- Amandemen XRPL bertujuan memperkenalkan brankas asli dan infrastruktur pinjaman di buku besar.
- XLS-65 akan menggabungkan aset ke dalam brankas, sementara XLS-66 akan menggunakan likuiditas tersebut untuk pinjaman.
- Kedua usulan tersebut tetap di bawah ambang batas 80%, sehingga persetujuannya tidak pasti.
Ripple telah memilih mendukung dua amandemen XRP Ledger yang akan memperkenalkan brankas asli dan protokol pemberian, meskipun kedua usulan tersebut masih di bawah ambang batas persetujuan. Proposal XLS-65 dan XLS-66 akan menambahkan Single Asset Vaults dan kerangka pinjaman ke XRPL.
XLS-65 saat ini memiliki dukungan validator sekitar 40%, sementara XLS-66 memiliki lebih dari 37%. Keduanya masih di bawah tingkat 80% yang diperlukan untuk aktivasi, artinya proposal tersebut belum mendapatkan persetujuan.
Apa itu XLS-65 dan XLS-66?
XLS-65 akan menciptakan Single Asset Vaults, memungkinkan pengguna menggabungkan satu tipe aset dalam struktur XRPL yang terstandarisasi. Sebuah brankas dapat menyimpan XRP, RLUSD, Departemen Keuangan AS yang ditokenisasi, atau aset lain yang diterbitkan oleh XRPL. Deposan akan menerima klaim proporsional atas aset yang dimiliki oleh brankas.
Selain itu, XLS-66 mengambil langkah berikutnya dengan menetapkan Protokol Pinjaman XRPL yang diusulkan. Ini akan memungkinkan likuiditas brankas untuk mendanai pinjaman berjangka tetap sambil mencatat syarat pinjaman, bunga, pelunasan, dan gagal bayar pada buku besar.
Apa perbedaan antara XLS-65 dan XLS-66?
Perbedaannya terletak pada likuiditas dan pemberian pinjaman. XLS-65 menciptakan mekanisme penggabungan modal. XLS-66 menggunakan likuiditas terkumpul tersebut untuk mendukung pinjaman.
Sistem XLS-66 yang diusulkan juga akan berbeda dari model pinjaman berbasis jaminan. Peminjam akan menjalani pemeriksaan kredit, tinjauan kepatuhan, penilaian hukum, dan penjaminan di luar buku besar. XRPL kemudian akan mencatat dan mengelola ketentuan pinjaman yang disepakati.
Pendekatan ini memisahkan keputusan kredit dari penyelesaian blockchain. Broker pinjaman akan menghubungkan peminjam dengan likuiditas brankas yang tersedia, sementara mekanisme kerugian pertama dapat menyerap sebagian kerugian awal setelah gagal bayar.
Bagaimana Amandemen XRPL Disetujui?
Suara Ripple tidak mengaktifkan kedua amandemen tersebut secara otomatis. Validator XRPL harus memutuskan secara independen apakah akan mendukung suatu proposal. Sebuah amandemen membutuhkan dukungan lebih dari 80% dari validator terpercaya selama dua minggu berturut-turut sebelum dapat diaktifkan di mainnet.
Di bawah konfigurasi default Unique Node List saat ini, diperlukan setidaknya 28 dari 35 validator. Tingkat dukungan saat ini menunjukkan bahwa pemungutan suara masih berlangsung bukan menandai tanggal aktivasi.
Mengapa Hal Ini Bisa Penting untuk Utilitas XRP
XLS-65 dan XLS-66 tidak otomatis menjadikan XRP aset utilitas dalam arti ekonomi yang lebih luas. Nilai mereka terletak pada fungsi yang dapat mereka aktifkan di XRPL jika validator menyetujuinya dan pengguna mengadopsinya.
Struktur brankas yang diusulkan dapat memungkinkan XRP berfungsi sebagai aset dalam likuiditas terkumpul, sementara XLS-66 dapat menyediakan mekanisme asli untuk menggunakan likuiditas tersebut dalam pemberian pinjaman.
Perbedaan itu penting karena XRP tidak akan sekadar ada sebagai aset yang tercatat di buku besar. Di bawah kerangka kerja yang diusulkan, perusahaan dapat berpartisipasi langsung dalam lapisan infrastruktur keuangan yang menangani aset bersama dan aktivitas pinjaman.
Terkait: Komunitas XRP Mengalihkan Fokus ke Utilitas XRPL Menjelang Peningkatan Besar
Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.