peluncuran produk tokenisasi baru belum tentu langsung diikuti kenaikan harga token ONDO.
Ke depan, keberhasilan integrasi ini akan bergantung pada aktivitas perdagangan, likuiditas pool, serta kemampuan mekanisme transfer dan penebusan memberikan manfaat nyata bagi pengguna.
Bagi Ondo, kehadiran 15 aset tokenisasi di Robinhood Chain menjadi langkah tambahan untuk memperluas penggunaan saham dan ETF berbasis blockchain dalam ekosistem keuangan terdesentralisasi.
Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.