Prediksi Harga AriaAI Usai Reli 56 Persen, Sanggup Tembus US$0,166?

Last Updated:
Prediksi Harga AriaAI Usai Reli 56 Persen, Sanggup Tembus US$0,166?
Google News

Get our latest news first. Add us as your Preferred Source on Google and tap "Star" to prioritize our updates.

  • Prediksi harga AriaAI masih bullish selama ARIA mempertahankan support Fibonacci penting di US$0,13715.
  • Open interest ARIA naik menjadi US$39,52 juta, menandakan meningkatnya aktivitas perdagangan derivatif.
  • Netflow spot negatif US$437.850 menghadirkan sinyal berbeda yang perlu diperhatikan setelah reli tajam.

Prediksi harga AriaAI (ARIA) kembali menjadi perhatian setelah token tersebut melonjak 55,95 persen dalam tujuh hari terakhir. Namun, di balik kenaikan tersebut, sejumlah indikator pasar mulai memberikan sinyal yang berbeda.

ARIA diperdagangkan sekitar US$0,138 dalam pengamatan 6 November 2026, setelah sebelumnya bangkit dari US$0,02972 menuju puncak lokal US$0,16640.

Kenaikan tersebut memperbaiki struktur teknikal token dan menarik kembali aktivitas spekulatif di pasar derivatif.

Meski demikian, penolakan harga di dekat resistance US$0,16063 menunjukkan bahwa sebagian trader mulai merealisasikan keuntungan.

Dengan open interest yang meningkat dan arus bersih spot masih negatif, kemampuan ARIA mempertahankan support US$0,13715 kini menjadi perhatian utama.

Prediksi Harga AriaAI Bergantung pada Support Fibonacci US$0,13715

Berdasarkan grafik ARIA di TradingView, struktur harga jangka menengah masih menunjukkan kecenderungan bullish meskipun token mengalami koreksi setelah reli besar.

Harga ARIA berada sedikit di atas support langsung US$0,13715, yang merupakan level Fibonacci retracement 0,786.

Area tersebut menjadi batas penting bagi kelanjutan pemulihan dalam jangka pendek.

Jika pembeli mampu mempertahankannya, ARIA berpeluang kembali menguji resistance US$0,16063 sebelum menantang puncak lokal US$0,16640.

Sebaliknya, penembusan di bawah US$0,13715 dapat membuka ruang koreksi menuju US$0,11419, kemudian US$0,09806.

Menariknya, ARIA masih diperdagangkan di atas empat indikator exponential moving average (EMA) utama.

EMA 20 hari berada di US$0,09369, sedangkan EMA 50 hari tercatat pada US$0,06694.

Sementara itu, EMA 100 hari berada di US$0,05565 dan EMA 200 hari pada US$0,06352.

Posisi harga di atas seluruh indikator tersebut menunjukkan bahwa struktur pemulihan yang lebih luas belum kehilangan kekuatannya.

Indikator Chaikin Money Flow (CMF) juga mencatat angka positif 0,20, mencerminkan tekanan beli yang relatif kuat berdasarkan pergerakan harga dan volume perdagangan.

Namun, selama ARIA belum berhasil merebut kembali resistance US$0,16063, risiko konsolidasi atau koreksi lanjutan masih perlu diperhitungkan.

Open Interest AriaAI Naik ke US$39,52 Juta, Trader Kembali Aktif

Selain pergerakan harga, pasar derivatif ARIA mulai memperlihatkan peningkatan aktivitas setelah beberapa bulan mengalami penurunan partisipasi.

Berdasarkan data historis CoinGlass, open interest ARIA sebelumnya sempat melampaui US$100 juta pada puncak April 2026.

Namun, indikator tersebut kemudian merosot tajam dan bertahan dalam kisaran US$5 juta hingga US$10 juta selama beberapa bulan berikutnya.

Sumber: Coinglass

Penurunan itu menunjukkan berkurangnya nilai posisi derivatif yang masih terbuka dan melemahnya aktivitas spekulatif.

Kondisi mulai berubah pada November.

Dalam snapshot data 6 November 2026, open interest ARIA pulih menjadi sekitar US$39,52 juta.

Peningkatan ini menunjukkan bahwa nilai posisi derivatif yang masih terbuka kembali bertambah, sejalan dengan meningkatnya perhatian trader terhadap ARIA.

Namun, kenaikan open interest tidak otomatis menunjukkan dominasi posisi long.

Indikator tersebut mencakup posisi long dan short, sehingga arah berikutnya tetap membutuhkan konfirmasi melalui struktur harga, volume, dan indikator pasar lainnya.

Sebagai pembanding, analisis harga Canton (CC) terbaru juga menunjukkan bagaimana peningkatan open interest belum tentu langsung mengubah struktur tren sebuah aset.

Arus Spot ARIA Masih Negatif, Apa Artinya bagi Harga?

Di tengah meningkatnya aktivitas derivatif, pasar spot ARIA memberikan gambaran yang berbeda.

Menurut data netflow CoinGlass, aktivitas spot sempat mengalami sejumlah lonjakan arus keluar pada Maret hingga April 2026.

Beberapa di antaranya melampaui US$1 juta, menunjukkan perpindahan token dalam jumlah cukup besar dari bursa yang dipantau.

Sumber: Coinglass

Aktivitas kemudian relatif lebih rendah selama Mei hingga Oktober. Meski sesekali muncul arus masuk positif, pola tersebut belum membentuk tren yang konsisten.

Pada 6 November, netflow spot ARIA tercatat negatif sekitar US$437.850.

Artinya, dalam periode pengamatan tersebut, nilai token yang keluar dari bursa lebih besar daripada yang masuk.

Namun, arus keluar bersih tidak selalu menandakan tekanan jual. Token yang ditarik dari bursa dapat dipindahkan untuk penyimpanan, penggunaan di platform lain, atau berbagai tujuan berbeda.

Karena itu, data netflow negatif belum cukup untuk memastikan apakah permintaan spot terhadap ARIA benar-benar melemah.

Perbedaan antara meningkatnya open interest dan arus bersih spot negatif justru menunjukkan pentingnya memantau konfirmasi dari pergerakan harga sebelum menyimpulkan arah pasar.

Level Support dan Resistance AriaAI yang Perlu Diperhatikan

Setelah reli tajam dari US$0,02972, ARIA memasuki fase koreksi dengan sejumlah level teknikal yang cukup jelas.

LevelHarga ARIAKeterangan
Resistance 2US$0,16640Puncak lokal terbaru
Resistance 1US$0,16063Hambatan pertama pemulihan
Support 1US$0,13715Fibonacci retracement 0,786
Support 2US$0,11419Target koreksi berikutnya
Support 3US$0,09806Support lanjutan
Support 4US$0,09369Area EMA 20 hari

Resistance US$0,16063 menjadi hambatan utama yang harus dilewati sebelum ARIA dapat kembali menguji US$0,16640.

Penembusan yang bertahan di atas kedua level tersebut akan memperkuat peluang kelanjutan tren bullish.

Sebaliknya, kehilangan support US$0,13715 dapat memperbesar tekanan koreksi menuju US$0,11419 dan US$0,09806.

Apabila penurunan berlanjut, EMA 20 hari pada US$0,09369 menjadi area support dinamis berikutnya.

Apakah Harga AriaAI Masih Bisa Naik?

Prospek harga AriaAI dalam jangka pendek bergantung pada kemampuan pembeli mempertahankan zona Fibonacci US$0,13715 dan mengembalikan harga ke atas resistance US$0,16063.

Dari sisi teknikal, posisi ARIA di atas keempat EMA utama dan pembacaan CMF positif masih mendukung skenario pemulihan.

Peningkatan open interest juga menunjukkan minat trader terhadap ARIA kembali tumbuh.

Namun, aktivitas derivatif yang meningkat dapat memperbesar volatilitas, khususnya apabila pergerakan harga memicu likuidasi posisi dengan leverage tinggi.

Di sisi lain, arus bersih spot yang negatif memerlukan pengamatan lebih lanjut untuk memastikan apakah pembelian di pasar spot cukup kuat menopang kenaikan.

Jika ARIA mampu mempertahankan US$0,13715 dan menembus US$0,16063 dengan konfirmasi volume, peluang pengujian kembali US$0,16640 akan terbuka.

Sebaliknya, kegagalan mempertahankan support tersebut dapat membawa harga menuju US$0,11419 dan US$0,09806.

Untuk saat ini, ARIA masih memiliki struktur bullish, tetapi kelanjutan reli membutuhkan konfirmasi breakout dan permintaan yang lebih kuat. Setelah kenaikan hampir 56 persen dalam sepekan, risiko aksi ambil untung tetap menjadi faktor yang tidak boleh diabaikan.

Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.