- Prediksi harga Cardano masih bearish selama ADA berada di bawah EMA 100 hari pada US$0,2197.
- Cardano Foundation bersama lima organisasi blockchain meminta SEC memperjelas klasifikasi komoditas digital dalam aturan resmi.
- Likuidasi kripto dilaporkan mencapai US$206 juta dalam 12 jam akibat ketegangan Iran, sebelum ADA rebound 2,28 persen.
Prediksi harga Cardano (ADA) untuk perdagangan Sabtu, 24 Oktober 2026, masih menunjukkan kecenderungan bearish selama harga bertahan di bawah US$0,2197, yang menjadi resistance penting berdasarkan exponential moving average (EMA) 100 hari.
ADA diperdagangkan sekitar US$0,2169 dalam analisis 23 Oktober, naik 2,28 persen setelah mengalami tekanan jual akibat meningkatnya kekhawatiran geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Meskipun mengalami pemulihan, ADA masih berada di bawah seluruh EMA utama pada grafik harian. Kondisi ini membuat keberhasilan merebut kembali US$0,2197 menjadi syarat awal untuk memperbaiki struktur harga jangka pendek.
Di luar pergerakan pasar, Cardano Foundation bersama lima organisasi blockchain lainnya juga mendesak Securities and Exchange Commission (SEC) untuk mempertegas klasifikasi aset kripto sebagai komoditas digital dalam rancangan aturan yang sedang dibahas.
Harga Cardano Bertahan di Garis Tren Naik, US$0,2197 Jadi Resistance
Berdasarkan grafik ADA/USD di TradingView, Cardano masih mempertahankan garis tren naik yang terbentuk sejak titik terendah Juni 2026.
Harga ADA pada US$0,2169 berada sedikit di atas level Fibonacci retracement 0,5 pada US$0,2132, yang berdekatan dengan garis tren tersebut.
Area ini menjadi support terdekat untuk menentukan apakah pemulihan harga dapat berlanjut atau justru kembali menghadapi tekanan jual.
Namun, ADA masih diperdagangkan di bawah seluruh EMA harian utama.
EMA 100 hari berada di US$0,2197, sedangkan EMA 50 hari tercatat pada US$0,2273 dan EMA 20 hari di US$0,2293. Sementara itu, EMA 200 hari berada lebih tinggi, yakni US$0,2391.
Susunan tersebut menunjukkan bahwa Cardano masih menghadapi beberapa lapisan resistance sebelum dapat membangun pemulihan harga yang lebih meyakinkan.
Dari sisi momentum, Relative Strength Index (RSI) berada pada 41,82, di bawah level netral 50 dan rata-rata RSI sebesar 44,83.
Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa momentum harga masih cenderung melemah meskipun ADA mencatat rebound harian.
Dengan struktur tersebut, ADA dinilai lebih berpeluang tertahan di bawah US$0,2197 daripada langsung menembusnya pada 24 Oktober.
Penutupan harian di bawah US$0,2132 berpotensi membawa harga kembali menguji area psikologis US$0,20.
Level support dan resistance ADA per 23 Oktober 2026:
| Jenis | Harga | Keterangan |
|---|---|---|
| Resistance | US$0,2197 | EMA 100 hari |
| Resistance | US$0,2273 | EMA 50 hari |
| Resistance | US$0,2310 | Fibonacci 0,618 |
| Support | US$0,2132 | Fibonacci 0,5 dan garis tren naik |
| Support | US$0,2000 | Zona psikologis dan support mingguan |
| Support | US$0,1954 | Fibonacci 0,382 |
Cardano Foundation Desak SEC Perjelas Status ADA sebagai Komoditas Digital
Di tengah tekanan harga, Cardano Foundation ikut mendorong kejelasan regulasi aset kripto di Amerika Serikat.
Melalui surat bersama yang disampaikan kepada SEC pada 20 Oktober 2026, Cardano Foundation bergabung dengan Stellar Development Foundation, Hedera, Aptos Labs, Ava Labs, dan Chainlink Labs.
Keenam organisasi tersebut meminta SEC memasukkan definisi digital commodity atau komoditas digital secara eksplisit ke dalam ketentuan utama rancangan Regulation Crypto Assets.
Permintaan itu berkaitan dengan interpretasi SEC pada 17 Maret 2026, yang telah mengidentifikasi sejumlah aset kripto, termasuk ADA, sebagai komoditas digital, bukan sekuritas berdasarkan karakteristik asetnya.
Namun, menurut para penandatangan surat, klasifikasi tersebut baru muncul dalam bagian penjelasan awal rancangan aturan, belum tercantum secara eksplisit dalam ketentuan operasionalnya.
Mereka menilai perbedaan tersebut berpotensi mempertahankan ketidakpastian hukum bagi pengembang dan pelaku industri blockchain.
Dalam surat itu, keenam organisasi mengajukan sejumlah permintaan utama.
Pertama, SEC diminta mendefinisikan komoditas digital sebagai aset yang nilainya berasal dari aktivitas programatis jaringan blockchain dan dinamika penawaran-permintaan, bukan ekspektasi keuntungan yang bergantung pada pengelolaan pihak lain.
Kedua, token asli jaringan seperti ADA perlu dibedakan dari instrumen yang memberikan klaim atas pendapatan atau keuntungan perusahaan.
Token jaringan dapat digunakan untuk membayar biaya transaksi, mendukung keamanan melalui staking, dan berpartisipasi dalam tata kelola tanpa otomatis memberikan hak atas pendapatan perusahaan.
Ketiga, organisasi tersebut meminta SEC mempertahankan klasifikasi aset yang telah diidentifikasi dalam interpretasi Maret 2026.
Surat itu juga meminta kejelasan mengenai transaksi pasar sekunder dan penerapan mekanisme safe harbor agar penggunaan ketentuan tertentu tidak otomatis dianggap sebagai pengakuan bahwa suatu kontrak investasi pernah terbentuk.
Bagi Cardano Foundation, kejelasan aturan yang lebih permanen dinilai dapat membantu pengembang menentukan lokasi pembangunan dan pengembangan proyek blockchain.
Meski demikian, permintaan tersebut masih merupakan masukan terhadap rancangan regulasi, bukan keputusan baru SEC mengenai ADA.
Likuidasi Kripto US$206 Juta, Crypto Tice Soroti Support US$0,20
Tekanan pasar kripto juga meningkat setelah muncul kembali ketegangan geopolitik antara AS dan Iran.
Dalam analisis video yang dipublikasikan LuckSide Crypto, analis tersebut mengaitkan aksi jual pasar dengan pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa Washington tidak sedang melakukan negosiasi dengan Iran.
LuckSide menafsirkan pernyataan tersebut sebagai sinyal meningkatnya risiko serangan militer sebelum pemilu paruh waktu AS.
Menurut data yang dikutip analis tersebut, sekitar US$206 juta posisi perdagangan berleverage dilikuidasi dalam 12 jam ketika pasar merespons perkembangan geopolitik itu.
ADA saat itu dilaporkan turun sekitar 3,73 persen dan membentuk pola bearish engulfing, yakni candle penurunan yang sepenuhnya mencakup tubuh candle sebelumnya.
Namun, tekanan tersebut kemudian mereda. ADA kembali naik 2,28 persen menuju US$0,2169 dan masih bertahan di sekitar garis tren naiknya.
LuckSide menilai penurunan tersebut merupakan reaksi awal pasar terhadap pernyataan politik. Ia mengingatkan bahwa kekhawatiran geopolitik serupa sebelumnya pernah mereda tanpa diikuti eskalasi lanjutan.
Meski demikian, analis tersebut tetap menekankan pentingnya mempertahankan struktur teknikal Cardano.
Jika garis tren naik gagal bertahan, ADA berpotensi kembali menguji area sekitar US$0,19.
LuckSide juga menyoroti pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada pekan berikutnya sebagai agenda penting yang berpotensi memengaruhi sentimen pasar.
Sementara itu, trader Crypto Tice melalui akun X mengidentifikasi US$0,20 sebagai area support penting berdasarkan grafik mingguan Cardano.
Menurutnya, ADA telah memberikan reaksi harga sebanyak tiga kali di sekitar zona tersebut, sehingga pergerakan berikutnya berpotensi menentukan arah tren yang lebih besar.
Crypto Tice menempatkan US$0,1970 sebagai batas penting untuk mempertahankan struktur harga mingguan.
Selama ADA berada di atas level tersebut, ia melihat US$0,3294 sebagai level kenaikan berikutnya yang dapat diperhatikan.
Namun, proyeksi tersebut merupakan peta level harga berdasarkan grafik mingguan, bukan sinyal transaksi langsung ataupun target yang dipastikan tercapai pada 24 Oktober.
Cardano Catat 100.000 Lahan Pertanian di India
Di luar perkembangan harga dan regulasi, Cardano juga mencatat kemajuan penggunaan blockchain dalam sektor pertanian.
Melalui pengumuman Cardano Foundation, sebanyak 100.000 lahan pertanian di India telah terdaftar pada blockchain Cardano.
Pencapaian tersebut berkaitan dengan proyek 5am.earth, yang mengembangkan infrastruktur data pertanian berbasis blockchain.
Inisiatif ini bertujuan mencatat informasi lahan dan aktivitas pertanian secara digital agar datanya dapat diverifikasi serta digunakan kembali oleh berbagai pihak dalam ekosistem.
Penggunaan blockchain tersebut memungkinkan pencatatan yang dapat ditelusuri dan diverifikasi, termasuk untuk mendukung pengelolaan data pertanian.
LuckSide Crypto menilai pencapaian ini sebagai salah satu contoh penerapan nyata Cardano di luar perdagangan token.
Menurutnya, perkembangan tersebut relevan ketika perusahaan, lembaga keuangan, dan pemerintah mulai mengevaluasi potensi penggunaan blockchain untuk kebutuhan operasional.
Namun, pencatatan lahan di blockchain tidak otomatis berarti kepemilikan tanah telah dialihkan atau ditokenisasi.
Perkembangan penggunaan jaringan ini juga tidak serta-merta menjadi jaminan kenaikan harga ADA dalam jangka pendek.
Prediksi Harga Cardano 24 Oktober: Skenario Bullish dan Bearish
Berdasarkan struktur teknikal pada 23 Oktober, pergerakan ADA menuju 24 Oktober masih bergantung pada kemampuan mempertahankan support US$0,2132 dan merebut kembali EMA 100 hari.
Skenario bullish: Target US$0,23
Pemulihan harga berpeluang berlanjut apabila ADA tetap bertahan di atas US$0,2132 dan mencatat penutupan harian di atas EMA 100 hari pada US$0,2197.
Jika kondisi tersebut terpenuhi, resistance berikutnya berada pada EMA 50 hari di US$0,2273 dan EMA 20 hari di US$0,2293.
Keberhasilan menembus kedua level itu akan membuka peluang pengujian Fibonacci 0,618 pada US$0,2310.
EMA 200 hari di US$0,2391 menjadi resistance lanjutan apabila momentum bullish semakin kuat.
Meredanya kekhawatiran mengenai konflik Iran, sebagaimana skenario yang disampaikan LuckSide Crypto, dapat mendukung pemulihan sentimen pasar.
Skenario bearish: Risiko penurunan ke US$0,20
Sebaliknya, tekanan jual berpotensi meningkat apabila ADA kehilangan garis tren naik dan mencatat penutupan harian di bawah Fibonacci 0,5 pada US$0,2132.
Penembusan tersebut dapat membawa harga menuju support psikologis US$0,2000, yang juga menjadi zona penting pada grafik mingguan menurut Crypto Tice.
Jika tekanan jual berlanjut dan ADA ditutup di bawah area tersebut, level Fibonacci 0,382 pada US$0,1954 menjadi support berikutnya.
Risiko penurunan dapat meningkat apabila sentimen geopolitik kembali memburuk dan memicu likuidasi posisi berleverage seperti yang dijelaskan LuckSide Crypto.
Secara keseluruhan, prospek Cardano untuk 24 Oktober masih cenderung bearish selama ADA berada di bawah US$0,2197.
Rebound menuju US$0,2169 menunjukkan adanya upaya pemulihan, tetapi belum cukup untuk mengonfirmasi perubahan tren. Penutupan harian di atas EMA 100 hari menjadi langkah awal yang perlu diperhatikan sebelum ADA berpeluang menguji area US$0,23.
Sebagai konteks, analisis Cardano sebelumnya di Coin Edition Indonesia juga menyoroti garis tren naik sejak Juni serta pentingnya area support US$0,21 bagi keberlanjutan struktur harga.
FAQ
Harga ADA masih cenderung bearish selama berada di bawah US$0,2197. Jika berhasil menutup perdagangan di atas EMA 100 hari serta menembus EMA 50 dan EMA 20 hari, peluang kenaikan menuju US$0,2310 terbuka. Sebaliknya, penutupan di bawah US$0,2132 dapat membawa harga menguji US$0,20.
Support terdekat berada pada US$0,2132, yakni level Fibonacci 0,5 yang berdekatan dengan garis tren naik. Crypto Tice juga menyoroti area US$0,20 sebagai support mingguan penting, dengan US$0,1970 sebagai batas struktur harga yang diperhatikannya.
Dalam interpretasi SEC pada 17 Maret 2026, ADA termasuk aset yang diidentifikasi sebagai komoditas digital, bukan sekuritas berdasarkan karakteristiknya. Cardano Foundation dan lima organisasi blockchain kini meminta agar klasifikasi tersebut dicantumkan secara eksplisit dalam teks aturan resmi. Status transaksi tertentu tetap dapat bergantung pada ketentuan kontrak investasi yang berlaku.
Menurut LuckSide Crypto, tekanan jual dipicu kekhawatiran terhadap perkembangan hubungan AS dan Iran. Analis tersebut melaporkan likuidasi sekitar US$206 juta dalam 12 jam dan penurunan ADA sekitar 3,73 persen ketika videonya direkam. Setelah itu, ADA rebound 2,28 persen menuju US$0,2169, tetapi masih diperdagangkan di bawah EMA 100 hari pada US$0,2197.
Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.
