Prediksi Harga Solana: SOL Terancam Turun ke US$94

Last Updated:
Prediksi Harga Solana: SOL Terancam Turun ke US$94
Google News

Get our latest news first. Add us as your Preferred Source on Google and tap "Star" to prioritize our updates.

  • Prediksi harga Solana pekan ini masih bearish selama SOL berada di bawah US$105,09, dengan EMA 20 minggu pada US$98,57 menjadi support utama.
  • Akash Network berencana bermigrasi dari Cosmos ke Solana setelah proposalnya memperoleh sekitar 98 persen suara dukungan sementara.
  • ETF spot Solana mencatat arus keluar US$8,23 juta pada 26 Oktober, sementara open interest SOL naik menjadi US$6,50 miliar.

Prediksi harga Solana (SOL) untuk periode 27 Oktober hingga 2 November 2026 masih menunjukkan kecenderungan bearish, dengan resistance US$105,09 menjadi level penting yang perlu direbut kembali pembeli.

Di sisi bawah, Exponential Moving Average (EMA) 20 minggu pada US$98,57 menjadi support utama yang harus dipertahankan agar risiko koreksi lebih dalam tidak meningkat.

Berdasarkan data analisis 27 Oktober, SOL diperdagangkan di sekitar US$99,73, turun 1,07 persen dalam 24 jam. Harga tersebut berada dekat batas bawah Bollinger Bands sekaligus EMA 20 minggu, sehingga menempatkan Solana pada area teknikal yang menentukan arah pergerakan berikutnya.

Sementara itu, perkembangan fundamental memberikan sinyal berbeda. Akash Network berencana memindahkan infrastrukturnya dari Cosmos ke Solana, dengan dukungan awal pemungutan suara mencapai sekitar 98 persen.

Namun, arus dana institusional belum memberikan dukungan kuat. ETF spot Solana AS mencatat arus keluar bersih US$8,23 juta pada 26 Oktober, sementara aktivitas derivatif menunjukkan peningkatan posisi terbuka meskipun harga masih melemah.

Analisis Harga Solana: Bisakah SOL Bertahan di Batas Bawah Bollinger Bands?

Solana masih berusaha mempertahankan area US$99 setelah mengalami tekanan jual dalam beberapa sesi terakhir.

Pada grafik harian, SOL diperdagangkan di sekitar US$99,73, sedikit di atas batas bawah Bollinger Bands yang berada pada US$98,95.

Area tersebut menjadi support teknikal terdekat karena harga sedang bergerak di sekitar batas bawah rentang volatilitas hariannya.

Namun, posisi SOL masih sekitar 5 persen di bawah garis tengah Bollinger Bands pada US$105,09.

Kondisi ini menunjukkan bahwa penjual masih memiliki kendali atas tren harian, meskipun harga mulai mendekati area yang berpotensi memicu rebound teknikal.

Untuk memperbaiki struktur harga, SOL perlu kembali bergerak di atas US$105,09 dan mempertahankan level tersebut sebagai support.

Tanpa konfirmasi tersebut, kenaikan jangka pendek masih berisiko menjadi rebound sementara dalam tren yang lebih lemah.

Dari sisi momentum, Relative Strength Index (RSI) berada pada 33,33, mendekati batas 30 yang umumnya digunakan untuk mengidentifikasi kondisi oversold.

Pembacaan tersebut menunjukkan bahwa momentum penurunan sudah cukup kuat, tetapi belum secara otomatis memberikan sinyal pembalikan harga.

Dalam pengamatan grafik sebelumnya, divergensi bearish yang muncul pada awal September dan awal Oktober masing-masing diikuti oleh penurunan harga.

Riwayat tersebut memperlihatkan bahwa tekanan jual telah berlangsung selama beberapa periode, meskipun tidak dapat digunakan sebagai jaminan arah harga selanjutnya.

Dengan demikian, kemampuan Solana mempertahankan batas bawah Bollinger Bands pada US$98,95 menjadi perhatian utama dalam jangka pendek.

Analisis Grafik Mingguan Solana: EMA 20 Minggu di US$98,57 Jadi Penentu

Pada timeframe mingguan, SOL masih bertahan sedikit di atas EMA 20 minggu yang berada pada US$98,57.

Harga candle mingguan dalam analisis berada di sekitar US$99,70, menunjukkan bahwa jarak antara harga pasar dan support tersebut semakin tipis.

Namun, struktur mingguan belum memperlihatkan pemulihan bullish yang kuat karena SOL masih berada di bawah sejumlah rata-rata pergerakan penting.

EMA 50 minggu berada pada US$105,94, EMA 200 minggu pada US$112,32, sedangkan EMA 100 minggu berada lebih tinggi pada US$117,18.

Susunan tersebut menciptakan beberapa lapisan resistance di atas harga saat ini.

Selain itu, grafik mingguan menunjukkan Fair Value Gap (FVG) pada kisaran US$113 hingga US$117.

FVG merupakan area ketidakseimbangan harga yang terbentuk ketika pergerakan berlangsung cepat dan meninggalkan rentang dengan aktivitas perdagangan relatif terbatas.

Area US$113–US$117 berdekatan dengan EMA 200 dan EMA 100 minggu sehingga berpotensi menjadi zona resistance tambahan apabila SOL berhasil memperpanjang rebound.

Sebelumnya, reli Solana pada September terhenti di dekat US$125.

Setelah gagal mempertahankan kenaikan tersebut, harga bergerak turun dan kembali mendekati EMA 20 minggu.

Perkembangan ini berbeda dari analisis Solana pada awal Oktober di Coin Edition Indonesia, ketika struktur harga masih mendukung peluang kenaikan menuju US$125 hingga US$135 selama support tertentu bertahan.

Kini, fokus teknikal bergeser menuju kemampuan pembeli mempertahankan US$98,57.

Risiko Koreksi Solana Menuju US$94 hingga US$77

Apabila EMA 20 minggu gagal bertahan, perhatian pasar akan beralih kepada FVG mingguan di bawah harga.

Zona ketidakseimbangan tersebut membentang dari sekitar US$77 hingga US$94.

Batas atasnya pada US$94 menjadi area support berikutnya jika SOL mencatat penutupan mingguan di bawah US$98,57.

Namun, kegagalan mempertahankan US$94 dapat memperbesar risiko pengujian bagian bawah FVG di sekitar US$77.

Sebaliknya, apabila EMA 20 minggu tetap bertahan, SOL masih berpeluang mengalami rebound menuju garis tengah Bollinger Bands harian pada US$105,09.

Berdasarkan struktur grafik yang dianalisis, skenario rebound menuju US$105,09 dinilai lebih memungkinkan dalam waktu dekat dibandingkan penutupan mingguan langsung di bawah US$98,57.

Meski demikian, penilaian tersebut tetap bersifat kondisional dan memerlukan konfirmasi dari pergerakan harga berikutnya.

Support dan Resistance Solana, 27 Oktober–2 November 2026

Berikut level teknikal utama yang perlu diperhatikan dalam prediksi harga Solana pekan ini.

JenisHargaIndikator
ResistanceUS$105,09Garis tengah Bollinger Bands harian
ResistanceUS$105,94EMA 50 minggu
ResistanceUS$111,24Batas atas Bollinger Bands harian
Resistance tambahanUS$112,32EMA 200 minggu
Resistance tambahanUS$113–US$117FVG mingguan
Resistance tambahanUS$117,18EMA 100 minggu
SupportUS$98,95Batas bawah Bollinger Bands harian
SupportUS$98,57EMA 20 minggu
SupportUS$94Batas atas FVG mingguan
Support lanjutanUS$77Batas bawah FVG mingguan

Dalam jangka pendek, rentang US$98,57–US$98,95 menjadi zona pertahanan terdekat.

Sementara itu, US$105,09–US$105,94 merupakan zona resistance awal yang perlu ditembus untuk mengurangi tekanan bearish.

Jika pembeli berhasil merebut kembali kedua level tersebut, perhatian dapat bergeser menuju US$111,24 dan EMA 200 minggu di US$112,32.

Namun, kegagalan mempertahankan support US$98,57 pada penutupan mingguan akan meningkatkan risiko penurunan menuju US$94.

Akash Berencana Migrasi dari Cosmos ke Solana, AKT Akan Menjadi Token SPL

Di tengah tekanan harga, ekosistem Solana mendapatkan perkembangan fundamental baru dari Akash Network.

Akash merupakan jaringan komputasi awan terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna mengakses sumber daya komputasi, termasuk GPU, melalui penyedia independen.

Pada 26 Oktober, tim inti Akash mengumumkan rencana untuk memindahkan infrastrukturnya dari blockchain berbasis Cosmos menuju Solana.

Dalam pengumuman resmi Akash Network, pendiri Greg Osuri menjelaskan bahwa Solana dipilih untuk mendukung kebutuhan operasional jaringan, mengurangi beban pemeliharaan blockchain tersendiri, serta memanfaatkan infrastruktur dan ekosistem yang lebih luas.

Menurut SolanaFloor melalui X, proposal tata kelola Akash memperoleh sekitar 98 persen suara dukungan.

Namun, angka tersebut merupakan hasil pemungutan suara sementara. Proposal Nomor 346 secara resmi memasuki periode voting pada 26 Oktober dan dijadwalkan berakhir pada 2 November 2026.

Dengan demikian, dukungan awal yang sangat besar belum berarti seluruh proses migrasi sudah selesai.

Proposal tersebut mencakup rencana penerbitan token AKT di Solana dalam format SPL, yakni standar token yang digunakan jaringan Solana.

Migrasi token direncanakan menggunakan rasio satu banding satu, sehingga pemegang AKT dapat mengonversi token lama menjadi AKT berbasis Solana melalui mekanisme yang disiapkan proyek.

Namun, peluncuran token masih memerlukan penyelesaian audit keamanan dan tahapan teknis lainnya.

Perpindahan layanan komputasi Akash juga membutuhkan keputusan tata kelola terpisah sebelum seluruh aktivitas dapat beralih ke Solana.

Apabila rencana tersebut terlaksana, migrasi Akash akan menambah pemanfaatan Solana oleh proyek yang sebelumnya menjalankan blockchain tersendiri.

Perkembangan ini dapat menjadi sentimen positif bagi ekosistem Solana dalam jangka panjang. Namun, dampaknya terhadap permintaan SOL dan harga pasar belum dapat dipastikan hanya berdasarkan hasil pemungutan suara awal.

Bagi pembaca yang ingin memahami teknologi dan ekosistemnya, Coin Edition Indonesia juga telah membahas apa itu Solana dan bagaimana jaringan blockchain tersebut berkembang.

ETF Solana Catat Arus Keluar US$8,23 Juta, Berbeda dari Bitcoin

Di sisi investasi institusional, arus dana ETF spot kripto AS memperlihatkan kondisi yang beragam pada perdagangan 26 Oktober.

Berdasarkan data SoSoValue untuk ETF Solana yang dikutip dalam analisis, ETF spot Bitcoin mencatat arus masuk bersih sebesar US$110,34 juta.

Sebaliknya, ETF spot Solana mengalami arus keluar sebesar US$8,23 juta.

ETF Ethereum juga mencatat arus keluar lebih besar, mencapai US$88,58 juta, sementara ETF XRP kehilangan US$3,61 juta.

Berikut perbandingan arus dana yang dilaporkan untuk sesi 26 Oktober.

Kelompok ETFArus Bersih
Bitcoin+US$110,34 juta
Ethereum−US$88,58 juta
Solana−US$8,23 juta
XRP−US$3,61 juta

Angka merupakan snapshot arus dana untuk sesi 26 Oktober 2026 yang dikutip dalam analisis. Data ETF dapat diperbarui ketika laporan seluruh dana masuk.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa Bitcoin menjadi satu-satunya kelompok ETF dalam perbandingan ini yang mencatat arus masuk bersih positif.

Meskipun arus keluar ETF Solana lebih kecil daripada Ethereum, kondisi tersebut memperlihatkan bahwa permintaan dana institusional belum memberikan dukungan yang kuat bagi SOL ketika harga berada dekat US$99.

Penarikan dana ETF juga tidak otomatis berarti seluruh investor sedang melepas aset kripto mereka. Namun, arus keluar bersih dapat mencerminkan tekanan terhadap permintaan produk investasi terkait.

Jika ETF Solana kembali mencatat arus masuk yang konsisten, perkembangan tersebut dapat membantu memperkuat sentimen dan mendukung upaya pemulihan harga.

Sebaliknya, arus keluar yang berlanjut dapat mempersulit SOL untuk menembus resistance ketika tekanan jual masih berlangsung.

Open Interest Solana Naik, tetapi Posisi Long Justru Tertekan Likuidasi

Aktivitas pasar derivatif Solana menunjukkan bahwa partisipasi trader masih meningkat meskipun harga mengalami penurunan.

Berdasarkan snapshot data derivatif Solana di CoinGlass, volume perdagangan derivatif naik 9,08 persen menjadi US$5,31 miliar.

Pada periode yang sama, open interest meningkat 3,87 persen menjadi US$6,50 miliar.

Open interest menunjukkan nilai kontrak derivatif yang masih terbuka dan belum diselesaikan.

Kenaikan indikator tersebut mengindikasikan peningkatan eksposur pasar, tetapi tidak secara langsung menunjukkan apakah posisi long atau short lebih dominan berdasarkan nilai kontraknya.

Sementara itu, data likuidasi menunjukkan bahwa trader yang mempertahankan posisi long menghadapi tekanan lebih besar.

Dari total likuidasi US$4,73 juta selama 24 jam, sekitar US$3,47 juta berasal dari posisi long.

Dalam empat jam terakhir pada periode pengamatan yang sama, likuidasi mencapai US$686.910, dengan US$637.560 di antaranya berasal dari posisi long.

Likuidasi terjadi ketika posisi berleverage ditutup secara paksa karena margin yang tersedia tidak lagi mencukupi untuk mempertahankan posisi tersebut.

Berikut ringkasan indikator derivatif Solana.

IndikatorNilaiInterpretasi
Volume derivatifUS$5,31 miliar, naik 9,08 persenAktivitas transaksi meningkat
Open interestUS$6,50 miliar, naik 3,87 persenEksposur kontrak terbuka bertambah
Likuidasi 24 jamUS$4,73 jutaLong menyumbang US$3,47 juta
Likuidasi 4 jamUS$686.910Long menyumbang US$637.560
Rasio akun long/short Binance3,09Akun long lebih banyak daripada short

Data Binance menunjukkan rasio akun long terhadap short mencapai 3,09.

Artinya, jumlah akun yang mengambil posisi long sekitar 3,09 kali jumlah akun short dalam kelompok pengamatan tersebut.

Namun, angka ini mengukur jumlah akun, bukan nilai nominal seluruh posisi.

Karena itu, rasio tersebut tidak dapat digunakan untuk menyimpulkan bahwa total dana pada posisi long pasti 3,09 kali lebih besar daripada short.

Kombinasi open interest yang meningkat dan likuidasi long yang lebih dominan menunjukkan adanya risiko tambahan ketika trader tetap mengharapkan rebound di tengah tekanan harga.

Apabila SOL kembali kehilangan support penting, posisi berleverage yang terlalu agresif berpotensi menghadapi likuidasi lanjutan.

Sebaliknya, jika harga berhasil pulih melewati resistance, penyesuaian posisi derivatif dapat turut memengaruhi volatilitas.

Prediksi Harga Solana Pekan Ini: Skenario Bullish dan Bearish

Skenario Bullish: SOL Berpeluang Naik ke US$111,24

Skenario bullish membutuhkan kemampuan Solana mempertahankan EMA 20 minggu pada US$98,57.

Apabila pembeli berhasil menjaga harga di atas area tersebut, peluang rebound menuju resistance US$105,09 tetap terbuka.

Namun, penutupan harian di atas garis tengah Bollinger Bands tersebut menjadi konfirmasi awal yang penting.

Setelahnya, SOL perlu menembus EMA 50 minggu pada US$105,94 untuk memperkuat momentum bullish.

Jika kedua resistance berhasil dilewati, batas atas Bollinger Bands harian pada US$111,24 dapat menjadi target kenaikan berikutnya.

Tidak jauh di atasnya, EMA 200 minggu pada US$112,32 menjadi hambatan tambahan.

Area FVG mingguan US$113–US$117 dan EMA 100 minggu di US$117,18 juga perlu diperhatikan apabila kenaikan berlanjut.

Dari sisi fundamental, perubahan arus ETF Solana menjadi positif dapat membantu memperkuat sentimen bullish.

Namun, tanpa pemulihan permintaan dan breakout yang terkonfirmasi, reli menuju US$111,24 masih bersifat kondisional.

Skenario Bearish: Support US$98,57 Gagal, Risiko ke US$94

Skenario bearish akan semakin kuat apabila SOL kehilangan batas bawah Bollinger Bands pada US$98,95 dan EMA 20 minggu pada US$98,57.

Jika harga mencatat penutupan mingguan di bawah US$98,57, perhatian pasar akan beralih menuju batas atas FVG mingguan di sekitar US$94.

Area tersebut menjadi support berikutnya dalam struktur grafik.

Namun, apabila SOL juga gagal mempertahankan US$94, bagian bawah FVG di sekitar US$77 dapat menjadi zona penurunan lanjutan yang perlu dipantau.

Risiko tersebut dapat meningkat apabila tekanan jual disertai likuidasi posisi long yang lebih besar.

Arus keluar ETF yang terus berlanjut juga dapat memperlemah sentimen pasar terhadap SOL.

Untuk saat ini, area US$98,57–US$98,95 menjadi support penentu, sementara US$105,09 dan US$105,94 merupakan dua resistance utama yang perlu direbut kembali pembeli.

FAQ

Bagaimana prediksi harga Solana pekan ini?

Prediksi harga SOL masih cenderung bearish selama berada di bawah US$105,09. Jika berhasil menembus level tersebut dan EMA 50 minggu pada US$105,94, peluang kenaikan menuju US$111,24 akan terbuka. Namun, penutupan mingguan di bawah US$98,57 dapat meningkatkan risiko penurunan ke US$94.

Mengapa harga Solana turun hari ini?

Dalam snapshot analisis 27 Oktober, SOL turun 1,07 persen ke sekitar US$99,73 dan berada di bawah garis tengah Bollinger Bands US$105,09. ETF Solana juga mengalami arus keluar US$8,23 juta pada 26 Oktober, sementara likuidasi long mencapai US$3,47 juta dalam 24 jam. Namun, data tersebut tidak menunjukkan satu penyebab tunggal penurunan harga.

Berapa support penting Solana saat ini?

Support terdekat dalam analisis berada pada batas bawah Bollinger Bands harian US$98,95 dan EMA 20 minggu US$98,57. Jika keduanya gagal bertahan, US$94 menjadi area support berikutnya, disusul bagian bawah FVG mingguan sekitar US$77.

Apakah Akash Network akan pindah ke Solana?

Ya. Berdasarkan snapshot data yang digunakan dalam analisis, ETF spot Solana AS mencatat arus keluar bersih sebesar US$8,23 juta pada 26 Oktober 2026. Arus ETF dapat berubah setiap sesi perdagangan dan tidak secara langsung memastikan arah harga SOL berikutnya.

Apakah ETF Solana mengalami arus keluar?

Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.