SEC Mengusulkan Pembaruan Aturan untuk Mengakui Blockchain dalam Sekuritas

SEC Mengusulkan Pembaruan Aturan untuk Mengakui Blockchain dalam Catatan Sekuritas

Last Updated:
SEC Memperbarui Aturan untuk Mengakui Blockchain dalam Sekuritas
Google News

Get our latest news first. Add us as your Preferred Source on Google and tap "Star" to prioritize our updates.

  • SEC mengusulkan pembaruan aturan transfer agent untuk mencerminkan penggunaan blockchain dalam pencatatan sekuritas.
  • Aturan baru dapat mendukung pertumbuhan sekuritas tokenisasi di pasar AS.
  • Sistem blockchain dapat meningkatkan kecepatan penyelesaian dan transparansi bagi investor.

SEC AS telah mengusulkan pembaruan pada aturan yang telah berusia puluhan tahun yang mengatur agen transfer. Usulan ini merevisi aturan dan formulir untuk agen transfer terdaftar, yang menjaga catatan resmi kepemilikan sekuritas. Aturan tersebut tidak mengalami perubahan besar sejak akhir 1970-an dan awal 1980-an, meskipun ada kemajuan besar dalam teknologi dan pasar keuangan.

Ketua SEC Paul S. Atkins mengatakan perubahan yang diusulkan mencerminkan cara kerja agen transfer saat ini, termasuk penggunaan sistem elektronik dan teknologi blockchain untuk penawaran dan transfer sekuritas.

Blockchain Dapat Menjadi Catatan Kepemilikan Resmi

Bagian kunci dari proposal ini adalah pengakuan sekuritas oleh SEC terhadap blockchain sebagai sistem pencatatan sekuritas. Agen transfer akan dapat menggunakan jaringan blockchain untuk merekam siapa pemilik sekuritas dan melacak transfer.

Penyelesaian blockchain membuat transfer sekuritas lebih cepat dan transparan karena mengurangi keterlambatan dan memperbaiki pergerakan sekuritas antar pelaku pasar.

Proposal ini juga mewajibkan perusahaan melaporkan informasi tentang sekuritas tokenisasi yang mereka layani, termasuk jumlah sekuritas tokenisasi dan jaringan blockchain yang mereka gunakan.

Saham yang ditokenisasi mendapatkan jalur regulasi yang jelas

Proposal ini juga menguntungkan saham tokenisasi dan aset keuangan tradisional lainnya. Tokenisasi menempatkan saham, obligasi, dana, dan sekuritas lainnya pada jaringan blockchain, memungkinkan mereka bergerak melalui infrastruktur berbasis blockchain.

Hingga saat ini, ketidakpastian regulasi dan kesulitan menghubungkan sistem blockchain dengan infrastruktur sekuritas tradisional telah memperlambat adopsi institusi.

Namun, SEC kini sedang menciptakan kerangka kerja yang jelas bagi perusahaan yang membangun pasar sekuritas onchain dengan memasukkan blockchain dalam aturan transfer-agent.

Perusahaan Keuangan Akan Mendapat Manfaat

Perubahan ini juga memengaruhi bursa, broker, kustodian, dan penyedia infrastruktur blockchain. Bursa dan platform perdagangan dapat mendukung sekuritas yang lebih banyak ditokenisasi, sementara broker dan kustodian membangun layanan di sekitar kepemilikan dan penyelesaian blockchain.

Penyedia blockchain juga diuntungkan karena lembaga keuangan membutuhkan jaringan yang mendukung transaksi sekuritas yang diatur.

Hal ini menghasilkan penyelesaian yang lebih cepat, gesekan yang lebih sedikit, dan likuiditas yang lebih baik di beberapa pasar. Besarnya manfaat ini akan bergantung pada seberapa cepat penerbit, bursa, broker, kustodian, dan investor mengadopsi sistem blockchain.

Langkah menuju pasar onchain

Usulan ini menunjukkan bahwa blockchain semakin diakui sebagai infrastruktur pasar keuangan, bukan hanya teknologi untuk mata uang kripto.

Jika aturan ini difinalisasi, mereka akan memberikan institusi keuangan kepercayaan lebih bahwa sistem blockchain dapat beroperasi dalam kerangka sekuritas AS. Hal ini akan mendukung pengembangan lebih lanjut saham, obligasi, dana, dan aset lain yang ditokenisasi.

Terkait: Aturan Penahanan Kripto SEC: Apa yang Bisa Berubah bagi Investor, Dana Kripto, dan Akun Aset Digital?

Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.