Mengapa Intervensi Yen AS-Jepang Penting bagi Bitcoin

Mengapa Intervensi Yen AS-Jepang Penting bagi Bitcoin

Last Updated:
Mengapa Intervensi Yen AS-Jepang Penting bagi Bitcoin
Google News

Get our latest news first. Add us as your Preferred Source on Google and tap "Star" to prioritize our updates.

  • AS dan Jepang bersama-sama mendukung yen saat tindakan Treasury menarik perhatian pasar.
  • Kenaikan imbal hasil Treasury dan kebutuhan pinjaman membuat fokus pada likuiditas global.
  • Para trader Bitcoin dan Ethereum kini mengamati USD/JPY bersamaan dengan imbal hasil Treasury.

Pasar keuangan sedang menilai kembali dampak kebijakan setelah Amerika Serikat bergabung dengan Jepang dalam intervensi valuta asing untuk mendukung yen Jepang. Sementara investor mengandalkan panduan Federal Reserve untuk mengukur kondisi likuiditas dan keuangan, operasi terbaru ini menyoroti bagaimana tindakan yang dipimpin oleh Treasury, penerbitan utang, dan pengelolaan valuta asing juga dapat membentuk perilaku pasar.

Pada saat yang sama, kenaikan imbal hasil Treasury jangka panjang AS dan kebutuhan pinjaman yang berkelanjutan telah menarik perhatian pada beberapa kekuatan yang memengaruhi arus modal global. Untuk pasar kripto, para analis kini mengamati apakah perubahan kondisi pasar yen dan Treasury dapat memengaruhi sentimen risiko dan leverage di seluruh aset digital.

Departemen Keuangan AS Berpartisipasi dalam Dukungan Yen Bersama

Intervensi bersama ini menandai operasi valuta asing gabungan pertama antara AS-Jepang sejak 2011 dan yang pertama secara khusus ditujukan untuk mendukung yen sejak 1998.

Selama operasi hari Jumat, Federal Reserve Bank of New York membeli yen atas nama Departemen Keuangan AS sementara Kementerian Keuangan Jepang melakukan intervensi sendiri. The New York Fed bertindak sebagai agen keuangan Departemen Keuangan daripada membuat keputusan kebijakan keuangan independen, memisahkan langkah tersebut dari tindakan yang diarahkan oleh Federal Open Market Committee.

Imbal hasil Treasury dan Pinjaman Tetap Menjadi Fokus

Intervensi ini bertepatan dengan tekanan berkelanjutan terhadap obligasi pemerintah AS yang sudah lama berjalan. Imbal hasil Treasury 30 tahun naik menjadi sekitar 5,27% pada hari Jumat, level tertinggi sejak 2007, sebelum mereda menjadi sekitar 5,24% pada hari Senin.

Inflasi tetap menjadi bagian dari latar belakang pasar, meskipun harga menunjukkan bahwa itu bukan satu-satunya faktor. Tingkat breakeven inflasi 10 tahun berakhir Juli di sekitar 2,28%, sementara imbal hasil jangka panjang nominal naik lebih besar. Hal ini telah mengalihkan perhatian ke imbal hasil riil, premi jangka waktu, persyaratan penerbitan Treasury, dan perubahan permintaan investor.

Jepang, salah satu pemegang utang pemerintah AS terbesar di luar negeri, mendanai intervensi pembelian yen melalui cadangan devisanya. Meskipun pengelolaan cadangan dapat melibatkan pengurangan aset yang bernilai dolar, waktu dan komposisi penyesuaian tersebut tidak otomatis.

Sementara itu, Departemen Keuangan AS sebelumnya memproyeksikan $671 miliar dalam pinjaman bersih yang dapat diperdagangkan secara swasta selama kuartal Juli hingga September.

Pasar Kripto Memantau Dua Saluran Likuiditas

Pasar aset digital juga menilai dampak dari intervensi yang dipaksakan tersebut. Yen yang lebih kuat dapat mendorong investor menggunakan posisi yang didanai yen untuk mengurangi leverage dan membeli kembali mata uang Jepang, menciptakan volatilitas pasar di berbagai kelas aset.

Gejolak pasar Agustus 2024 menunjukkan bagaimana penghapusan carry trade dapat memicu pergerakan pasar sebelum kondisi stabil.

Dalam jangka waktu yang lebih lama, stabilitas mata uang yang stabil dapat mengurangi permintaan intervensi berkelanjutan dan mengurangi salah satu sumber tekanan yang mungkin terjadi pada likuiditas pasar Treasury. Untuk saat ini, para pelaku pasar memantau USD/JPY, kondisi pendanaan Jepang, dan imbal hasil Treasury AS jangka panjang bersama sinyal tradisional Federal Reserve sebagai indikator yang memengaruhi pasar Bitcoin dan Ethereum.

Terkait: BTCJPY Menjadi Pengukur Bitcoin Utama Setelah Jepang Bergerak untuk Mendukung Yen

Disclaimer: The information presented in this article is for informational and educational purposes only. The article does not constitute financial advice or advice of any kind. Coin Edition is not responsible for any losses incurred as a result of the utilization of content, products, or services mentioned. Readers are advised to exercise caution before taking any action related to the company.