Prediksi Harga BTC, ETH, XRP: Support Kritis Mulai Terancam

Last Updated:
Prediksi Harga BTC, ETH, XRP: Support Kritis Mulai Terancam
Google News

Get our latest news first. Add us as your Preferred Source on Google and tap "Star" to prioritize our updates.

  • Bitcoin bertahan di atas EMA 100 hari pada US$77.839, tetapi perlu merebut kembali US$80.636 untuk memperkuat peluang pemulihan.
  • Ethereum berisiko melanjutkan penurunan menuju US$2.078 apabila tekanan jual menembus support penting di US$2.217.
  • XRP mendekati support Fibonacci US$1,2577, dengan risiko koreksi menuju US$1,20 jika momentum bearish berlanjut.

Harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan XRP masih menghadapi tekanan jual seiring meluasnya momentum bearish di pasar kripto. Ketiganya diperdagangkan di bawah sejumlah resistance jangka pendek, sehingga risiko koreksi lanjutan tetap terbuka apabila pembeli gagal mempertahankan support penting.

Meski demikian, indikator momentum Bitcoin dan Ethereum mulai menunjukkan kondisi jenuh jual (oversold), yang dapat membuka peluang rebound sementara.

Bitcoin masih memperlihatkan struktur teknikal yang relatif lebih kuat karena bertahan di atas rata-rata pergerakan jangka panjangnya. Sebaliknya, Ethereum menghadapi ujian di sekitar US$2.217, sementara XRP semakin mendekati support penting US$1,25.

Pergerakan harga dan penutupan candle harian berikutnya akan menjadi penentu apakah ketiga aset mampu stabil atau justru melanjutkan penurunan.

Prediksi Harga Bitcoin: BTC Kesulitan Kembali ke US$80.000

Bitcoin diperdagangkan di sekitar US$78.733 setelah gagal mempertahankan kenaikan sebelumnya menuju US$87.000. Pelemahan tersebut membawa BTC kembali ke bawah exponential moving average (EMA) 20 dan 50 hari, masing-masing pada US$81.176 dan US$80.636.

Berdasarkan grafik harian Bitcoin di TradingView, posisi harga di bawah kedua indikator tersebut menunjukkan bahwa penjual masih mendominasi pergerakan jangka pendek.

Namun, struktur teknikal yang lebih luas belum sepenuhnya melemah. Bitcoin masih bertahan di atas EMA 100 hari pada US$77.839, yang kini menjadi support terdekat untuk menahan tekanan jual.

Di bawahnya, EMA 200 hari pada US$76.478 menyediakan lapisan pertahanan berikutnya. Jika BTC kehilangan kedua level tersebut, risiko penurunan dapat meluas menuju US$74.995.

Sebaliknya, pembeli perlu mendorong harga kembali ke atas US$80.636 untuk memperbaiki prospek pemulihan. Keberhasilan merebut level tersebut berpotensi membuka jalan menuju resistance berikutnya pada US$82.102.

Kondisi terbaru ini memperpanjang tekanan yang telah terlihat dalam analisis harga Bitcoin, Ethereum, dan XRP pada 26 Oktober, ketika BTC masih berupaya mempertahankan support US$79.273.

Sementara itu, indikator Stochastic RSI Bitcoin berada di sekitar 18,66, menandakan kondisi oversold.

Pembacaan tersebut mengindikasikan bahwa tekanan jual mungkin mulai melemah, sehingga peluang rebound jangka pendek tetap terbuka. Namun, kondisi oversold tidak otomatis memastikan pembalikan tren.

Bitcoin masih membutuhkan peningkatan aktivitas pembelian dan penembusan resistance untuk mengonfirmasi bahwa pemulihan yang lebih kuat telah terbentuk.

Prediksi Harga Ethereum: ETH Terancam Turun ke US$2.078

Ethereum juga belum mampu keluar dari tekanan bearish setelah mengalami penurunan dari area US$2.800.

Harga ETH kini bergerak di sekitar US$2.249, dengan struktur candle harian yang masih memperlihatkan dominasi penjual.

Berdasarkan grafik Ethereum di TradingView, ETH diperdagangkan di bawah keempat EMA utama, menunjukkan bahwa tren jangka pendek hingga menengah masih menghadapi tekanan.

Support terdekat berada di US$2.217, bertepatan dengan level Fibonacci retracement 0,382.

Area tersebut menjadi pertahanan penting karena penembusan yang meyakinkan ke bawahnya dapat membuka ruang penurunan lebih lanjut menuju US$2.078.

Sebaliknya, apabila pembeli mampu mempertahankan support dan mendorong rebound, resistance awal berada pada US$2.318.

Di atasnya, zona US$2.358–US$2.394 menjadi hambatan berikutnya yang perlu dilewati untuk memperbaiki struktur pemulihan.

Pergerakan menuju zona tersebut masih membutuhkan peningkatan tekanan beli, mengingat harga ETH berada di bawah seluruh rata-rata pergerakan utama.

Di sisi momentum, Stochastic RSI Ethereum tercatat sebesar 14,11, menandakan kondisi oversold yang lebih dalam dibandingkan Bitcoin.

Pembacaan ini menunjukkan bahwa tekanan jual telah membawa momentum ke wilayah jenuh jual, sehingga peluang pemulihan sementara dapat muncul apabila pembeli kembali aktif.

Namun demikian, rebound dari kondisi oversold belum cukup untuk mengonfirmasi berakhirnya tren bearish.

Pemulihan yang mampu membawa harga kembali ke atas US$2.394 akan memberikan sinyal yang lebih kuat bahwa kondisi teknikal Ethereum mulai membaik.

Sebaliknya, kegagalan mempertahankan US$2.217 akan membuat skenario penurunan menuju US$2.078 semakin relevan.

Prediksi Harga XRP: Support US$1,25 Jadi Penentu

XRP menghadapi tekanan serupa setelah mengalami penurunan dari area US$1,60. Token tersebut kini diperdagangkan di sekitar US$1,2610, masih berada di bawah keempat EMA utama pada grafik harian.

Berdasarkan grafik XRP di TradingView, perhatian pasar tertuju pada support US$1,2577, yang bertepatan dengan Fibonacci retracement 0,382.

Level tersebut menjadi batas penting bagi pembeli untuk mempertahankan struktur harga dalam jangka pendek.

Apabila XRP mencatatkan penutupan harian yang meyakinkan di bawah US$1,2577, tekanan jual berpotensi meningkat dan membawa harga menuju US$1,20.

Jika pelemahan berlanjut, support berikutnya berada di sekitar US$1,1531.

Sebaliknya, pemulihan membutuhkan penembusan zona resistance US$1,3252–US$1,3515, yang mencakup sejumlah hambatan dari rata-rata pergerakan harian.

Sebelumnya, analisis XRP pada 24 Oktober telah menyoroti pentingnya area US$1,26 setelah harga kesulitan merebut kembali EMA 100 hari di sekitar US$1,34.

Pergerakan terbaru menunjukkan bahwa XRP kini kembali menguji zona tersebut, sementara tekanan bearish belum memperlihatkan pembalikan yang meyakinkan.

Indikator Stochastic RSI turut mengonfirmasi pelemahan momentum pembelian.

Garis %K berada pada 37,81, sedangkan garis %D tercatat 56,40. Posisi %K di bawah %D mencerminkan persilangan bearish, yang menunjukkan bahwa momentum pembeli masih lebih lemah dibandingkan tekanan penjual.

Berbeda dari Bitcoin dan Ethereum yang sudah memasuki wilayah oversold berdasarkan pembacaan Stochastic RSI, XRP masih menghadapi risiko pelemahan momentum lebih lanjut.

Karena itu, kemampuan mempertahankan US$1,2577 akan menjadi faktor utama untuk menentukan arah harga berikutnya.

Secara keseluruhan, Bitcoin masih memiliki struktur teknikal yang relatif lebih kuat selama bertahan di atas EMA 100 hari pada US$77.839. Sementara itu, Ethereum dan XRP menghadapi risiko koreksi yang lebih dalam apabila support masing-masing di US$2.217 dan US$1,2577 gagal dipertahankan.

Peluang rebound tetap terbuka, terutama pada BTC dan ETH yang menunjukkan kondisi oversold. Namun, pemulihan yang berkelanjutan masih membutuhkan konfirmasi penembusan resistance dan kembalinya tekanan pembelian.

Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.