Prediksi Harga Ethereum Mulai Berbalik, Mampukah ETH Tembus US$2.500?

Last Updated:
Prediksi Harga Ethereum Mulai Berbalik, Mampukah ETH Tembus US$2.500?
Google News

Get our latest news first. Add us as your Preferred Source on Google and tap "Star" to prioritize our updates.

  • Ethereum berhasil bertahan di atas empat EMA utama, tetapi resistance US$2.446 masih menghadang.
  • Open interest ETH turun menjadi US$28,22 miliar, menandakan berkurangnya eksposur pasar derivatif.
  • Arus keluar bursa US$7,26 juta mengindikasikan potensi akumulasi, meski sentimen investor masih beragam.

Prediksi harga Ethereum mulai menunjukkan perubahan arah setelah ETH berhasil merebut kembali sejumlah level teknikal penting. Namun, pemulihan tersebut masih menghadapi ujian besar sebelum pembeli dapat membawa harga menuju US$2.500.

Berdasarkan grafik harian Binance di TradingView pada 5 November 2026, Ethereum diperdagangkan sekitar US$2.424,10, berada di atas empat exponential moving averages (EMA) utama setelah sebelumnya mengalami koreksi dari area US$2.800.

Pergerakan ini memperlihatkan membaiknya struktur harga, berbeda dari analisis Ethereum pada awal November ketika ETH masih berada di bawah sejumlah EMA utama.

Meski demikian, penurunan open interest dan arus dana bursa yang belum konsisten menunjukkan bahwa pemulihan tersebut masih membutuhkan konfirmasi tambahan.

Prediksi Harga Ethereum: Resistance US$2.446 Jadi Penentu

Berdasarkan grafik Ethereum di TradingView, ETH telah bergerak di atas EMA 20, 50, 100, dan 200 hari, memberikan sinyal awal bahwa tekanan jual mulai mereda.

EMA 50 hari di US$2.411,36 kini menjadi support terdekat, sedangkan EMA 20 hari berada di US$2.364,39.

Di bawahnya, EMA 100 hari pada US$2.353,96 dan EMA 200 hari di US$2.318,26 membentuk lapisan support tambahan yang dapat menopang pemulihan jika terjadi koreksi.

Namun, Ethereum masih harus melewati resistance US$2.446,45, yang bertepatan dengan level Fibonacci retracement 0,618.

Penutupan harian yang meyakinkan di atas level tersebut berpotensi memperkuat momentum bullish dan membuka peluang kenaikan menuju zona US$2.500–US$2.520.

Jika pembeli berhasil menembus area tersebut, target berikutnya berada di US$2.606,68, yang mewakili Fibonacci retracement 0,786.

Indikator Directional Movement Index (DMI) turut memperlihatkan perkembangan positif. Nilai +DI mencapai 27,01, melampaui -DI di 22,72, menunjukkan tekanan beli mulai lebih dominan.

Meski begitu, ADX sebesar 21 mengindikasikan kekuatan tren yang masih relatif lemah. Artinya, pembeli belum sepenuhnya mengonfirmasi pembalikan bullish yang berkelanjutan.

Open Interest Ethereum Menyusut, Arus Bursa Beri Sinyal Campuran

Pemulihan harga Ethereum belum disertai peningkatan aktivitas spekulatif yang sebanding dengan periode reli sebelumnya.

Menurut data CoinGlass yang digunakan dalam analisis, open interest Ethereum sempat meningkat dari sekitar US$6 miliar pada Agustus 2025 hingga mendekati US$70 miliar pada Agustus 2026.

Sumber: Coinglass

Namun, pada 4 November 2026, nilai open interest tercatat sekitar US$28,22 miliar, jauh lebih rendah daripada puncaknya.

Penurunan ini menunjukkan berkurangnya nilai kontrak derivatif yang masih terbuka. Kondisi tersebut dapat mengurangi eksposur terhadap likuidasi berantai, tetapi sekaligus mencerminkan partisipasi derivatif yang lebih terbatas.

Data arus dana bursa juga menunjukkan perubahan perilaku investor.

Sepanjang periode Januari hingga Agustus, netflow Ethereum lebih sering berada di wilayah negatif, meskipun Februari dan Maret mencatat beberapa periode arus masuk.

Sumber: Coinglass

Pada September, sejumlah lonjakan arus masuk bahkan melampaui US$500 juta, menunjukkan peningkatan deposit ETH ke bursa.

Sebaliknya, Oktober mencatat arus keluar yang cukup besar di tengah ketidakpastian pasar. Pada 5 November, Ethereum kembali membukukan net outflow sebesar US$7,26 juta.

Arus keluar tersebut dapat mengindikasikan perpindahan ETH ke penyimpanan di luar bursa, yang kerap dikaitkan dengan akumulasi. Namun, nilainya masih relatif kecil dan tidak cukup untuk memastikan bahwa investor sedang melakukan pembelian besar-besaran.

Akankah harga Ethereum melanjutkan kenaikan?

Dalam skenario bullish, Ethereum perlu mencatat penutupan harian di atas US$2.446,45 untuk memperkuat peluang kenaikan menuju US$2.500–US$2.520, sebelum menguji US$2.606,68.

Sebaliknya, kegagalan mempertahankan support US$2.411,36 dapat membawa ETH kembali menuju US$2.364,39 dan US$2.353,96.

Penurunan lebih dalam di bawah EMA 200 hari pada US$2.318,26 akan melemahkan struktur pemulihan dan membuka risiko pengujian support US$2.221,38.

Dengan demikian, US$2.446 menjadi area penentu arah Ethereum berikutnya. Selama level tersebut belum berhasil ditembus, pemulihan masih berisiko menghadapi tekanan jual, terutama jika aktivitas derivatif dan permintaan pasar spot tidak ikut menguat.

Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.