- Penambangan AI dan Bitcoin kini menghadapi pengawasan yang semakin ketat terkait penggunaan air dan permintaan pendinginan.
- Ketersediaan air lokal menjadi faktor kunci dalam menyetujui proyek komputasi baru.
- Pendapatan biaya Bitcoin yang lemah mendorong beberapa penambang menuju peluang infrastruktur AI.
Perluasan pusat data kecerdasan buatan dan penambangan Bitcoin memberikan perhatian baru pada sumber daya yang melampaui listrik. Saat pemerintah, utilitas, dan komunitas lokal meninjau proyek komputasi baru, ketersediaan air menjadi pertimbangan penting karena kedua industri bergantung pada sistem pendingin yang membutuhkan sumber daya air.
Kondisi lokal memengaruhi permintaan air
Konsumsi air sangat bervariasi antar pusat data karena dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti teknologi pendinginan, iklim, cuaca musiman, sumber listrik, dan ketersediaan air regional.
Pendinginan evaporatif tradisional umumnya menggunakan lebih banyak air dengan konsumsi listrik yang lebih sedikit, sedangkan pendinginan loop tertutup dan imersi dapat mengurangi kebutuhan air. Pembangkitan listrik juga berkontribusi pada konsumsi air tidak langsung, artinya dua fasilitas dengan kapasitas komputasi serupa dapat memiliki dampak lingkungan yang sangat berbeda tergantung di mana mereka beroperasi.
Penelitian yang dikutip dalam laporan memperkirakan bahwa pusat data AS mengonsumsi sekitar 228 miliar galon air pada tahun 2023, dibandingkan dengan sekitar 2,9 triliun galon yang digunakan untuk irigasi rumput.
Transparansi muncul sebagai isu kebijakan utama
Penolakan komunitas meningkat di lokasi termasuk Tucson, Arizona, dan Aragón, Spanyol, di mana pengembangan pusat data yang diusulkan telah mengalami inspeksi karena kekhawatiran pasokan air lokal.
Menurut laporan tersebut, pembuat kebijakan sering kali kekurangan informasi standar di tingkat fasilitas karena persyaratan pelaporan tetap tidak konsisten. Di Amerika Serikat, tanggung jawab dibagi antara lembaga federal, negara bagian, dan lokal, serta utilitas, sementara pengungkapan sukarela tetap umum.
Di Uni Eropa, legislasi yang diadopsi pada tahun 2024 mengklasifikasikan informasi pusat data tingkat fasilitas sebagai privat, membatasi akses publik meskipun ada komitmen transparansi lingkungan yang lebih luas.
Laporan ini merekomendasikan pelaporan wajib di tingkat fasilitas, aturan pengungkapan yang distandarisasi, smart metering, dan metode yang lebih baik untuk mengukur air tidak langsung yang digunakan dalam pembangkitan listrik. Laporan ini juga menyerukan adopsi lebih besar sumber listrik yang kurang intensif air, termasuk angin dan surya, terutama di wilayah yang menghadapi keterbatasan air.
Penambangan Bitcoin Menghadapi Tekanan Infrastruktur Serupa
Diskusi air juga terkait dengan penambangan Bitcoin, yang bergantung pada infrastruktur komputasi skala besar dengan kebutuhan daya dan pendinginan serupa dengan pusat data AI.
Tumpang tindih ini semakin relevan karena para penambang Bitcoin menghadapi tekanan ekonomi yang semakin besar. Pendiri Capriole Investments, Charles Edwards, menyoroti tantangan lain yang memengaruhi para penambang. Ia mencatat bahwa pendapatan biaya transaksi penambang Bitcoin telah turun ke level yang terakhir terlihat pada tahun 2019, ketika Bitcoin diperdagangkan mendekati $5.000, meskipun jaringan tersebut kini dinilai sekitar 13 kali lipat dari tingkat tersebut.

Data juga menunjukkan aktivitas on-chain yang lebih rendah dibandingkan dengan penggunaan jaringan yang kuat selama pasar bullish 2017 dan 2021. Edwards mengatakan tren ini membantu menjelaskan mengapa beberapa penambang bergerak menuju infrastruktur komputasi terkait AI sekaligus menimbulkan pertanyaan tentang keamanan jaringan Bitcoin jika pola ini terus berlanjut.
FAQ
Pusat data AI menggunakan air langsung untuk sistem pendingin dan secara tidak langsung melalui pembangkitan listrik yang dibutuhkan untuk menggerakkan infrastruktur komputasi mereka.
Perluasan di masa depan mungkin bergantung pada pelaporan air yang transparan, teknologi pendinginan yang efisien, dan akses ke sumber energi berkelanjutan.
Kedua industri memproses volume kerja komputasi yang besar, membutuhkan fasilitas komputasi berkinerja tinggi yang didukung oleh listrik yang substansial, sistem pendingin, dan infrastruktur terkait.
Terkait: Quantum Menjual 1.000 ETH untuk Memperluas Rencana Pusat Data AI
Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.