Solana Terpukul 27 Persen, US$90 Jadi Titik Balik atau Jebakan?

Last Updated:
Solana Terpukul 27 Persen, US$90 Jadi Titik Balik atau Jebakan?
Google News

Get our latest news first. Add us as your Preferred Source on Google and tap "Star" to prioritize our updates.

  • Solana kehilangan sekitar 27 persen dari puncak September, dengan support US$90 semakin terancam.
  • ETF Solana spot AS mencatat arus keluar US$143,71 juta sepanjang Oktober, mengakhiri tren positif.
  • Peretas Binance mulai memindahkan SOL curian, menambah risiko ketika harga berusaha mempertahankan support.

Prediksi harga Solana (SOL) untuk November 2026 masih dibayangi tekanan bearish setelah token tersebut kehilangan sekitar 27 persen nilainya dari puncak akhir September. Kini, harga mendekati US$90, area yang dapat menentukan apakah SOL mulai pulih atau justru melanjutkan penurunan menuju US$80.

Pada pengamatan 3 November, SOL diperdagangkan sekitar US$91,62, turun 0,26 persen dalam sehari setelah sempat menyentuh US$91,14.

Tekanan tersebut muncul bersamaan dengan arus keluar besar dari ETF Solana spot Amerika Serikat. Di sisi lain, peretas Binance dilaporkan mulai menukar sebagian SOL hasil pencurian menjadi Bitcoin, sehingga menambah perhatian terhadap potensi tekanan jual.

Meski November secara historis cenderung memberikan pengembalian positif bagi SOL, kondisi teknikal saat ini belum menunjukkan pembalikan tren yang meyakinkan.

Analisis Harga Solana: US$90 Menjadi Pertahanan Penting

Berdasarkan grafik harian SOL di TradingView, Solana masih bergerak dalam tren menurun setelah gagal mempertahankan pemulihan menuju US$125 pada akhir September.

Penurunan tajam pada akhir Oktober membawa harga ke kisaran US$90 dan menempatkannya di bawah sejumlah exponential moving average (EMA) utama.

Saat analisis dilakukan, SOL berada sedikit di atas batas bawah Bollinger Bands pada US$91,39. Area tersebut menjadi support teknikal terdekat setelah harga menyentuh titik terendah harian US$91,14.

Namun, beberapa candle harian bertubuh kecil di sekitar batas bawah Bollinger Bands menunjukkan pembeli belum mampu membangun momentum pemulihan yang berkelanjutan.

Resistance pertama berada di EMA 200 hari pada US$98,04. Penutupan harian di atasnya dapat menjadi sinyal awal bahwa tekanan jual mulai berkurang.

Di atas level tersebut, SOL menghadapi kumpulan resistance di sekitar US$100.

EMA 100 hari berada pada US$99,66, EMA 20 hari pada US$100,09, sedangkan garis tengah Bollinger Bands terletak di US$100,71.

Sementara itu, EMA 50 hari pada US$103,12 menjadi hambatan berikutnya sebelum pembeli dapat menargetkan batas atas Bollinger Bands di US$110,03.

Untuk paruh pertama November, SOL berpotensi bergerak dalam kisaran US$88–US$98 apabila tekanan jual belum mereda.

Sebaliknya, penutupan harian di bawah US$90 dapat membuka risiko penurunan menuju US$88, kemudian US$80 jika support tersebut gagal bertahan.

Berikut level teknikal utama Solana:

JenisHargaAcuan Teknikal
ResistanceUS$98,04EMA 200 hari
ResistanceUS$100,09EMA 20 hari
ResistanceUS$100,71Garis tengah Bollinger Bands
ResistanceUS$103,12EMA 50 hari
SupportUS$91,39Batas bawah Bollinger Bands
SupportUS$90,00Level psikologis
Support lanjutanUS$88,00Batas bawah rentang konsolidasi
Support lanjutanUS$80,00Area psikologis berikutnya

Sebelumnya, analisis Solana di Coin Edition Indonesia juga memperingatkan risiko koreksi setelah SOL kehilangan momentum di atas US$100.

ETF Solana Kehilangan US$143,71 Juta sepanjang Oktober

Selain struktur teknikal yang melemah, permintaan institusional terhadap ETF Solana spot AS juga mengalami perubahan.

Menurut data SoSoValue yang dikutip dalam analisis, ETF Solana mencatat arus keluar bersih US$143,71 juta sepanjang Oktober 2026.

Angka tersebut mengakhiri tiga bulan berturut-turut arus masuk positif sejak Juli. Selama Juli hingga September, dana yang masuk ke produk tersebut mencapai sekitar US$479,77 juta.

Oktober menjadi bulan pertama dengan arus keluar bersih sejak Juni sekaligus yang terbesar dalam riwayat bulanan yang disajikan artikel sumber.

Total aset bersih ETF Solana juga menyusut dari US$1,91 miliar pada akhir September menjadi US$1,40 miliar pada akhir Oktober, atau turun sekitar 27 persen.

Namun, penurunan aset tersebut tidak seluruhnya berasal dari penarikan dana investor.

Harga SOL sendiri melemah sekitar 19,2 persen sepanjang Oktober. Karena nilai aset ETF mengikuti harga token yang dimiliki, koreksi SOL ikut menekan nilai portofolio.

Sebagai perbandingan, arus keluar US$143,71 juta setara sekitar 7,5 persen dari total aset ETF pada akhir September.

Sementara itu, akumulasi arus masuk bersih sejak peluncuran ETF Solana spot AS masih mencapai sekitar US$1,47 miliar.

Artinya, meskipun Oktober menunjukkan peningkatan penarikan dana, jumlah kumulatif investasi yang masuk ke produk tersebut masih positif.

Bagi prospek November, perubahan arah arus ETF menjadi salah satu indikator penting. Kembalinya arus masuk dapat mendukung pemulihan, sedangkan penarikan berkelanjutan berpotensi menambah tekanan terhadap sentimen SOL.

Peretas Binance Mulai Menukar SOL Curian ke Bitcoin

Tekanan lain muncul dari aktivitas dompet yang berkaitan dengan peretasan Binance senilai US$6,3 miliar pada 29 Oktober.

Perusahaan analitik blockchain Lookonchain melaporkan pada 1 November bahwa pelaku mulai memindahkan SOL hasil pencurian untuk dikonversi menjadi Bitcoin melalui Relay Protocol.

Menurut penelusuran tersebut, sebanyak 486.970 SOL senilai sekitar US$46,4 juta dipindahkan dalam satu jam.

Aktivitas itu berkaitan dengan kepemilikan sekitar 970.522 SOL senilai US$95,9 juta yang sebelumnya dilacak pada dompet penyerang.

Namun, jumlah 486.970 SOL yang dipindahkan tidak berarti seluruhnya telah berhasil dijual atau dikonversi menjadi Bitcoin.

Investigasi Chainalysis juga menemukan bahwa pelaku menggunakan berbagai jaringan dan protokol untuk memindahkan aset hasil pencurian.

Sementara itu, penelusuran Bitquery hingga 2 November menunjukkan sebagian besar SOL yang dipindahkan masih berada dalam dompet perantara, sedangkan sebagian lainnya telah ditukar menjadi stablecoin.

Pergerakan dana curian tersebut menjadi perhatian karena konversi SOL dalam jumlah besar berpotensi menambah pasokan jual, terutama ketika likuiditas pasar melemah.

Sebagai gambaran, transfer senilai US$46,4 juta setara sekitar sepertiga arus keluar bersih ETF Solana sepanjang Oktober. Namun, kedua angka tersebut berasal dari aktivitas pasar yang berbeda dan tidak boleh dijumlahkan sebagai tekanan jual aktual.

Coin Edition Indonesia sebelumnya juga melaporkan hasil penyelidikan FBI terhadap peretasan Binance, yang mengaitkan pencurian tersebut dengan kelompok TraderTraitor asal Korea Utara.

Riwayat November Solana Positif, tetapi Pernah Anjlok 56 Persen

Di tengah tekanan pasar, statistik historis November memberikan gambaran yang lebih beragam.

Berdasarkan data CryptoRank yang digunakan artikel sumber, median pengembalian SOL pada November tercatat positif 3,11 persen.

Dari enam November yang telah selesai sejak 2020 hingga 2025, empat di antaranya mencatat kenaikan harga.

Namun, hasil pada tahun-tahun tertentu menunjukkan bahwa November juga dapat menjadi periode koreksi tajam.

PeriodeKinerja SOL
Oktober 2026Turun 19,2 persen
November 2020Naik 27,5 persen setelah Oktober negatif
November 2022Turun 56,6 persen
November 2025Turun 28,3 persen
Median NovemberPositif 3,11 persen menurut data artikel sumber

November 2022 menjadi periode penurunan paling tajam dalam catatan tersebut. Kejatuhan itu berlangsung bersamaan dengan krisis FTX, yang berdampak besar terhadap ekosistem Solana.

Jika median kenaikan 3,11 persen terulang dari harga US$91,62, SOL secara matematis akan bergerak menuju US$94,47.

Namun, kenaikan sebesar itu masih belum cukup untuk merebut kembali EMA 200 hari pada US$98,04.

Solana membutuhkan pemulihan sekitar tujuh persen dari harga pengamatan untuk mencapai resistance tersebut.

Perlu diperhatikan bahwa riwayat perdagangan SOL baru dimulai pada 2020. Karena itu, jumlah sampel November masih terbatas dan tidak dapat digunakan sebagai jaminan pergerakan harga berikutnya.

Prediksi Harga Solana Mingguan November 2026

Skenario dasar memperkirakan SOL bergerak dalam rentang US$85–US$101 selama sebagian besar November, dengan kemungkinan menguji kembali support US$90 sebelum mencoba pulih.

Area US$98–US$101 menjadi zona resistance utama yang perlu diperhatikan apabila pembeli kembali masuk.

Berikut proyeksi mingguan berdasarkan struktur teknikal dalam artikel sumber:

PeriodePerkiraan HargaFaktor Penentu
3–9 NovemberUS$88–US$98Kemampuan mempertahankan Bollinger Bands bawah di US$91,39
10–16 NovemberUS$85–US$100Peluang pemulihan menuju EMA utama
17–23 NovemberUS$82–US$101Perubahan arus dana ETF Solana
24–30 NovemberUS$80–US$104Arah harga menjelang akhir bulan

Rentang tersebut merupakan skenario teknikal, bukan kepastian harga. Pergerakan di luar kisaran masih mungkin terjadi apabila volatilitas meningkat.

Skenario Bullish: SOL Berpeluang Kembali ke US$103

Pemulihan bullish membutuhkan Solana mempertahankan area US$91,39 dan menutup perdagangan harian di atas EMA 200 hari pada US$98,04.

Langkah berikutnya adalah merebut kembali EMA 100 hari di US$99,66 dan EMA 20 hari pada US$100,09.

Jika tekanan beli cukup kuat untuk melewati zona resistance tersebut, SOL berpeluang menguji US$103,12, berdekatan dengan EMA 50 hari.

Resistance lanjutan berada di sekitar US$110,03, yang merupakan batas atas Bollinger Bands.

Kembalinya arus masuk ETF dan meredanya tekanan penjualan aset hasil peretasan dapat mendukung skenario pemulihan tersebut.

Skenario Bearish: Support US$90 Jebol, US$80 Mengintai

Sebaliknya, kegagalan mempertahankan Bollinger Bands bawah pada US$91,39 akan meningkatkan risiko pengujian ulang US$90.

Jika SOL mencatat penutupan harian di bawah US$90 dan kehilangan support US$88, tekanan jual berpotensi membawa harga menuju US$80.

Penurunan berkelanjutan di bawah level tersebut dapat membuka risiko pengujian area terendah Agustus di sekitar US$71.

Arus keluar ETF yang berlanjut dan meningkatnya konversi SOL hasil peretasan dapat memperburuk sentimen pasar. Namun, belum ada bukti bahwa kedua faktor tersebut akan secara langsung menyebabkan penurunan menuju target tertentu.

Untuk saat ini, US$90 menjadi level terdekat yang menentukan apakah Solana mampu membangun dasar pemulihan atau melanjutkan tren bearish.

FAQ

Berapa prediksi harga Solana untuk November 2026?

SOL masih menunjukkan kecenderungan bearish selama berada di bawah US$98,04. Jika resistance tersebut ditembus, harga berpeluang menuju US$100 hingga US$103. Sebaliknya, penurunan di bawah US$90 meningkatkan risiko koreksi menuju US$80.

Apakah November biasanya menguntungkan bagi Solana?

Menurut data CryptoRank yang digunakan dalam analisis ini, median pengembalian November sebesar positif 3,11 persen, dengan empat dari enam November sebelumnya berakhir menguat. Namun, SOL juga pernah turun tajam pada 2022 dan 2025.

Apakah ETF Solana sedang mengalami arus keluar?

Ya. ETF Solana spot AS mencatat arus keluar bersih US$143,71 juta pada Oktober 2026, mengakhiri tiga bulan arus masuk berturut-turut. Meski demikian, total arus masuk kumulatif masih positif sekitar US$1,47 miliar.

Apakah peretas Binance menjual Solana?

Lookonchain melaporkan bahwa pelaku mulai memindahkan SOL hasil pencurian untuk dikonversi menjadi Bitcoin melalui Relay. Namun, tidak seluruh transfer tersebut dapat dipastikan telah selesai dikonversi atau dijual.

Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.