- Coinbase akan menghentikan perdagangan dan transfer ZETACHAIN pada 7 Desember menjelang migrasi token.
- Konversi ke ZETA berbasis Ethereum berlangsung 7–10 Desember, dengan rasio sekitar 1:1 tanpa biaya.
- Pengguna perlu memeriksa jaringan token karena deposit ZETACHAIN setelah tenggat berisiko tidak dapat dipulihkan.
Coinbase menetapkan 7 Desember 2026 sebagai batas penting bagi pemegang ZetaChain (ZETACHAIN). Bursa kripto tersebut akan menghentikan perdagangan, deposit, dan penarikan token native ZetaChain sebelum melaksanakan konversi aset bagi pengguna yang memenuhi persyaratan.
Dalam pengumuman Coinbase Assets pada 6 November, proses konversi dijadwalkan berlangsung pada 7–10 Desember 2026.
Setiap ZETACHAIN yang memenuhi persyaratan akan dikonversi menjadi sekitar satu ZETA berbasis Ethereum. Coinbase tidak mengenakan biaya transaksi untuk proses tersebut.
Namun, ada perbedaan penting yang perlu diperhatikan. Meskipun ZetaChain sedang mempersiapkan perpindahan token native ke Solana, Coinbase justru memilih konversi ke ZETA berstandar ERC-20 di Ethereum.
Coinbase Hentikan Trading ZetaChain pada 7 Desember
Menurut Coinbase Assets, pasangan perdagangan ZETACHAIN telah dipindahkan ke mode limit-only menjelang penghentian layanan.
Dalam mode ini, pengguna hanya dapat memasang dan membatalkan limit order, sementara market order tidak tersedia.
Limit order memungkinkan trader menentukan harga pembelian atau penjualan yang diinginkan. Namun, transaksi hanya akan terlaksana apabila terdapat order lain yang cocok.
Selanjutnya, Coinbase akan menghentikan perdagangan ZETACHAIN pada 7 Desember, bersamaan dengan pembatasan deposit dan penarikan token tersebut.
Pengguna yang tetap menyimpan ZETACHAIN di Coinbase dan memenuhi ketentuan akan memperoleh konversi otomatis selama periode 7–10 Desember.
Rasio yang diumumkan sekitar 1:1, sehingga kepemilikan 100 ZETACHAIN secara umum akan dikonversi menjadi sekitar 100 ZETA.
Namun, jumlah akhir tetap mengikuti ketentuan konversi dan kelayakan saldo yang ditetapkan Coinbase.
Pengguna yang tidak ingin mengikuti proses otomatis dapat menarik token native ke dompet pribadi yang kompatibel sebelum layanan penarikan dihentikan.
Coinbase memperingatkan bahwa ZETACHAIN native yang dikirim ke alamat depositnya mulai 7 Desember berisiko tidak dapat dipulihkan.
Peringatan tersebut penting karena token ZETACHAIN native dan ZETA ERC-20 di Ethereum merupakan aset pada jaringan yang berbeda, meskipun keduanya terkait dengan proyek yang sama.
Sementara itu, Coinbase menyatakan bahwa dukungannya terhadap ZETA berbasis Ethereum tidak terdampak oleh penghentian layanan ZETACHAIN native.
Mengapa Coinbase Pilih Ethereum Saat ZetaChain Mau Pindah ke Solana?
Keputusan Coinbase merupakan bagian dari persiapan yang lebih luas menjelang rencana penghentian blockchain Layer-1 ZetaChain.
Namun, proses konversi di Coinbase tidak identik dengan migrasi yang diajukan melalui tata kelola proyek.
Coinbase akan mengonversi ZETACHAIN native menjadi ZETA ERC-20 di Ethereum.
Sebaliknya, berdasarkan Proposal 70 ZetaChain, proyek tersebut mengusulkan migrasi ZETA native menjadi token SPL di Solana dengan rasio 1:1.
Proposal tersebut menetapkan penghentian jaringan pada blok 20.755.000 yang diperkirakan tercapai sekitar 9 Desember 2026.
Pada blok tersebut, ZetaChain akan mencatat saldo pemegang token melalui snapshot sebelum menghentikan pemrosesan transaksi Layer-1 secara permanen.
Jika proposal disetujui, pemegang ZETA native yang menggunakan dompet pribadi dapat mengajukan klaim token Solana melalui portal resmi ZetaHub mulai 9 Desember.
Klaim mandiri membutuhkan saldo minimal 10 ZETA pada saat snapshot.
Namun, mekanisme ini berbeda dari konversi otomatis yang disediakan Coinbase. Pengguna yang mengikuti konversi Coinbase akan menerima ZETA berbasis Ethereum sesuai pengumuman bursa, bukan otomatis menerima token SPL di Solana.
Untuk memahami rencana yang lebih luas, pembaca dapat melihat laporan ZetaChain yang berencana menghentikan blockchain sendiri dan memindahkan ZETA ke Solana.
ZetaChain Juga Siapkan Burn 55 Juta Token
Selain penghentian jaringan, Proposal 70 mencakup rencana pembakaran sekitar 55 juta ZETA yang sebelumnya dialokasikan untuk reward validator tetapi belum didistribusikan.
Jika disetujui, pembakaran akan dilakukan melalui 12 transaksi bulanan sepanjang Januari hingga Desember 2027.
Setiap transaksi diperkirakan membakar sekitar 4,6 juta ZETA.
ZetaChain menyatakan bahwa token berbasis Solana tidak akan memiliki mekanisme inflasi baru seperti yang sebelumnya digunakan untuk memberikan insentif validator Layer-1.
Namun, seluruh rencana tersebut masih bergantung pada hasil pemungutan suara Proposal 70 yang dijadwalkan berakhir pada 7 November 2026 pukul 23.12 WIB.
Persetujuan awal pada September memang telah mendukung arah migrasi ke Solana, tetapi rincian pelaksanaannya masih membutuhkan persetujuan proposal terbaru.
Apa yang Perlu Diperhatikan Pemegang ZETA?
Bagi pemegang ZETA, hal terpenting menjelang Desember adalah memastikan versi token dan jaringan yang digunakan.
Pengguna Coinbase perlu memperhatikan penghentian perdagangan dan transfer ZETACHAIN pada 7 Desember, sementara pemegang token native di dompet pribadi perlu mengikuti perkembangan snapshot serta pembukaan portal migrasi resmi.
Pengguna juga tidak boleh menganggap token ERC-20 di Ethereum dan token SPL di Solana dapat dikirim langsung ke alamat pada jaringan yang berbeda.
Kesalahan memilih jaringan atau alamat deposit dapat menyebabkan aset sulit, bahkan tidak mungkin, dipulihkan.
Penjelasan mengenai jaringan tujuan dapat dipelajari dalam panduan Solana dan penggunaan token pada blockchain tersebut.
Coinbase telah menetapkan jadwal konversinya, tetapi penghentian Layer-1 ZetaChain dan migrasi utama ke Solana masih menunggu hasil tata kelola.
Dengan dua mekanisme yang berbeda, pemegang token perlu mengikuti pengumuman resmi masing-masing pihak agar tidak keliru menentukan langkah sebelum tenggat Desember.
Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.